PINTU Air PLTA Koto Panjang Dibuka, Warga Diminta Waspada
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
- print Cetak

Aktifitas masyarakat dekat pintu air PLTA Koto Panjang. F : IST
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Debit air PLTA Koto Panjang naik pesat pasca hujan lebat mengguyur hulu Sungai Kampar. Karenanya, pintu air PLTA bakal dibuka.
Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sebagai hulu Sungai Kampar, membuat air masuk di waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar meningkat tajam.i.
Di mana, saat ini elevasi waduk PLTA tersebut berada pada posisi 82.31 MDPL (elevasi maksimum 85.00 MDPL), dengan inflow waduk terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan.
Atas kondisi itu, masyarakat yang beraktifitas di aliran sunygai Kampar diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati hati jika sewaktu-waktu pintu waduk dibuka.
Namun, untuk pembukaan pintu pelimpah air (spillway gate) akan dilakukan pemberitahuan sebelumnya dan akan dilakukan pada elevasi waduk 82.50 MDPL dengan inflow > 1.000 m3/s.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M Edy Afrizal mengatakan, jika pihaknya telah mendapat laporan dari BPBD Kampar terkait kondisi waduk PLTA Koto Panjang.
Edy Afrizal menyebut, memang saat ini curah hujan di hulu PLTA Koto Panjang yakni wilayah Sumbar cukup tinggi. Sehingga debit air waduk meningkat pesat.
“Memang kalau air masuk waduk PLTA Koto Panjang tinggi, memang mereka lepaskan (buka pintu). Karena saat ini hujan di Sumbar cukup tinggi,” kata Edy Afrizal, Sabtu (18/11/.23).
Pada kesempatan tersebut, Edy Afrizal meminta kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sepanjang aliran sungai Kampar untuk waspada jika ada pemberitahuan pembukaan pintu waduk.
“Kami juga sudah koordinasi dengan BPBD Kampar untuk siaga jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal tak diinginkan akibat dampak pembukaan pintu waduk. BPBD Kampar juga sudah menginformasikan kondisi terkini PLTA Koto Panjang ke Camat agar dapat menginfokan pada masyarakat terdampak yang dekat dengan aliran Sungai Kampar untuk waspada,” ingatnya. (rls/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











