Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Dugaan Penganiayaan Mahasiswa di Polresta Pekanbaru, PMII Desak Tangkap Pelaku 

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa di Polresta Pekanbaru, PMII Desak Tangkap Pelaku 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi terhadap dua kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau di Polresta Pekanbaru memantik kecaman keras.

Supriadi, Sekretaris PMII Riau menilai peristiwa tersebut, merupakan tindakan yang mencoreng marwah institusi kepolisian dan bertentangan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia.

Dikatakannya, peristiwa tersebut bermula ketika dua kader berinisial P dan S datang ke Polresta Pekanbaru untuk mengantarkan surat. Namun, keduanya justru dicegat di pos penjagaan oleh sejumlah oknum polisi.

Korban kemudian diduga hendak dibawa secara paksa menuju area toilet Saat korban berinisial P menolak, kepalanya dihempaskan ke lantai berkali-kali.

Sekretaris PMII Riau mengecam keras dugaan tindakan tersebut. Menurutnya, tindakan itu sebagai bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum. Tindakan tersebut memang dinilai tidak manusiawi tanpa ada rasa kasihan sedikit pun seolah bukan seperti perlakuan manusia.

“Peristiwa ini bukan hanya persoalan pelanggaran disiplin, tetapi tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di dalam institusinya sendiri. Negara tidak boleh kalah oleh tindakan represif oknum aparat. Kami mendesak Kapolda Riau segera mengambil langkah tegas,” tegasnya dalam rilis yang diterima redaksi detak24com, Sabtu (04/07/26).

PMII Riau menegaskan bahwa kantor kepolisian semestinya menjadi tempat masyarakat mencari perlindungan yang aman dan keadilan, bukan ruang yang menghadirkan rasa takut yang mengerikan

Lanjutnya, setiap warga negara yang datang untuk menyampaikan aspirasi atau mengantarkan surat harus diperlakukan secara manusiawi dan sesuai prosedur hukum.

“Surat harus di balas dengan surat, bukan dengan dengkul, bukan dengan otot-otot yang kekar, bukan juga dengan kaki yang memakai sepatu yang tebal, kita harus ingat sepatu itu saja dari hasil keringat rakyat,” sebutnya.

PMII Riau juga mendesak Kapolda Riau untuk segera mengusut tuntas kasus ini, memeriksa seluruh anggota yang diduga terlibat, mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian, serta memberikan sanksi pidana maupun etik kepolisian

“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sedang dipertaruhkan. Jangan sampai hukum tampak tajam kepada rakyat, tetapi tumpul ketika dugaan pelanggaran dilakukan oleh aparat sendiri,” ujar Sekretaris PMII Riau.

PMII Riau menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas dan meminta seluruh elemen masyarakat sipil ikut mengawasi penanganan perkara tersebut agar berjalan transparan, profesional, dan bebas dari intervensi. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    KORBAN Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa Asal Bangka Belitung, Potongan Tubuh Berserakan

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 27Komentar

    Jogyakarta, detak24com – Polisi menangkap dua pelaku mutilasi Sleman, Yogyakarta. Aparat sampai saat ini masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Dilansir dari detikJateng, kedua pelaku mutilasi Sleman yakni, W dan RD, ditangkap kemarin. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan waktu untuk mengungkap motif pelaku mutilasi Sleman tersebut. “(Motif pelaku mutilasi Sleman) belum ada. Kami mohon kerjasamanya rekan […]

  • GEGARA Sering Diejek, Warga Kampar Habisi Nyawa Rekan Kerja

    GEGARA Sering Diejek, Warga Kampar Habisi Nyawa Rekan Kerja

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    KAMPAR, detak24com – Pria di Kampar berinisial JF (18) membunuh rekan kerjanya gegara sering diejek korban. Warga Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang itu ditangkap beberapa saat setelah kejadian. Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (15/4/2022) sore. Saat itu, J mengajak Nofrialdi (20) berduel ke dalam semak-semak di Desa Rimbo Panjang. Kurang dari 1×12 jam pelaku berhasil […]

  • Penangkapan Narkoba Terbaru : Baru Keluar Penjara 2 Bulan, Dua Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi Pelalawan

    Penangkapan Narkoba Terbaru : Baru Keluar Penjara 2 Bulan, Dua Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Dua pemasok narkoba jenis sabu dari Kota Pekanbaru polisi di Jalan Lintas Timur, Km 55, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (20/11/2025) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB. Kedua tersangka berinisial FAP (32) warga Jalan Cemara, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru dan DA (30) warga Jalan Kelapa, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru yang […]

  • Anak Bacok Leher Ayah Kandung Sampai Putus di Tasikserai Bengkalis, Korban Sedang Tidur 

    Anak Bacok Leher Ayah Kandung Sampai Putus di Tasikserai Bengkalis, Korban Sedang Tidur 

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seorang remaja berinisial RMMP (19) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya RP (48) dengan sebilah parang, di Desa Tasikserai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. Korban digorok lehernya hingga putus saat sedang tidur lelap. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (07/04/26). Mulanya, tersangka mendengar ayah dan ibunya, JL (43) […]

  • ANGGOTA DPRD Bengkalis Syafroni Untung Reses di Jalan Jati Pematang Pudu 

    ANGGOTA DPRD Bengkalis Syafroni Untung Reses di Jalan Jati Pematang Pudu 

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 21Komentar

    DURI, detak24.com — Agenda reses serap aspirasi yang dilaksanakan anggota DPRD Bengkalis Syafroni Untung, SH di Jalan Jati RT 05 RW 04, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Ahad (23/07/23) sore ramai dipadati warga. Antusiasme ratusan warga tampak terlihat saat legislator Partai Golkar tersebut memberikan sambutan dan arahan terkait agenda reses, yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat […]

  • Mak Jang! Harga Minyakita di Pekanbaru Tembus Rp 18 Ribu per Liter, Pedagang Siap-siap Kena Sanksi 

    Mak Jang! Harga Minyakita di Pekanbaru Tembus Rp 18 Ribu per Liter, Pedagang Siap-siap Kena Sanksi 

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di sejumlah titik wilayah Pekanbaru terpantau dijual Rp 18.000 per liter. Angka ini melampaui HET ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter. Kenaikan hampir Rp 3.000 per liter tersebut memicu pengawasan ketat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bersama Tim Saber Pelanggaran Harga. Kadisperindag Kota […]

expand_less