Pemerintah Banjir Kritikan, Imbas BBM Naik
Ilustrasi BBM langka
Jakarta, detak24.com – Imbas BBM naik usai pengumuman kenaikan harga BBM dari Presiden Jokowi, banyak pihak yang ramai-ramai mengkritik keputusan pemerintah tersebut. Diketahui, Harga BBM jenis Pertalite hingga Pertamax naik mulai pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/9).
Partai Demokrat mendesak kenaikan harga BBM dibatalkan segara karena membuat rakyat menderita. Demokrat ingin pemerintah membatalkan harga BBM yang sudah naik.
“Kenaikan harga BBM ini adalah bentuk abai dan tidak pedulinya pemerintah terhadap derita dan kesusahan rakyat saat ini. Pemerintah lebih memilih menambah masalah rakyat dibanding memenuhi amanat untuk menyejahterakan rakyat,” kata anggota Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat Irwan kepada wartawan, Sabtu (3/9).
Selain itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga menuliskan surat terbuka kepada Presiden Jokowi berisi penolakan harga BBM naik. Syaikhu menilai kenaikan harga BBM dapat berdampak langsung pada masyarakat, khususnya yang miskin.
“Menurut pandangan PKS, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi tidak tepat untuk diambil. Kebijakan tersebut menunjukkan pemerintah tidak berempati dengan kondisi masyarakat yang masih dalam kesulitan ekonomi pascapandemi,” tulis Ahmad Syaikhu di surat terbukanya ke Jokowi yang dikutip, Ahad (04/09/22).(dtc)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

11 thoughts on “Pemerintah Banjir Kritikan, Imbas BBM Naik”