Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Polisi Dumai Sisir Lokasi Rawa Panjang, Dua Pemuda Tanggung Diseret ke Penjara

Polisi Dumai Sisir Lokasi Rawa Panjang, Dua Pemuda Tanggung Diseret ke Penjara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Dalam serangkaian giat di Jalan Rawa Panjang, Bukit Kayukapur Dumai, polisi berhasil menangkap dua pemuda tanggung dalam kasus narkotika.

Kapolsek Bukit Kapur, Iptu Anra Nosa, mewakili Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata SIK, menyampaikan keberhasilan timnya dalam mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti berupa enam bungkus paket kecil yang diduga sabu seberat 2,52 gram.

Informasi dirangkum Sabtu (18/01/25), Pengungkapan ini dilakukan di Jalan Rawa Panjang, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Jumat (17/01/25).

Dalam keterangannya, Kapolsek Bukit Kapur menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil tindak lanjut informasi masyarakat.

“Kami menerima informasi tentang adanya transaksi narkotika di wilayah tersebut. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, tim Opsnal berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial I (21) dan NK (19),” ujar Iptu Anra Nosa.

Menurut Kapolsek, kedua tersangka memiliki peran sebagai perantara dalam transaksi narkotika.

“Mereka menawarkan untuk dijual, membeli, serta menyerahkan narkotika jenis sabu. Barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan indikasi kuat peran mereka dalam jaringan peredaran narkotika,” jelasnya.

Barang bukti yang disita dari tersangka meliputi sabu enam bungkus kecil sekitar 2,52 gram, 40 plastik bening kosong, dua unit handphone, uang tunai Rp200.000, satu kotak rokok, satu dompet, dan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 6526 DAS.

“Semua barang ini kita amankan sebagai alat bukti dalam proses hukum lebih lanjut,” kata Iptu Anra Nosa.

Pada kesempatan ini, Kapolsek juga turut menjelaskan kronologi penangkapan dua pemuda tersebut.

“Awalnya, tim Opsnal Polsek Bukit Kapur mendapat informasi pada Januari 2025. Setelah diselidiki, pada Jumat 17 Januari 2025, tim melihat dua pria mencurigakan sesuai ciri-ciri yang disebutkan masyarakat. Saat akan diamankan, kedua tersangka sempat melawan dan mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan di lokasi,” ungkapnya.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Kasus ini akan diproses sesuai dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi agar kejahatan narkotika dapat diminimalkan,” tambah Kapolsek. (Rls)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KORBAN Penganiayaan Sadis Sekeluarga di Palika Rohil Surati Presiden dan Mahfud MD

    KORBAN Penganiayaan Sadis Sekeluarga di Palika Rohil Surati Presiden dan Mahfud MD

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24com – Korban penganiayaan sadis sekeluarga di Pasir Limaukapas (Palika) Rohil terus mencari keadilan. Kini korban melalui kuasa hukumnya, Suroto menyurati Kapolda Riau, Menkopolhukam Mahfud MD dan Presiden RI Joko Widodo. Kasus penganiayaan sadis terhadap keluarga Rajiman (suami), istrinya Maryatun dan anak mereka, Arazaqul terjadi pada tanggal 5 Maret 2013 lalu. Hingga kini setelah […]

  • Netizen Banjiri Kolom Review Sungai Aare Swiss di Google Maps, Pasca Eril Hilang

    Netizen Banjiri Kolom Review Sungai Aare Swiss di Google Maps, Pasca Eril Hilang

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com — Netizen RI membanjiri kolom review atau ulasan Sungai Aare di Google Maps. Sungai Aare di Bern merupakan salah satu obyek wisata Swiss. “Tidak direkomendasikan. Itu sangat berbahaya. Saya pikir sungai itu bersih tapi membawa malapetaka,” kata salah satu netizen. “Berbahaya, jangan berenang di sini!!!” ujar netizen lain. “Sungai Aare sangat berbahaya untuk […]

  • PUTRI Candrawathi Divonis 20 Tahun Penjara, Kasus Pembunuhan Brigadir J

    PUTRI Candrawathi Divonis 20 Tahun Penjara, Kasus Pembunuhan Brigadir J

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAKARTA detak24.com –  Istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi divonis hukuman penjara selama 20 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Majelis hakim menilai Putri telah terbukti terlibat dalam tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. “Menjatuhkan terdakwa dengan pidana 20 tahun,” ujar ketua majelis hakim Wahyu […]

  • Guru Les Gerayang Dua Murid di Langgam Kabupaten Pelalawan 

    Guru Les Gerayang Dua Murid di Langgam Kabupaten Pelalawan 

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang guru les sekaligus pelatih sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Pelalawan ditangkap setelah dilaporkan berbuat cabul terhadap dua muridnya. Pelaku diketahui berinisial S (37), warga Labuhan Batu, Sumatera Utara yang tinggal sementara di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan untuk bekerja sebagai pengajar di salah satu sekolah. Kasus ini terungkap setelah […]

  • Ilustrasi titik api. F : IST

    GAWAT! Ternyata Ada 66 Titik Api di Dumai, Hasil Pantauan BMKG

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – BMKG mendeteksi jumlah hotspot atau titik panas di Sumatera sore ini meningkat mencapai 101 titik, berdasarkan update pada Ahad (23/04/23) pukul 16.00 WIB petang. “Titik panas di wilayah Sumatera ada 101 titik. Paling banyak di Riau dengan total 66 titik, yang seluruhnya berada di Kota Dumai,” ujar petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Ahmad […]

  • Jusuf Hamka Selamat dari Tragedi Gempa Myanmar yang Tewaskan 10.000 Orang 

    Jusuf Hamka Selamat dari Tragedi Gempa Myanmar yang Tewaskan 10.000 Orang 

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka dan istrinya, Lena Burhanudin turut jadi korban gempa Myanmar 7,7 m yang telan korban nyawa hingga 10.000 orang. Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 m yang terjadi di Myanmar terasa hingga Thailand serta sejumlah negara tetangga, terjadi pada Jumat (28/03/25). Hingga Ahad (30/03/25), tercatat sebanyak 10 orang tewas, puluhan […]

expand_less