Bupati Meranti ‘Diancam’ Kades, ADD Tak Cair-Tutup Kantor
MERANTI, detak24.com – Bupati Kepulauan Meranti, M Adil dapat ancaman dari Kades. Jika dana Alokasi Dana Desa (ADD) tak cair, yang bersangkutan bakal menutup kantor desa tempat ia berdinas.
Diwartakan, ADD Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur tidak kunjung dicairkan. Tentu saja berimbas terkendalanya biaya operasional kantor.
Kepala Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Agusman Riadi mengancam akan menutup kantor desa. Ancaman ini sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah karena tidak kunjung menyalurkan ADD tahap III, IV dan V tahun 2022.
“Jika tidak dicairkan dalam beberapa bulan ke depan, saya terpaksa menutup kantor desa. Selama ini biaya operasional kantor menggunakan anggaran dari kocek pribadi, baik itu listrik, ATK, biaya makan minum dan lain sebagainya,” kata Agus, Kamis (29/09/22).
Agus menjelaskan, selama tiga tahap yang tidak adanya pencairan tersebut, total ADD mencapai Rp 200 juta. Imbasnya selain operasional kantor, penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat belum terbayarkan selama 6 bulan.
Ia menilai, pemerintah daerah terkesan mempermainkan mereka. Sebab pihak desa tidak bisa mengajukan pencairan hanya karena Camat Tebingtinggi Timur tidak mau memberikan rekomendasi karena tidak mendapat izin dari Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil.(RIAULINK)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

12 thoughts on “Bupati Meranti ‘Diancam’ Kades, ADD Tak Cair-Tutup Kantor”