Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DUKUN Pengganda Uang Banjarnegara Bunuh Belasan Korban, Ini Rekam Jejak Kasusnya

DUKUN Pengganda Uang Banjarnegara Bunuh Belasan Korban, Ini Rekam Jejak Kasusnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANJARNEGARA, detak24com –  Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet, dukun pengganda uang Banjarnegara ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan pembunuhan belasan korban. Mayat 11 orang itu ditemukan terkubur di lahan milik tersangka di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa.

Terkait kasus dukun pengganda uang Banjarnegara tersebut,  Sanem isteri tersangka mengaku tidak tahu menahu soal aktivitas suaminya yang diduga melakukan pembunuhan terhadap 11 orang.

Sanem justru mengaku sudah setahun ini dirinya ditelantarkan oleh sang suami. “Apa aktivitasnya saya tidak tahu, saya saja ditelantarkan selama satu tahun ini,” kata Sanem. 

Ia mengakui suaminya memang kerap menerima tamu yang datang ke rumah. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara persis maksud kedatangan para tamu tersebut. Sanem mengatakan hanya diminta membuatkan minuman oleh sang suami. “Saya cuma disuruh buatkan teh,” kata Sanem.

Kades Tak Tahu Profesi Mbah Slamet

Sementara itu Kepala Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Mahbudiono mengaku tak tahu profesi dan keseharian Mbah Slamet, sang dukun pengganda uang Banjarnegara itu.. Mahbudiono mengatakan Mbah Slamet jarang kelihatan bersosialisasi dengan warga lainnya.

Namun istri Mbah Slamet disebut sempat berdagang kubis. “Terkait profesinya banyak warga yang tidak tahu persis. Tapi istrinya sempat dagang kubis,” kata Mahbudiono, dikutip Rabu (05/04/23).

Mahbudiono mengaku baru tahu Mbah Slamet seorang dukun pengganda uang Banjarnegara itu ketika seorang korban warga asal Pekalongan memberitahukan hal itu kepadanya.

“Sempat ada yang datang menemui saya, orang warga Palembang bilang ketemu Mbah Slamet ingin menemui keluarganya,” jelasnya.

Kades mengatakan ladang yang digunakan sebagai tempat penguburan para korban sang dukun adalah milik orangtua tersangka. “Satu mayat saja bikin saya merinding, apalagi ini banyak sekali. Masyarakat juga resah dengan adanya kejadian seperti ini,” katanya.

Ia mengatakan rumah Mbah Slamet berada di pinggiran, bersebelahan dengan sungai dan jauh dari rumah warga lainnya. “Karena jauh dari warga yang lain artinya orang-orang juga cuek,” ungkapnya.

Residivis Kasus Peredaran Uang Palsu

Slamet Tohari ternyata seorang residivis kasus peredaran uang palsu. Pada tahun 2019, ia ditangkap bersama dua rekannya yakni Aziz (32), warga Kabupaten Bondowoso dan Ahmad Murtadi (49), asal Banyumas. Mereka ditangkap saat transaksi uang palsu di sebuah minimarket di Kelurahan Gumawang, Wiradesa, Pekalongan.

Dari tangan ketiganya, polisi menyita 1.491 lembar uang palsu yang di antaranya berisi uang pecahan Rp 100.000. Ribuan uang palsu itu dibeli dengan harga Rp 500.000 dan rencananya akan diedarkan di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.

Empat tahun kemudian, dia kembali ditangkap oleh Polres Banjarnegara tepatnya pada Minggu (02/04/23) sekitar pukul 04.00 WIB. Terungkap pelaku meracuni para korbannya dengan mencampur air minum dengan potas saat para korban meminta kejelasan terkait uang yang dijanjikan akan digandakan.

Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP tentang Perkara Dugaan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana.(kompas.com)

Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Berkas Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan Besok, Sidang Pertengahan Oktober

      Berkas Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan Besok, Sidang Pertengahan Oktober

      • calendar_month Minggu, 9 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      Jakarta, detak24.com – Kapuspenkum Kejagung, I Ketut Sumedana mengatakan pelimpahan berkas Ferdy Sambo Cs ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dilakukan Senin (10/10/22) besok. “Sekarang ini Penuntut Umum lagi mempersiapkan penyusunan surat dakwaan. Mudah-mudahan sebagaimana janji kita di hari Senin sudah siap dilimpahkan ke pengadilan,” kata I Ketut Sumedana dikutip dari tayangan Kompas TV, Sabtu (8/10/22). […]

    • Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.072 Meninggal, 186 Masih Hilang 

      Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumatra : 1.072 Meninggal, 186 Masih Hilang 

      • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – BNPB merilis data terbaru korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Jumlah tewas bertambah menjadi 1.072 jiwa per Jumat (19/12/25) petang. “Data per tanggal 19 Desember 2025 petang, total korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi itu sebanyak 1.072 jiwa,” tulis BNPB. Ia menyampaikan bahwa total […]

    • LINK Video Syur Rebecca Klopper Viral Lagi, Becca: Gusti Allah Tidak Tidur!

      LINK Video Syur Rebecca Klopper Viral Lagi, Becca: Gusti Allah Tidak Tidur!

      • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      AKTRIS Rebecca Klopper memberikan tanggapan berbeda, usai link video syur Rebecca Klopper kembai viral di media sosial. Saat pertama kali link video Rebecca Klopper viral, sang aktris memilih untuk menutup diri dari media sosial. Namun, kali kedua ini, Rebecca Klopper masih aktif di media sosial. Ia bahkan membalas beberapa sindiran dari publik dalam pesan broadcast […]

    • POLRES Siak Beberkan Kronologi Lakalantas Maut Staf Protokoler Gubri Syamsuar

      POLRES Siak Beberkan Kronologi Lakalantas Maut Staf Protokoler Gubri Syamsuar

      • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIAK, detak24com – Salah satu mobil petugas protokoler Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mengalami kecelakaan maut dengan menabrak truk di Jalan Lintas Perawang – Siak. Dalam lakalantas maut itu, staf protokoler Gubri Syamsuar atas nama Zuhri tewas. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa (27/09/23) malam. Kecelakaan itu melibatkan mobil Xpander BM […]

    • Gubri Temui Presiden serta Kumpulkan Pengusaha, Terkait Harga TBS

      Gubri Temui Presiden serta Kumpulkan Pengusaha, Terkait Harga TBS

      • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – Pasca penutupan kran ekspor CPO dan turunannya, harga sawit di tingkat petani kian anjlok. Gubri segera laporkan kondisi ini kepada presiden, serta rapat bersama pengusaha.  berdasarkan pantauan langsung di lapangan serta laporan dari pemerintah kabupaten/kota, ditemukan fakta bahwa tangki timbun perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) maupun di tangki penampungan akhir diperkirakan hanya […]

    • PENGKAB Inkanas Bengkalis Susun Program Kerja Tahun 2023

      PENGKAB Inkanas Bengkalis Susun Program Kerja Tahun 2023

      • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 15Komentar

      BENGKALIS, detak24.com – Pengkab Inkanas (Institut Karate-Do Nasional) Bengkalis, Rabu (08/03/23) melaksanakan rapat internal menyusun program kerja tahun 2023. Rapat dipimpin Ketua Pengkab Inkanas Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro SH SIK MH yang juga Kapolres Bengkalis. ” Rapat kerja ini merupakan program rutin Pengkab Inkanas Bengkalis setiap tahun sekali dalam rangka pengurusan program kerja untuk […]

    expand_less