Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SENGKETA LAHAN, Warga Minta Bupati Siak Hadirkan Kemen-LHK RI

SENGKETA LAHAN, Warga Minta Bupati Siak Hadirkan Kemen-LHK RI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Sengketa lahan masyarakat, PT Karya Dayun dengan PT Duta Swakarya Indah hingga kini belum menemui titik terang. PN Siak berupa mengeksekusi namun belum terlaksana, karena adanya aksi massa di objek tersebut.

Masyarakat pemilik lahan bersama LSM Perisai dan pihak PT Karya Dayun kembali menyambangi kantor PN Siak, Senin 28 November 2022 pagi.  Dikarenakan adanya kabar rencana Pengadilan Negeri (PN) Siak akan melakukan constatering dan eksekusi lahan seluas kurang lebih 1.300 hektar di Desa Dayun, Kecamatan Dayun.

Namun, perencanaan melakukan constatering dan eksekusi lahan itu kembali dibatalkan pihak Pengadilan Negeri Siak.

Ketua DPP LSM Perisai Riau, Sunardi SH didampingi Sekjen Jajuli, Ketua Harian DPD I IPK Riau Unggal Gultom dan perwakilan warga menyampaikan, pihaknya meminta kepada pemerintah Kabupaten Siak agar segera mengambil sikap.

Ia berharap Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, dapat memfasilitasi dan mencarikan solusi, agar permasalahan sengketa lahan yang sudah bertahun-tahun ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa merugikan warga yang telah memiliki sertifikat yang sah.

“Kami akan surati Pemkab Siak. Kami sangat berharap kepada Bupati Siak Alfedri agar memfasilitasi masyarakat untuk dapat bertemu dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) secara langsung. Supaya status hukum atas kepemilikan warga ini tidak terombang-ambing seperti sekarang ini,” terang Sunardi.

Menurutnya, KLHK RI bersama unsur Forkopimda lainnya dapat memberikan ketegasan dan pencerahan terkait permasalahan hukum yang terjadi di Kabupaten Siak ini.

“Tujuan kita meminta KLHK RI hadir ini adalah untuk meminta penegasan dari Kementerian LHK tentang adanya pelepasan kawasan yang diberikan negara kepada PT DSI. Karena didalam pelepasan kawasan tersebut ada hak kepemilikan orang lain yang wajib dikeluarkan jika tidak bersedia diganti rugi,” sebutnya.

Sunardi juga menjelaskan, dalam putusan MA yang menjadi dasar pelaksanaan constatering dan eksekusi lahan tersebut tidak dijelaskan lahan mana dan sertifikat siapa yang hendak dilakukan eksekusi. 

“Terbukti dalam putusan MA tidak ada surat-surat atau sertifikat warga yang masuk dalam eksekusi tersebut. Bahkan 19 titik koordinat yang dikabarkan akan dieksekusi itu masih tidak jelas dimana letak lokasinya, dan siapa pemilik lahan itu. Tunjukkanlah kepada publik mana Sertifikat dalam putusan yang mau dieksekusi itu,” tegasnya.

Lanjutnya menyampaikan, dalam putusan MA hanya tertulis lahan milik PT Karya Dayun, sementara yang mau dieksekusi adalah lahan milik warga-warga yang memiliki surat-surat seperti SKGR dan SHM. “Saya rasa ini sangat aneh, putusannya dimana, eksekusinya dimana, tidak ada kejelasan. Sementara PN Siak ingin melakukan eksekusi lahan milik warga yang memiliki surat-surat sah,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, beberapa waktu lalu pihak PT DSI pernah mengupayakan untuk membatalkan sertifikat milik warga dengan tujuan untuk memuluskan rencana constatering dan eksekusi lahan itu. Namun upaya constatering dan eksekusi lahan itu kembali gagal.

“Permohonan PT DSI ditolak pengadilan karena permohonan mereka cacat hukum. Nah pertanyaannya, lahan mana yang mau dieksekusi. Pada dasarnya, kita tidak menghalang-halangi proses itu (eksekusi), tapi jelaskan dulu mana lahan yang dieksekusi dan koordinatnya dimana,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PN Siak, Ade Satriawan didampingi Panitera Sumesno dan Humas Mega Mahardika mengatakan, pihaknya akan tetap melaksanakan constatering dan eksekusi karena ini merupakan putusan yang harus dijalankan.

“Kita cuma menjalankan putusan yang sudah inkrah. Jadi apapun itu, suka atau tidak suka putusan tetap harus kami jalankan. Kalau tidak, kami yang akan ditegur oleh Badan Pengawas (Bawas),” imbuhnya.***

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Demo Protes Tunjangan DPR, Fitur Live Tiktok Dimatikan 

    Imbas Demo Protes Tunjangan DPR, Fitur Live Tiktok Dimatikan 

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Fitur siaran langsung atau live platform media sosial TikTok mendadak tidak bisa digunakan. Dalam fitur tersebut muncul tulisan “Koneksi tidak stabil. Coba masuk live lagi”. Sementara itu, jika masuk ke kolom pencarian dan menuliskan kata kunci, kemudian memilih fitur live maka hasilnya akan kosong. Disfungsi fitur live di TikTok ini terjadi di tengah […]

  • Tiga Sekolah Terendam Banjir di Pekanbaru, Murid dan Siswa Belajar Daring 

    Tiga Sekolah Terendam Banjir di Pekanbaru, Murid dan Siswa Belajar Daring 

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Murid dan siswa tiga sekolah di Pekanbaru terpaksa belajar dari rumah. Pasalnya, sekolah mereka terendam banjir pasca hujan lebat mengguyur daerah tersebut, Kamis (11/9/2025) Sekolah terendam banjir tersebut yakni, SMPN 43 Pekanbaru, SDN 168, dan SDN 189. Para murid dan siswa diberlakukan sistem belajar daring. Kabid SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, […]

  • GEGER! Ada Mayat di Ranting Pohon Bawah Jembatan Jalan Garuda Sakti Panam

    GEGER! Ada Mayat di Ranting Pohon Bawah Jembatan Jalan Garuda Sakti Panam

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sesosok mayat pria ditemukan warga di bawah Jembatan Sungai Sibam, Jalan Garuda KM4, Kampar. Mayat yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga tersangkut di sebuah pohon di bawah jembatan tersebut. Penemuan mayat sontak menghebohkan warga yang berdomisili di wilayah tersebut. Bahkan arus lalu lintas yang mengarah ke Pantai Cermin dan Pekanbaru sempat […]

  • Kecelakaan Beruntun, Pengendara Vario Tewas Ditabrak Truk Hino di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru 

    Kecelakaan Beruntun, Pengendara Vario Tewas Ditabrak Truk Hino di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru 

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengendara motor Vario bernama Rojakin (58) tewas setelah ditabrak truk Hino di Jalan HR Soebrantas, tepatnya depan Toko Bangunan Suliki, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, Ahad (10/08/25) pagi. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Wicaksana mengatakan, korban merupakan warga Jalan Cipta Karya Ujung, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani yang bekerja sebagai pedagang. Korban […]

  • LAZ IBADURRAHMAN Launching Bantuan Konsumtif Bagi Lansia Senilai Rp 720 Juta

    LAZ IBADURRAHMAN Launching Bantuan Konsumtif Bagi Lansia Senilai Rp 720 Juta

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 16Komentar

    DURI, detak24.com – Di awal tahun 2023 ini, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ibadurrahman, Duri kembali mendistribusikan zakat senilai Rp720 juta bagi mustahik lansia (lanjut usia). Pendistribusian zakat yang bersumber dari para donatur tersebut dilaksanakan Sabtu (14/01/23) bertempat di Gedung Rumah Dhuafa yang juga kantor LAZ Ibadurrahman di Jalan Mawar, Kelurahan Balik Alam, Duri ” Program […]

  • GM Pelindo 1 Jonatan Ginting Hadiri Pelantikan PAW DPRD Dumai 

    GM Pelindo 1 Jonatan Ginting Hadiri Pelantikan PAW DPRD Dumai 

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Executive General Manager (EGM) Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai dengan agenda Pengambilan Sumpah Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) Masa Jabatan 2024–2029, Selasa (16/09/25). Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Dumai ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, didampingi […]

expand_less