Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Jaringan Ratumas Terciduk di Dumai, Polisi Sita Sabu 18 Kilo dan Ekstasi 30 Ribu Butir 

Jaringan Ratumas Terciduk di Dumai, Polisi Sita Sabu 18 Kilo dan Ekstasi 30 Ribu Butir 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Tiga kurir sabu diduga jaringan Ratumas Okta Cahyani terciduk di Dumai, dengan barang bukti sabu 18 kilo serta puluhan ribu ekstasi dan etomidate.

Informas dirangkum Kamis (30/04/26), Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jaringan internasional di Kota Dumai, Riau. Dalam operasi ini, polisi menyita sabu seberat lebih dari 18 kilogram, 30.000 butir ekstasi, serta ratusan etomidate.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan informasi masyarakat terkait aktivitas jaringan narkotika Malaysia-Indonesia.

“Tim berhasil mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti narkotika yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara,” katanya, Kamis (30/04/26).

Tiga tersangka itu adalah Aditya Febry Kurniawan alias Adit, Rachmad Amin Edriansyah, dan Riski Trikuncoro. Ketiganya diketahui berperan sebagai kurir dan pengendali lapangan.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap Adit pada Ahad (26/04/26) malam sekitar pukul 23.17 WIB, di Jalan Arifin Ahmad, Dumai. Dari tangannya, polisi menemukan sabu seberat sekitar 6 gram serta alat isap.

Polisi lalu menemukan kendaraan lain yang ditinggalkan di Jalan Lintas Duri-Dumai. Di dalam mobil tersebut, petugas menemukan barang bukti utama berupa 17 bungkus sabu dengan berat bruto 18.358 gram, 30.000 butir ekstasi berlogo “LV”, serta 500 etomidate.

Selanjutnya, keesokan harinya, Senin (27/04/26), polisi menangkap dua tersangka lainnya, yakni Riski dan Rachmad pada sebuah hotel di Dumai.

Dari hasil penyelidikan, para pelaku menggunakan modus “tempel”, yakni meninggalkan narkotika di lokasi tertentu untuk kemudian diambil oleh kurir.

Ketiga tersangka diketahui berangkat dari Jambi menuju Dumai menggunakan dua mobil rental untuk menjemput narkotika. Barang tersebut kemudian dipindahkan dari kendaraan lain ke mobil pelaku di lokasi yang telah ditentukan.Saat dilakukan penyergapan, para pelaku berusaha melarikan diri dan sempat membahayakan petugas, sehingga polisi melepaskan tembakan peringatan.

Jaringan Ratumas Okta Cahyani 

Berdasarkan hasil interogasi, aksi para tersangka dikendalikan oleh seseorang bernama Ratumas Okta Cahyani yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pengendali tersebut diduga berada di Malaysia dan memerintahkan distribusi narkotika ke wilayah Pulau Jawa dan Madura.Para tersangka mengaku telah dua kali menjalankan tugas serupa. Pada aksi sebelumnya, mereka mengantarkan narkotika ke wilayah Jakarta Barat dan menerima bayaran Rp 50 juta yang dibagi bersama.

Polisi memperkirakan total nilai barang bukti yang disita mencapai Rp 60,9 miliar. Rinciannya meliputi sabu senilai Rp 33 miliar, ekstasi Rp 12,3 miliar, dan etomidate sekitar Rp 15,5 miliar.

“Total jiwa yang berhasil diselamatkan kurang lebih 106.694 jiwa,” ungkap Eko.

Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga terus mengembangkan kasus ini guna memburu DPO serta mengungkap jaringan yang lebih luas, dikutip dari kompas.com. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WAH! Jabatan Kades Bakal 9 Tahun, Ini Alasannya

    WAH! Jabatan Kades Bakal 9 Tahun, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    YOGYAKARTA, detak24.com – Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mendorong agar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa direvisi. Ia ingin masa jabatan kepala desa diperpanjang dari 6 tahun jadi 9 tahun. “Iya, revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 ini mendesak. Banyak hal yang harus ditata. Satu, masa bakti kepala desa tidak 6 tahun, tapi 9 […]

  • MANTAN Jaksa Dumai Jabat Kajati Riau, Supardi Ditarik ke Kejaksaan Agung

    MANTAN Jaksa Dumai Jabat Kajati Riau, Supardi Ditarik ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Salah seorang putra terbaik Riau dipercaya menjadi pimpinan tertinggi korps Adhyaksa di Bumi Lancang Kuning. Dia adalah Akmal Abbas SH MH, anak watan Kuansing yang pernah jadi jaksa pada Kejari Dumai. Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin melakukan rotasi sejumlah jabatan di lingkungan Kejaksaan RI. Salah satu pejabat yang dirotasi adalah Kepala Kejaksaan […]

  • LAKNAT! Ayah Kandung di Rokan Hilir Gasak Anak Sendiri hingga Bunting

    LAKNAT! Ayah Kandung di Rokan Hilir Gasak Anak Sendiri hingga Bunting

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    ROHIL, detak24com – Entah apa yang merasuki LA (44), warga Kecamatan Tanjung Medan, Rokan Hilir ini. Pria gimbal tersebut tega makan darah daging sendiri, hingga anaknya hamil. Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSI, Kamis (13/07/23) melalui Kasi Humas polres Rohil AKP Juliandi SH mengatakan, pria mengaku bekerja sebagai buruh harian lepas itu dilaporkan […]

  • Wabah PMK Menyebar di 20 Kabupaten/Kota Jawa Barat

    Wabah PMK Menyebar di 20 Kabupaten/Kota Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Jawa Barat, detak24. com — Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin Soedjayana mengatakan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah menyebar di 20 kota/kabupaten. Secara persentase, 74 persen daerah di Jabar terjangkit wabah PMK. “Terhitung sejak 6-7 (Mei) kita ambil sampel, tanggal 9 Mei kita sudah dapat (hasilnya). Yang positif […]

  • TOL Lingkar Pekanbaru 30,5 Km dan Rengat Jadi Proyek Prioritas

    TOL Lingkar Pekanbaru 30,5 Km dan Rengat Jadi Proyek Prioritas

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tol lingkar Pekanbaru sepanjang 30,5 kilometer dan Tol Rengat-Pekanbaru bagian dari pembangunan ruas JTTS tahap dua yang tengah digesa pemerintah. Pemerintah Pusat telah memfokuskan upaya mereka pada pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap I sepanjang 965 kilometer, termasuk proyek pembangunan tahap II. “Kita mengikuti arahan prioritas pemerintah dan berfokus pada percepatan […]

  • Penipuan Kedok Umroh, Pasutri Mendekam di Penjara Mapolres Kampar

    Penipuan Kedok Umroh, Pasutri Mendekam di Penjara Mapolres Kampar

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Pasutri berinisial AI (40) dan RS (41) terpaksa mendekam dalam penjara Mapolres Kampar. Keduanya diduga melakukan penipuan kedok mencari jemaah umroh. Informasi dirangkum, Jumat (24/10/25) kedua pasutri tersebut meminjam uang Rp 500 ribu kepada korban inisial EM. Uang tersebut keperluannya untuk membeli sejumlah tiket jemaah umroh di sebuah travel daerah Bukittinggi. Kasat […]

expand_less