Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » Pompong Hancur Diduga Ditabrak Speed Boat, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Pompong Hancur Diduga Ditabrak Speed Boat, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEMBILAHAN, detak24com – Kecelakaan laut di perairan seberang Tembilahan, Inhil yang merenggut dua nyawa hingga kini masih timbulkan misteri. 

Pada tragedi naas tersebut dua orang penambang pompong tewas. Mereka yakni, Bastian (61) dan Topo (37). Korban ditemukan meninggal setelah pompong yang mereka tumpangi tenggelam karena hancur.

Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. “Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan, dan aparat kepolisian terus mengumpulkan informasi serta bukti di lapangan,” ujarnya belum lama ini.

Kejadian ini membawa duka mendalam bagi keluarga korban. Bastian, seorang penambang pompong, meninggalkan istri, Umi Kalsum dan empat anak yang masih kecil. Topo, rekan Bastian juga merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Kehilangan kedua sosok ini menjadi pukulan berat bagi keluarga yang ditinggalkan.

Keluarga korban berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab kecelakaan dan memberikan keadilan bagi almarhum. Mereka menuntut transparansi dalam proses penyelidikan dan berharap tidak ada pihak yang mencoba menutupi fakta sebenarnya.

Diduga Ditabrak Speed Boat 

Menyusul insiden kecelakaan laut di Perairan Sungai Indragiri, Tembilahan yang menewaskan dua penambang pompong, Bastian (61) dan Topo (37), muncul spekulasi di masyarakat mengenai keterlibatan boat hantu atau speed boat berkecepatan tinggi diduga beroperasi ilegal.

Menanggapi hal ini, Kepala Bea Cukai Tembilahan, Setiawan Rosyidi menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak berdasar.

“Sejauh ini tidak ada informasi mengenai boat hantu, karena kami melakukan pengawasan secara rutin dan ketat,” ujar Setiawan baru-baru ini.

Ia menambahkan, bahwa Bea Cukai Tembilahan secara konsisten melaksanakan patroli dan pengawasan di perairan untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal yang terjadi. Setiawan juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang belum terbukti kebenarannya dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak berwenang.

Sementara, hingga 4 Februari 2025 belum ditemukan atau terpublikasi penyebab dua orang tersebut meninggal. Tidak mungkin boat tersebut hancur dengan sendirinya tanpa penyebab. Masyarakat masih menunggu hasil penyelidikan dan mempertanyakan komitmen BC dalam memperkuat pengawasan di perairan Sungai Indragiri terutama pada waktu yang rawan.

Bea Cukai Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan bekerja sama dengan instansi terkait guna memastikan keamanan dan ketertiban di perairan Tembilahan. (*)

Reporter : Dion 

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLDA Riau Ambil Alih Kasus Suap Perkara Sabu Bripka BA

    POLDA Riau Ambil Alih Kasus Suap Perkara Sabu Bripka BA

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kasus dugaan suap perkara narkoba yang menjerat anggota Polres Bengkalis, Bripka BA terus berlanjut. Penanganan kasus diambil alih oleh Polda Riau. “Penanganan perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Propam Polda Riau,” ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro, Rabu (17/05/23). Kini penahanan terhadap BA juga dipindahkan ke penempatan khusus (Patsus) sel Bidang Profesi […]

  • DUMAI Membara, BPBD Riau Semai 20 Ton Garam Padamkan Karhutla

    DUMAI Membara, BPBD Riau Semai 20 Ton Garam Padamkan Karhutla

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – Selain mengerahkan helikopter water bombing,  BPBD Riau juga menyemai 20 ton garam untuk memadamkan karhutla di perbatasan Dumai – Bengkalis. Kalaksa BPBD Riau, Edy Afrizal menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan upaya pemadaman dengan menyemai 20 ton garam di langit Dumai. “Bahan semai NaC1 1.000 Kg dengan 20 ton garam,” kata Edy […]

  • PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Spanduk dan Baliho Bergambar M Adil Dicopot

    PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Spanduk dan Baliho Bergambar M Adil Dicopot

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    MERANTI, detak24com – Petugas Satpol PP mencopot semua spanduk dan baliho bergambar Muhammad Adil yang terpasang di sejumlah sudut kawasan strategis Kota Selatpanjang Hal itu menyusul pasca KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti serta ditetapkan sebagai tersangka. Dilanjutkan dengan status nonaktif M Adil sebagai Bupati Kepulauan Meranti. Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran […]

  • Tujuh Desa di Kamparkiri Hulu ‘Gelap Gulita’, Tak Kunjung Dialiri Listrik 

    Tujuh Desa di Kamparkiri Hulu ‘Gelap Gulita’, Tak Kunjung Dialiri Listrik 

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Tujuh kades di jalur Sungai Subayang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu mengadukan nasib warganya ke DPRD setempat. Kepala desa tersebut mempertanyakan kapan desa mereka akan dialiri listrik. Kedatangan para kades disambut Ketua DPRD Kabupaten Kampar H Ahmad Taridi, Senin (06/10/25) di gedung DPRD Kampar. Kedatangan tujuh kades tersebut didampingi Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari […]

  • Empat Pernyataan Terbaru Kapolri Tentang Kasus Ferdy Sambo, Simak Ulasannya!

    Empat Pernyataan Terbaru Kapolri Tentang Kasus Ferdy Sambo, Simak Ulasannya!

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Jakarta, detak24.com – Ferdy Sambo dipecat secara tidak hormat dari institusi Polri, karena melanggar etika terkait pembunuhan Brigadir J. Sebelum dipecat, Ferdy Sambo sempat mengajukan surat permohonan mengundurkan diri sebagai anggota Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sejumlah fakta terbaru terkait kasus yang membelit Ferdy Sambo. Berikut pernyataan baru Kapolri di kasus Ferdy Sambo: 1. […]

  • PENJUAL ELPIJI 3 Kg Terancam Masuk Penjara, Jual di Atas HET

    PENJUAL ELPIJI 3 Kg Terancam Masuk Penjara, Jual di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    DUMAI, detak24.com – Elpiji bersubsidi kerap bermasalah. Oknum penyalur atau agen sering menaikan harga yang melampaui harga eceran tertinggi (HET). Hasil penelusuran wartawan detak24.com, pasca kelangkaan gas 3 Kg di agen dan pangkalan di Dumai Riau, justeru barang bersubsidi itu banyak dijual di kedai-kedai pengecer. Harga jual di pengecer berkisar dari Rp25 ribu hingga Rp45 […]

expand_less