Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » BEM STAI Al-Azhar Kutuk Keras Tindakan Represif Oknum Polisi di Polresta Pekanbaru 

BEM STAI Al-Azhar Kutuk Keras Tindakan Represif Oknum Polisi di Polresta Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru mengutuk keras dugaan tindakan represif yang diduga dilakukan oknum anggota Polresta Pekanbaru terhadap mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang diterima BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru, peristiwa tersebut terjadi di depan gerbang Polresta Pekanbaru pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu dua orang mahasiswa hendak menyampaikan surat kepada pihak Polresta Pekanbaru.

Dalam insiden itu, keduanya diduga mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka-luka. Salah seorang korban diketahui merupakan mahasiswa STAI Al-Azhar Pekanbaru sekaligus pengurus aktif BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru yang diduga mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh.

Sekjen BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru Ahmad Yunus Harahap, menegaskan bahwa apabila dugaan tersebut benar terjadi, tindakan represif terhadap mahasiswa merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum yang menjunjung tinggi demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami mengutuk sekeras-kerasnya dugaan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa. Aparat kepolisian seharusnya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan justru menjadi pihak yang diduga melakukan tindakan represif terhadap warga negara yang sedang menggunakan hak konstitusionalnya. Apabila dugaan ini terbukti benar, maka peristiwa tersebut merupakan pukulan serius bagi wajah penegakan hukum dan berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” tegas sekretaris jenderal BEM STAI Al Azhar Ahmad Yunus Harahap.

Menurutnya, dugaan kekerasan tersebut tidak dapat dipandang semata-mata sebagai tindakan individual. Apabila terbukti, peristiwa itu menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pola pelayanan, pengawasan internal, serta profesionalisme aparat kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Riau.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen dalam mengawal supremasi hukum, BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

1.Mengecam keras dugaan tindakan kekerasan terhadap pengurus BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Polresta Pekanbaru.

2.Mendesak Kapolri melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di lingkungan Polda Riau serta memberikan sanksi tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran maupun kelalaian dalam pengawasan terhadap anggota.

3.Mendesak Kapolda Riau membentuk tim yang independen dan kredibel untuk mengusut tuntas dugaan peristiwa tersebut secara transparan, objektif, dan akuntabel tanpa melindungi pihak mana pun.

4.Mendesak agar setiap oknum yang terbukti melakukan tindak kekerasan diproses sesuai ketentuan hukum melalui mekanisme pidana, etik, dan disiplin..

5.Mendesak dilakukan evaluasi terhadap Kapolresta Pekanbaru sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional guna memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

6.Menegaskan bahwa BEM STAI Al-Azhar Pekanbaru akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan hak-hak korban memperoleh perlindungan dan pemulihan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menutup pernyataannya, Ahmad Yunus Harahap menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dikalahkan oleh tindakan represif.

Mahasiswa bukan musuh negara. Mahasiswa adalah mitra kritis yang menjalankan fungsi kontrol sosial demi menjaga demokrasi tetap hidup. Kami tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk intimidasi maupun dugaan kekerasan yang membungkam suara rakyat.

“Kami menuntut agar proses hukum dilakukan secara adil, transparan, dan tanpa pandang bulu. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku, dan institusi kepolisian harus melakukan pembenahan secara menyeluruh demi memulihkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Siak : Terekam CCTV, Beruang Madu Berkeliaran di Rumah Warga Sabakauh

    VIRAL Siak : Terekam CCTV, Beruang Madu Berkeliaran di Rumah Warga Sabakauh

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    SIAK, detak24com – Beredar video berdurasi 15 detik, memperlihatkan seekor beruang madu masuk ke pekarangan rumah warga Siak, Riau. Video tersebut beredar di sejumlah kanal media sosial, Ahad (28/01/24) pukul 16.51 WIB. Informasi beredar, beruang tersebut masuk di pekarangan rumah warga Kampung Belading Kecamatan Sabak Auh. Di dalam video, beruang yang diperkirakan berumur remaja itu […]

  • Musala Al-Kalam Pospol Simpang Pokok Jengkol Duri Diresmikan Kasat Lantas Polres Bengkalis

    Musala Al-Kalam Pospol Simpang Pokok Jengkol Duri Diresmikan Kasat Lantas Polres Bengkalis

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Pospol Simpang Pokok Jengkol, Duri saat ini sudah memiliki sebuah mushalla yang cukup memadai untuk melaksanakan ibadah sholat sehari-hari.  Mushalla Al-Kalam yang berada persis di belakang Pospol tersebut memiliki tempat wudhu yang bersih dengan fasilitas air sumur bor dan ruangan berpendingin AC.  Bagi warga yang ingin sholat sambil menunggu anak pulang sekolah […]

  • Surya Paloh Geram: Kepala Daerah Ditangkap Menteri Dikejar, Bangsa Apa Ini!

    Surya Paloh Geram: Kepala Daerah Ditangkap Menteri Dikejar, Bangsa Apa Ini!

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh geram dengan banyak kabar penangkapan figur tertentu diduga terlibat kasus korupsi. Surya Paloh tidak menjelaskan secara rinci siapa saja figur yang ditangkap terkait kasus korupsi tersebut. Hanya saja, ia menyentil penangkapan sejumlah kepala daerah serta menteri. Menurut dia, Indonesia memiliki ragam kekayaan budaya dan adat istiadat […]

  • Mahasiswa Kedapatan Pesta Miras di Dragon Hollywood dan Angel’s Wings Pekanbaru

    Mahasiswa Kedapatan Pesta Miras di Dragon Hollywood dan Angel’s Wings Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi dapati mahasiswa pesta miras di Dragon Hollywood dan Angel’s Wings Pekanbaru, dalam giat Operasi Antik, Kamis (18/07/25) dinihari. Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, giat tersebut merupakan operasi anti narkoba (Antik). Bertujuan untuk mencegah peredaran narkoba dan mempersempit ruang gerak para pengedar. “Kita lakukan tes urine kepada seluruh pengunjung […]

  • Harga Telur Ayam di Riau Naik, Warga Jangan Panik

    Harga Telur Ayam di Riau Naik, Warga Jangan Panik

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Taufik OH mengatakan harga telur di Pekanbaru dan Riau pada umumnya mengalami kenaikan.  Namun kenaikan tidak begitu signifikan. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik.”Harga telur ada kecendrungan naik, tapi tidak signifikan,”  kata Taufik, dikutip Jumat (02/09/22).  Ia menambahkan, naiknya harga telur tersebut, biasanya berpengaruh […]

  • Tujuh Jasad Mengapung di Kali Bekasi, Ditemukan Warga Saat Nyari Kucing 

    Tujuh Jasad Mengapung di Kali Bekasi, Ditemukan Warga Saat Nyari Kucing 

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASI, detak24com – Warga perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kota Bekasi, Jawa Barat geger usai penemuan tujuh jenazah yang mengapung di Kali Bekasi, Ahad (22/09/24). Kepala Seksi Operasional Tim SAR Jakarta Agung Priambodo membenarkan kabar penemuan tujuh mayat berjenis kelamin pria tersebut. “Info penemuan 7 mayat di Kali Bekasi pukul 09.00 WIB, sudah dievakuasi semuanya […]

expand_less