Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Penangkapan Ketua Ormas PETIR, GMPR Tuding Polisi Lakukan Pengalihan Isu 

Penangkapan Ketua Ormas PETIR, GMPR Tuding Polisi Lakukan Pengalihan Isu 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Gerakan Mahasiswa dan Kepemudaan Peduli Provinsi Riau (GMPR) menyatakan keprihatinan atas arah penegakan hukum di Riau yang dinilai tidak proporsional dan terkesan tebang pilih.

Dalam pernyataan resminya, GMPR menilai aparat hukum lebih fokus pada kasus tertentu, tanpa menyentuh akar persoalan yang lebih besar.

Ketua GMPR, Ali Jung-Jung Daulay, menyoroti langkah Kepolisian Daerah (Polda) Riau yang terlalu menitikberatkan pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap ketua Ormas PETIR berinisial JS.

Menurutnya, langkah tersebut menimbulkan dugaan adanya pengalihan perhatian publik dari kasus besar yang melibatkan kepentingan korporasi.

“Kami menduga OTT terhadap JS hanya dijadikan tameng untuk menutupi praktik pelanggaran hukum yang lebih besar, khususnya oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit,” tegas Ali, Sabtu (18/10/25).

 

 

Ali menuding sejumlah perusahaan besar seperti PT Ciliandra Perkasa dan PT Surya Dumai Group memiliki keterkaitan dengan persoalan tersebut. Ia menyebut kedua korporasi itu diduga telah lama melakukan pelanggaran hukum dan perusakan lingkungan di wilayah operasionalnya.

“Kami tidak menolak penegakan hukum terhadap siapa pun, termasuk aktivis LSM. Tapi hukum tidak boleh berhenti di pihak yang lemah. Kalau benar ada perusahaan besar yang bermain di balik ini, aparat penegak hukum wajib bertindak tegas dan transparan,” ujarnya.

GMPR mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) turun langsung mengusut kasus tersebut. Mereka meminta agar hukum tidak menjadi alat yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

“Masyarakat menunggu keberanian aparat dalam menegakkan hukum yang adil dan objektif, tanpa berpihak pada kekuasaan atau kekuatan modal,” tegas Ali.

Ia menambahkan, GMPR akan terus mengawal proses hukum itu agar tidak ada pihak yang berlindung di balik kekuasaan atau uang. Ali menilai, jika benar ada upaya menutup-nutupi pelanggaran korporasi besar, hal itu menjadi ancaman serius terhadap keadilan.

 

 

“Ketika hukum tunduk pada modal, rakyat kecil akan terus jadi korban,” ujarnya. Ia juga menyinggung Pasal 421 KUHP yang menegaskan bahwa pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan tertentu harus dipidana.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan HAM GMPR, Muhammad Amri, menilai tindakan aparat yang hanya menyoroti pihak tertentu berpotensi melanggar asas kesetaraan di depan hukum.

“Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 jelas menyebutkan seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa pengecualian,” ujarnya. Amri menambahkan, pelanggaran lingkungan atau penyalahgunaan izin oleh korporasi harus diproses sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 69 dan 116 yang menegaskan tanggung jawab pidana korporasi.

 

 

Di sisi lain, Kepala Bagian Keagamaan GMPR, Raja Bunga Bundar, menilai tudingan pemerasan terhadap LSM tanpa dasar hukum yang jelas tidak logis.

“Pemerasan hanya mungkin terjadi bila ada pihak yang bisa diperas, artinya ada kesalahan yang ingin disembunyikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bila benar ada praktik suap dalam kasus ini, maka kedua piha, pemberi dan penerima harus dihukum.

“Rasulullah SAW telah mengingatkan, Allah melaknat pemberi suap dan penerima suap. Jadi jika benar ada praktik itu, keduanya bersalah di mata hukum dan berdosa di hadapan Tuhan,” pungkasnya, dikutip dari GoRiau. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • EGM Pelindo Dumai Hadiri Perkenalan Bengkel Tanjak & Budaya Melayu di Buluhkasap 

    EGM Pelindo Dumai Hadiri Perkenalan Bengkel Tanjak & Budaya Melayu di Buluhkasap 

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebuah kegiatan bertajuk “Perkenalan Bengkel Tanjak & Budaya Melayu” digelar meriah di Markas Gagak Hitam, Jalan Hangtuah RT 04, Kelurahan Buluh Kasap, Ahad (08/06/25). Acara dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini berlangsung hingga petang, diisi dengan nuansa budaya yang kental dan penuh semangat kebersamaan. Kapolres Dumai, AKBP Hardi Dinata H hadir langsung […]

  • Gegara Uang Rp 400 Ribu, Pria Ini Mutilasi Kawan dengan Gergaji, Mayat Disiram Semen 

    Gegara Uang Rp 400 Ribu, Pria Ini Mutilasi Kawan dengan Gergaji, Mayat Disiram Semen 

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PAINAN, detak24com – Polisi beberkan pemicu pelaku Bobi (34) nekat membunuh dan memutilasi Peristiwa (32) dengan sadis. Mayat korban digergaji lalu disiram semen. Mayat Peristiwa ditemukan telah jadi kerangka di Bukit Ransam Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menyebut hal tersebut terjadi berawal dari pinjam uang. Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Muhammad Yogie […]

  • Tiga Daerah di Riau Tak Ajukan APBDP 2024, Ini Dampaknya!

    Tiga Daerah di Riau Tak Ajukan APBDP 2024, Ini Dampaknya!

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tiga kabupaten di Riau dipastikan batal mengajukan APBD-P 2024. Sehingga, daerah tersebut tak mendapatkan tambahan anggaran. Sebanyak sembilan kabupaten kota di Provinsi Riau telah mengusulkan draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2024 untuk dievaluasi Pemprov Riau. Di injury time batas akhir pengesahan APBD-P pada 30 September, empat daerah mengusulkan draf […]

  • Pelaku penembakan Apri ditangkap polisi

    Dor! Apri Terkapar di Pinggir Jalanan Madina Sumut, Pelaku Kabur

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Madina, detak24.com – Tersangka pelaku penembakan terhadap seorang pemuda di Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara ditangkap usai kabur setelah melakukan aksinya. Dikutip Senin (11/07/22), dari pemeriksaan sementara polisi, terungkap motif pelaku AT menembak korban, Apri Wahyudi. Ia kesal dan sakit hati, karena orangtua pelaku dimaki-maki korban dengan kata yang tak pantas. Menurut pengakuan pelaku kepada […]

  • Bina Kader, Karang Taruna Riau Go to School di Rohil

    Bina Kader, Karang Taruna Riau Go to School di Rohil

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 47Komentar

    ROHIL, detak24.com – Karang Taruna (KT) Riau menggelar kegiatan go to school di sejumlah sekolah di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kegiatan ini sebagai wujud pembinaan terhadap anak didik sebagai kader muda. Sekolah yang disasar KT Riau yaitu SMAN 1 Rimba Melintang, dan SMKN 1 Rimba Melintang. Kegiatan digelar pada Kamis (27/10/2022).  Ketua KT Riau, Muhammad […]

  • Dua Kapal Nelayan Rohil Ditangkap di Laut Malaysia, 10 Tekong dan ABK Ditahan

    Dua Kapal Nelayan Rohil Ditangkap di Laut Malaysia, 10 Tekong dan ABK Ditahan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Sedikitnya 10 orang nelayan asal Rohil yang merupakan ABK dan tekong KM Willy Sukses 4 serta KM Kian Uong ditahan di Malaysia usai ketahuan masuk wilayah perairan negeri jiran tersebut. Penangkapan dua kapal nelayan asal oleh otoritas Malaysia pada Kamis (05/11/25) sekitar pukul 08.00 WIB pagi, dibenarkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia […]

expand_less