Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Tak Kalah dengan Pria, Emak-emak Kampar Juga Jago Korupsi BOK

Tak Kalah dengan Pria, Emak-emak Kampar Juga Jago Korupsi BOK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Kejari Kampar menahan dua emak-emak tersangka korupsi Bantuan Operasi Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Rumbio tahun anggaran 2021. 

Dua emak-emak itu adalah Ade Yulianti selaku Kepala Puskesmas Rumbio, dan Karlina selaku Bendahara Pengeluaran di tempat yang sama. Keduanya bertugas di Puskesmas Rumbio tahun 2021/2022.

Penanganan perkara dilakukan tim penyidik pada Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Dalam perjalanannya, tim penyidik kemudian melakukan gelar perkara.

“Berdasarkan 2 bukti permulaan yang cukup, tim penyidik berkesimpulan menetapkan 2 orang tersangka. Yakni, inisial AY selaku Kepala Puskesmas Rumbio TA 2021/ 2022 dan KL selaku Bendahara Pengeluaran,” ujar Kajari Kampar, Sapta Putra melalui Kasi Pidsus, Marthalius dirilis, Kamis (29/08/24).

Sebelum menyandang status tersangka, kedua emak-emak itu terlebih dahulu dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi. Saat penetapan tersangka, keduanya didampingi penasihat hukum masing-masing.

Untuk mempermudah proses penyidikan, keduanya langsung dilakukan penahanan. Hal itu merujuk pada Pasal 21 KUHAP. “Adapun alasan penahanan,
karena diancam pidana lebih dari 5 tahun serta adanya kekhawatiran melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana,” jelasnya.

“Kedua tersangka dilakukan penahanan tingkat penyidikan selama 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Bangkinang,” sambung Marthalius.

Dari informasi yang dihimpun, penanganan perkara itu dilakukan berdasarkan laporan pengaduan masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan. Selain itu, juga ada desakan tenaga kesehatan di Puskesmas Rumbio yang diambil uang operasional pelayanan kesehatan mereka.

Kedua tersangka diduga melakukan korupsi dana BOK yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bidang Kesehatan yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Dinas Kesehatan. Adapun pagu anggarannya, tahun 2021 sebesar Rp553.007.627 dan tahun 2022 sebesar pagu 628.408.728.

Atas perbuatannya, timbul kerugian keuangan negara sebesar Rp370 juta. Angka itu didapat berdasarkan audit yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.

“Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” pungkasnya, dikutip detak24com dari haluanriau. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEMO, Parmasi Desak KPK dan Polri Usut Korupsi Bupati Kepulauan Meranti

    DEMO, Parmasi Desak KPK dan Polri Usut Korupsi Bupati Kepulauan Meranti

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Parlemen Mahasiswa Anti-Korupsi (Parmasi) meminta KPK dan Polri mengusut sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Meranti, Riau. Koordinasi Aksi Parmasi, Rifaldo dalam keterangan pers, yang dikutip Selasa (07/02/23), mengatakan pihaknya menyampaikan permintaan tersebut melalui aksi yang digelar di KPK dan Mabes Polri. Adapun sejumlah kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kepala daerah, […]

  • DUH! Honorer Samsat Teluk Kuantan Tipu Warga hingga Puluhan Juta

    DUH! Honorer Samsat Teluk Kuantan Tipu Warga hingga Puluhan Juta

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KUANSING, detak24com – Penyidik Satreskrim Polres Kuansing menahan seorang oknum honorer Samsat Teluk Kuantan berinisial GS alias G (43), Senin (21/08/23) malam. GS ditahan karena diduga melalukan penipuan terhadap sejumlah wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan di Samsat Teluk Kuantan. Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasi Humas Polres Kuansing, AKP Feri Wardi […]

  • DIIKUTI 809 Peserta MTQ Riau Lombakan 10 Cabang, Ini Rinciannya!

    DIIKUTI 809 Peserta MTQ Riau Lombakan 10 Cabang, Ini Rinciannya!

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – MTQ Riau ke-42 diikuti 809 peserta dari 12 kabupaten dan kota. Dibuka oleh Pj Gubri SF Hariyanto di Dumai pada Ahad, 21 April 2024. Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Imron Rosyadi, mengatakan, untuk acara pembukaan MTQ ke XLII tingkat Provinsi Riau, akan dibuka langsung oleh Pj Gubernur, pada Minggu (21/4).  Saat ini […]

  • Tumpukan Sampah di Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, Pelajar Mulai Pakai Masker 

    Tumpukan Sampah di Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, Pelajar Mulai Pakai Masker 

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polemik sampah di Pekanbaru hingga kini belum terselesaikan. Malahan, kini makin banyak dan mulai mengganggu polusi udara. Di berbagai titik kota, tumpukan sampah terlihat mencolok. Tidak hanya di pinggir jalan, tetapi juga mulai merambah ke lingkungan vital seperti pusat pendidikan. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah SDN 8 Pekanbaru yang […]

  • Geger! 12.358 Warga Jabar Positif HIV/AIDS, 414 Pasien Mahasiswa

    Geger! 12.358 Warga Jabar Positif HIV/AIDS, 414 Pasien Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Bandung, detak24.com – Penyakit mematikan HIV/AIDS makin tak terkendali penularannya. Hingga kini, tercacat 12.358 warga di Jawa Barat positif terjangkit. Sebanyak 414 kasus berasal dari kalangan mahasiswa. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung mengungkapkan kasus penularan HIV/AIDS di ibukota Jawa Barat didominasi usia produktif. Salah satunya kalangan mahasiswa. “Kasus positif HIV-AIDS kategori mahasiswa mencapai 6,97 persen […]

  • Sempena ‘Pelindo Day’, PT Pelindo Dumai Sambangi Panti Asuhan Al Munawwarah 

    Sempena ‘Pelindo Day’, PT Pelindo Dumai Sambangi Panti Asuhan Al Munawwarah 

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Jelang perayaan Pelindo Day ke-4 yang jatuh pada 1 Oktober 2025 mendatang, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan 75 paket sembako ke Panti Asuhan Al Munawwarah Dumai, Kamis (10/07/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Pelindo Berbagi […]

expand_less