Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Jusuf Hamka Selamat dari Tragedi Gempa Myanmar yang Tewaskan 10.000 Orang 

Jusuf Hamka Selamat dari Tragedi Gempa Myanmar yang Tewaskan 10.000 Orang 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka dan istrinya, Lena Burhanudin turut jadi korban gempa Myanmar 7,7 m yang telan korban nyawa hingga 10.000 orang.

Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 m yang terjadi di Myanmar terasa hingga Thailand serta sejumlah negara tetangga, terjadi pada Jumat (28/03/25).

Hingga Ahad (30/03/25), tercatat sebanyak 10 orang tewas, puluhan warga terluka dan ratusan orang dinyatakan masih hilang.

Kisah itu disampaikan Babah alun lewat akun instagramnya @jusufhamka pada Ahad (30/03/25).

Peristiwa  berawal ketika ia sedang menunggu istrinya berbelanja di kursi panjang yang terletak di samping eskalator lantai 2 Platinum Mall Bangkok.

Ketika itu, kursi panjang yang didudukinya mendadak bergoyang-goyang.

Babah Alun mengaku sudah suuzon terhadap remaja yang duduk di sebelahnya, sambil di dalam hati bertanya, ‘ini anak muda sedang cari gara-gara neh’.

Seketika Babah menoleh ke arah kanan, namun ternyata pemuda tersebut sedang menulis whatsapp di handphonenya.

Jusuf Hamka menoleh ke depan, ternyata baju-baju yang tergantung di toko-toko terlihat bergoyang hebat hingga berjatuhan.

Menyadari gempa bumi terjadi, Jusuf Hamka mengaku langsung melompat ke eskalator. 

Ia yang berada di lantai dua mall bermaksud menuju ke lantai dasar untuk menuju titik aman evakuasi.

“Namun ternyata escalator panjang, sehingga turunnya sampai dengan lantai basement. Di basement sudah banyak orang berjejalan untuk keluar melalui tangga ke lantai 1 lagi, dan Babah mengikuti orang-orang tersebut,” ungkap Jusuf Hamka.

Jusuf Hamka sempat sempoyongan dan tersungkur di atas koper-koper pedagang yang dipajang di sekitar tangga.

Setelah berupaya bangun dan berdesak-desakan menaiki tangga tersebut, akhirnya Babah langsung lari ke jalan raya, sambil mencari-cari istri kesayangan.

Setelah ketemu isteri tercinta, langsung Jusuf Hamka membawa isterinya berlindung ke bawah flyover yang ada di depan Platinum Mall.

“Setelah gempa jam 13 tersebut, kami mendapatkan seluruh Bangkok dalam keadaan darurat, chaos, kalut dan macet total. Sehingga kami harus berjalan kaki sejauh 15 sampai dengan 20 kilometer (-/+ 5jam),” tulis Babah Alun.

Babah juga menyempatkan waktu ke daerah Catucak untuk melihat gedung yang roboh.

Ketika sampai di sana, Babah melihat gedung yang semula menjulang tinggi itu hanya tersisa puing-puing bangunan. “Kami mendoakan supaya jangan banyak jatuh korban,” imbuhnya.

Usai melihat kondisi bencana, Jusuf Hamka melanjutkan perjalanan pulang menuju hotel dengan berjalan kaki. Ia dan istri baru sampai hotel sekira pukul 19.00 WIB.

“Semoga kita semua selamat, sehat dan bisa mengikuti hari raya lebaran dengan sederhana dan sukacita, Amin,” harapnya.

Korban Tewas Terus Bertambah

Jumlah korban tewas akibat runtuhnya sebuah gedung dalam gempa di Bangkok, Thailand, bertambah menjadi 10 orang, stasiun TV pemerintah Thai PBS melaporkan.

Gempa pada Jumat (28/3/2025) sore tersebut meruntuhkan gedung 30 lantai yang sedang dibangun itu. Hingga Ahad, dilaporkan 10.000 orang tewas.

Tim penyelamat menggunakan anjing pelacak, robot, dan pendeteksi suara untuk mencari korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Gempa dengan magnitudo 7,7 menghantam Myanmar dan guncangannya dirasakan di lima negara tetangga, termasuk Thailand, dikutip detak24com dari Tribunnews. (*)

Editor : kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! Harimau Berkeliaran di Desa Siibiruang Kampar

    Waspada! Harimau Berkeliaran di Desa Siibiruang Kampar

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Masyarakat Desa Sibiruang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar dibuat geger dengan penemuan jejak yang diduga milik Harimau Sumatera. Momen jejak yang diduga milik Harimau Sumatera tersebut juga direkam oleh warga setempat. Terlihat banyak tapak jejak kaki diduga Harimau Sumatera di Desa Sibiruang. Plh Kepala BBKSDA Riau, Hartono mengungkapkan, pihaknya juga sudah […]

  • WAJIB DIBACA, Polemik Gelper – Simak Enam Pernyataan Kapolres Dumai!

    WAJIB DIBACA, Polemik Gelper – Simak Enam Pernyataan Kapolres Dumai!

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto memberi pernyataan terkait polemik gelper di wilayah hukumnya. Poin tersebut dibagikan dalam grup WhatsApp Media Humas Res DMI 2, Kamis (24/11/22)) malam. Berikut pernyataan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto :  Coba diperbaharui narasi saya: 1. Gelanggang permainan tsb sudah ada izin OSS yg mengeluarkan dr propinsi 2. […]

  • Pemilik Rumah dan Supir Dibekuk, Polisi Gerebek Penampungan TKI di Jalan Meranti Darat Dumai 

    Pemilik Rumah dan Supir Dibekuk, Polisi Gerebek Penampungan TKI di Jalan Meranti Darat Dumai 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap dua orang berinisial MF dan RGS dalam penggerebekan penampungan TKI di Jalan Meranti Darat, Dumai. Keduanya merupakan pemilik rumah dan supir Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai berhasil mengungkap praktik penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal melalui jalur tidak resmi di wilayah pesisir Kota Dumai. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau […]

  • Polsek Bukit Kapur Ringkus Dua Tersangka Penggelapan Motor

    Polsek Bukit Kapur Ringkus Dua Tersangka Penggelapan Motor

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Tim unit Reskrim Polsek Bukit Kapur menangkap 2 pelaku penggelapan sepeda motor di Bathin Solapan dan Tapanuli Tengah. Informasi dirangkum, Ahad (04/08/24), keduanya berinisial, YR (27) dan PS (38). Tersangka PS dibekuk di Jalan Aek Hoseik, Desa Aek Tolang 2, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut. Sedangkan, YT diciduk di Jalan Ampang-Ampang, […]

  • Some ancient crocodiles may have chomped on plants instead of meat

    Some ancient crocodiles may have chomped on plants instead of meat

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

    Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap FW, warga Jalan Sukajadi Pekanbaru dalam kasus penjualan kartu prabayar perdana teregistrasi. Kartu tersebut dijual ke konter handphone. Untuk melakukan registrasi kartu perdana itu, pelaku menggunakan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain yang didapatnya secara ilegal. “Pelaku ditangkap di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru,” ujar […]

expand_less