Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » FAKTA Mengejutkan! Sebelum Tewas Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiaya, Dua Polisi Nonjob

FAKTA Mengejutkan! Sebelum Tewas Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiaya, Dua Polisi Nonjob

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Tahanan Polsek Bukit Raya Pekanbaru bernama Dimas Firnanda (25), diduga dianiaya sebelum menemui ajal. Dalam peristiwa maut tersebut, dua orang penyidik dikabarkan dapat sanksi nonjob.

Untuk mengungkap kasus ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau telah memeriksa 12 orang saksi, serta meneliti rekaman CCTV. Ditemukan fakta mengejutkan, tahanan tewas tersebut diduga dianiaya oleh rekan satu selnya Dari hasil pemeriksaan juga diketahui pelaku lima orang.

 

Para saksi itu di antaranya, keluarga korban, tahanan, dan anggota polisi yang mengantar Dimas ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau, Kompol Indra Lamhot Sihombing mengatakan  penyebab penganiayaan diduga karena Dimas tidak sengaja memercikan air kepada tahanan lain saat selesai mandi.

Korban menginjak kaki salah satu tahanan hingga membuat para tahanan marah. “Hal ini membuat para tahanan marah dan emosi terhadap Dimas,” ujat Lamhot, Sabtu (23/3/2024).

Lamhot menyebut,  pihaknya masih terus melakukan pendalaman, khususnya dalam memastikan semua bukti dan keterangan saksi lengkap. Kendati sudah naik ke penyidikan, belum ada penetapan tersangka.

“Kami masih mendalami kasus ini dan belum menetapkan tersangka. Kami ingin memastikan semua bukti dan keterangan saksi lengkap sebelum menetapkan tersangka,” jelas Lamhot.

Dari hasil ekshumasi terhadap jasad Dimas yang dilakukan tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau,  Minggu (3/3/2024), ditemukan kekerasan akibat benda tumpul di kepala bagian belakang dan beberapa organ lainnya.

Dimas meninggal dunia pada 20 November 2023 lalu dalam perjalanan ketika dilarikan ke rumah sakit. Sebelum meninggal dunia, ia dilaporkan terjatuh di kamar mandi ruang tahanan Polsek Bukit Raya.

Untuk diketahui, Dimas merupakan tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan. Dia menjual barang-barang bekas di sebuah toko audio yang berada di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru.

Kuasa Hukum dari keluarga almarhum Dimas, Muhammad Abdu Harahap  mengatakan, secara garis besar, memang ada indikasi dugaan kekerasan yang dialami korban.

“Saksi-saksi sudah (diperiksa), tahanan sudah diperiksa. Pokoknya dalam waktu dekat ada tersangka bang. (Karena) garis besarnya forensik (menyebut) ada kekerasan,” tutur Abdu Harahap.

Ia menuturkan, selain dugaan pidana, pihaknya juga melapor ke Propam Polda Riau, soal dugaan kelalaian dari personel Polsek Bukit Raya. 

Abdu Harahap menyebut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya saat memandikan jasad Dimas, mereka menemukan kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan.

“Jadi cerita keluarganya saat memandikan korban, itu kepalanya bolong, tepat di belakang telinga kiri. Kemudian lehernya patah,” jelas Abdu, baru-baru ini.

Melihat hal tersebut, pihak keluarga mencurigai ada yang tidak wajar dengan kematian Dimas yang ditahan di sel tahanan Polsek Bukit Raya. “Kami menilai, kematian korban ini tak wajar,” ucapnya.

“Alasan penyidik kepada istri korban,  jatuh di toilet dan sakit asam lambung,” sambungnya.

Selain dugaan pidana, kasus ini juga dilaporkan  ke Propam Polda Riau, soal dugaan kelalaian dari personel Polsek Bukit Raya. Kabarnya, ada dua orang penyidik yang sudah dinonjobkan, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erick Thohir saat berkunjung di Pasar Pulau Payung Dumai. F : DOK DETAK24.COM

    PASANGAN Erick-Prabowo Lebih Cocok, Dibanding Ganjar Pranowo Capres PDIP

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Jakarta, detak24com – Pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir dianggap lebih realistis bagi Partai Amanat Nasional (PAN) dibanding Ganjar Pranowo-Erick Thohir yang semakin rumit dan belum ada titik temu. Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, mengatakan, peluang Erick dipasangkan dengan bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar, kemungkinannya sangat sulit. “Erick yang lebih […]

  • Cacat Secara Formil, MK Nyatakan UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Beritapojok.com – Majelis Hakim Konstitusi menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) cacat secara formil. Untuk itu, Mahkamah menyatakan bahwa UU Cipta Kerja inkonstitusionalitas bersyarat. Demikian Putusan Nomor 91/PUU-XVIII/2020 dibacakan dalam sidang putusan yang digelar pada Kamis (25/11/2021) siang. Dalam Amar Putusan yang dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman, […]

  • Geger, Warga Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit Baturijal Peranap 

    Geger, Warga Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit Baturijal Peranap 

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Warga Kelurahan Baturijal Hilir, Kecamatan Peranap, Inhu gempar dengan penemuan tengkorak manusia di area kebun sawit, baru-baru ini. Penemuan tengkorak ini menciptakan kegaduhan dan memunculkan banyak spekulasi di tengah masyarakat.  Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan tersebut. “Benar, ditemukan tengkorak dan tulang yang […]

  • KNKT Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat SAM Air di Hutan Yalimo Papua

    KNKT Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat SAM Air di Hutan Yalimo Papua

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Papua, detak24com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Pihak maskapai sendiri menunggu hasil penyelidikan tersebut. “Biarkan yang berwajib yang memang tugasnya secara profesional yaitu tim dari KNKT. Masih dalam proses penyelidikan,” kata perwakilan SAM Air Winarno saat konferensi pers di […]

  • KETAHUAN Menjambret, Tukang Bangunan di Pekanbaru Bonyok Dipelasah Massa

    KETAHUAN Menjambret, Tukang Bangunan di Pekanbaru Bonyok Dipelasah Massa

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang laki-laki berinisial OAS (21) harus mendekam di balik jeruji besi lantaran menjambret di Jalan Serayu, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati mengatakan, pelaku yang bermukim di Jalan Karya Sari, Pekanbaru itu sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan. Namun pada tanggal 6 Mei 2023 lalu pelaku […]

  • Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

    Soal Jokowi dan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Whoosh, Ini Jawaban KPK!

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Meski banyak narasi bermunculan di medsos perihal Jokowi dan Luhut tersangka korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh, hingga kini KPK belum memberi keterangan resmi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan lembaga anti rasuah itu kini masih fokus untuk merampungkan penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh. “Kita fokus dulu, ini penyelidikan masih progres, […]

expand_less