Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Babel » Polemik Normalisasi Muara Jelitik Memanas, Dua Kelompok Nelayan Berseberangan

Polemik Normalisasi Muara Jelitik Memanas, Dua Kelompok Nelayan Berseberangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA, detak24com – Polemik rencana normalisasi atau pengerukan alur Muara Air Kantung (Muara Jelitik), Sungailiat, Kabupaten Bangka, terus menjadi perhatian publik.

Persoalan yang awalnya berkaitan dengan pendangkalan alur pelayaran nelayan kini berkembang menjadi perdebatan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kelompok nelayan, organisasi profesi nelayan hingga kalangan legislatif.

Muara Air Kantung selama ini menjadi akses utama keluar masuk kapal nelayan di wilayah Sungailiat. Kondisi alur yang mengalami pendangkalan disebut-sebut menghambat aktivitas pelayaran dan berpotensi membahayakan keselamatan nelayan saat melaut.

Di tengah desakan agar pengerukan segera dilakukan, muncul perbedaan pandangan di kalangan masyarakat nelayan. Sebagian nelayan meminta normalisasi segera direalisasikan demi memperlancar aktivitas pelayaran dan mendukung perekonomian masyarakat pesisir.

Namun di sisi lain, terdapat kelompok nelayan yang meminta seluruh proses pengerukan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menilai aspek perizinan, dampak lingkungan, serta transparansi pelaksanaan kegiatan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan dilakukan.

Menyikapi berkembangnya polemik tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bangka pada 9 Juni 2026 melayangkan surat klarifikasi kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) guna memperoleh penjelasan dan memastikan informasi yang berkembang di masyarakat dapat disajikan secara berimbang.

Ketua DPD HNSI Kepulauan Bangka Belitung Ridwan SPKP, menegaskan bahwa kebutuhan normalisasi alur muara memang penting bagi aktivitas nelayan. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pelaksanaan normalisasi harus dilakukan dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, memperhatikan aspek lingkungan hidup, serta melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak secara langsung,” ujar Ridwan dalam pernyataan resminya, Kamis (11/06/26).

Ridwan juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tahapan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Himma Olvia atau yang akrab disapa Ahim, menilai persoalan yang terjadi di Muara Jelitik tidak sesederhana persoalan pendangkalan alur pelayaran.

Menurut Ahim, terdapat potensi sumber daya bernilai ekonomi di kawasan tersebut yang diduga menjadi salah satu faktor munculnya perbedaan kepentingan di lapangan. Meski demikian, ia tidak merinci secara spesifik komoditas yang dimaksud.

Ahim mengaku selama ini telah berupaya mendorong penyelesaian persoalan tersebut melalui berbagai forum. Namun hingga kini belum tercapai kesepakatan yang dapat diterima seluruh pihak.

Di sisi lain, upaya konfirmasi kepada Ketua HNSI Kabupaten Bangka Lukman, belum menghasilkan penjelasan yang lebih rinci terkait polemik yang berkembang.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Lukman hanya memberikan jawaban singkat tanpa menjelaskan substansi persoalan yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan pandangan yang terjadi di tengah masyarakat nelayan tersebut menunjukkan pentingnya ruang dialog yang terbuka antara seluruh pemangku kepentingan.

Selain menyangkut keselamatan pelayaran dan keberlangsungan ekonomi nelayan, persoalan ini juga berkaitan dengan aspek hukum, lingkungan, serta tata kelola sumber daya di kawasan pesisir.

SMSI Bangka berharap seluruh pihak dapat membuka ruang komunikasi dan audiensi secara terbuka guna memperoleh solusi yang mengedepankan kepentingan nelayan serta menjaga kondusivitas masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, polemik terkait normalisasi Muara Air Kantung atau Muara Jelitik masih terus berkembang dan menjadi perhatian berbagai kalangan di Kabupaten Bangka. (*)

Reporter : Tama

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Renggang, Wagubri SF Hariyanto ‘Raib’ di Rapat Paripurna HUT Riau ke-68

    Makin Renggang, Wagubri SF Hariyanto ‘Raib’ di Rapat Paripurna HUT Riau ke-68

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Gubri Abdul Wahid dan SF Hariyanto sempat bersama saat apel peringatan HUT ke-68 Riau. Hanya saja, Wagubri tak nampak pada rapat paripurna di DPRD, Sabtu (09/08/25). Fakta tersebut memunculkan isu makin renggangnya hubungan Gubri dan Wagubri. Terlebih lagi, beberapa bulan terakhir SF Hariyanto jarang terlihat muncul ke publik dan aktif dalam agenda-agenda Pemprov […]

  • Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban 

    Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban 

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi meringkus tiga remaja anggota geng motor yang terlibat aksi kriminal di Pekanbaru. Penjahat jalanan tersebut mengincar dompet serta ponsel korban. Aksi geng motor kian meresahkan di Pekanbaru. Mereka sering berkonvoi dan mengambil lokasi secara acak. Ketika melihat seseorang dalam posisi lemah, kawanan bandit tersebut langsung menindas dan merampas harta benda. Tak […]

  • Chuck Bergidik! Tonton CCTV, Ternyata Brigadir J Masih Hidup

    Chuck Bergidik! Tonton CCTV, Ternyata Brigadir J Masih Hidup

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com –Seorang terdakwa perintang kasus pembunuhan BrigadirJ, Kompol Chuck Putranto bergidik mendapati Yosua masih hidup. Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang pembacaan dakwaan perkara perintangan penyidikan kematian Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10). Jaksa menyebut fakta itu ditemukan Chuck pada saat dirinya menonton rekaman CCTV vital di rumah […]

  • BEGINI Situasi Tol Permai Pasca Sepekan Karhutla Dumai-Bengkalis

    BEGINI Situasi Tol Permai Pasca Sepekan Karhutla Dumai-Bengkalis

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Terhitung pada Senin (24/4/2023), karhutla perbatasan Dumai-Bengkalis telah berlangsung sepekan. Hingga kini, ratusan petugas tim gabungan masih berjibaku memadamkan api. Kebakaran besar itu terjadi di kawasan gambut di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai serta Desa Tanjung Leban (Bengkalis). Dampaknya, lautan asap menyelimuti pemukiman warga sekitar. Dikutip Tribunpekanbaru.com, hingga hari ini Senin […]

  • PDC Raih Gold Level 4 WISCA 2026, Penghargaan Kelima di Bidang K3

    PDC Raih Gold Level 4 WISCA 2026, Penghargaan Kelima di Bidang K3

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com — PT Patra Drilling Contractor (PDC) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Gold Level 4 pada ajang World Safety Organization (WSO) Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Jum’at (8/5). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan PDC dalam mengimplementasikan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara konsisten dan terintegrasi […]

  • BUNDO Kanduang Parade Busana Adat Minangkabau di Ramayana Duri, Jelang Pelantikan IKM se Riau

    BUNDO Kanduang Parade Busana Adat Minangkabau di Ramayana Duri, Jelang Pelantikan IKM se Riau

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com — Jelang pelantikan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Se Riau periode 2022-2027, Sabtu 25 Februari 2023, Bundo Kanduang parade busana adat Minangkabau di Ramayana Departemen Store Duri, Ahad (18/02/23). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD IKM Kabupaten Bengkalis Dr Muhammad Agung, Ketua DPC IKM Kecamatan Mandau Verniza Datuak Mangiang, Ketua Koordinator Acara Hj Yusmaniar […]

expand_less