Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Inhil » Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil Gelar Nobar Film Dokumenter Papua 

Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil Gelar Nobar Film Dokumenter Papua 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEMBILAHAN, detak24com – Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter ‘Pesta Babi’ karya jurnalis investigasi Dandhy Dwi Laksono pada Sabtu malam, 25 April 2026 lalu.

Nobar bertempat di Cafe Kemuning Vibes, dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Bertujuan untuk membedah realitas perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan hutan dan tanah ulayat mereka dari ancaman eksploitasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Film ini secara mendalam menggambarkan bagaimana narasi ketahanan pangan dan energi sering kali berbenturan dengan perampasan ruang hidup penduduk asli, serta kehadiran militer yang meminggirkan warga lokal di tanah kelahiran mereka sendiri.

Ketua Panitia Rizki Aidil, mengungkapkan bahwa agenda ini dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai wadah edukasi bagi pemuda dan mahasiswa di Sungai Guntung, Rohil.

Dikatakannya, isu perampasan lahan dan pembabatan hutan di Papua merupakan cerminan dari tantangan lingkungan yang lebih luas. Sehingga, penting bagi mahasiswa khususnya untuk memahami relasi kuasa yang terjadi di balik kebijakan pembangunan nasional.

“Selain sebagai ruang belajar, panitia juga mengemas acara ini dengan misi kemanusiaan melalui sistem tiket sukarela, di mana seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya untuk membantu para pengungsi Papua yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik dan eksploitasi lahan,” ujar Rizky, Rabu (06/05/26).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Maparsa IAI Ar-Risalah Inhil Andi Farhan Maulana, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk konsistensi organisasi dalam menyuarakan isu-isu agraria dan kemanusiaan. Ia berharap melalui visualisasi dokumenter ini, kesadaran kolektif mahasiswa mengenai pelestarian alam dan perlindungan hak masyarakat adat dapat semakin meningkat.

“Solidaritas terhadap masyarakat Papua harus terus dipupuk karena mereka merupakan garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan yang menjadi paru-paru dunia, sehingga dampak yang mereka rasakan saat ini sejatinya adalah peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap ekosistem di lingkungan sendiri,” jelasnya.

Andi juga menekankan bahwa solidaritas terhadap masyarakat Papua harus terus dipupuk, karena mereka merupakan garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan yang menjadi paru-paru dunia. Sehingga, dampak yang mereka rasakan saat ini sejatinya adalah peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap ekosistem lingkungan.

Momentum nobar ini juga dimanfaatkan sebagai ajang refleksi untuk menjaga kebersihan lingkungan lokal, khususnya di Kecamatan Kateman.

Dalam pesannya, Andi mengajak masyarakat untuk mulai bergerak dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah rumah tangga ke laut atau tempat sembarangan yang dapat merusak ekosistem perairan.

“Meskipun membakar sampah dianggap belum menjadi solusi jangka panjang yang ideal, langkah tersebut dinilai lebih baik daripada membiarkan limbah individu mencemari laut,” imbuhnya.

Pihak Maparsa menekankan bahwa persoalan sampah di Kateman memerlukan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antara warga dan pihak terkait agar segera ditemukan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang pemutaran film hingga sesi diskusi berakhir. Salah satunya disampaikan oleh Rifal, seorang penonton yang hadir dalam acara tersebut.

Rifal mengaku sangat terkesan dengan kedalaman informasi yang disajikan dalam film Pesta Babi. “Film ini memberikan sudut pandang yang jarang tersentuh oleh media arus utama. Terutama, mengenai dampak psikologis dan fisik yang dialami warga akibat kehilangan hutan adat,” sebutnya.

Melalui kegiatan nobar yang digagas oleh Maparsa ini, diharapkan muncul diskusi-diskusi lanjutan yang lebih konstruktif di kalangan mahasiswa IAI Ar-Risalah dan masyarakat umum di Indragiri Hilir demi terciptanya tatanan sosial yang lebih adil terhadap lingkungan dan manusia. (Red)

Reporter : Dion

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAHASISWA Kedokteran PTBMMKI Wilayah I Salurkan Logistik Korban Banjir Pelalawan

    MAHASISWA Kedokteran PTBMMKI Wilayah I Salurkan Logistik Korban Banjir Pelalawan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia IPTBMMKI) Wilayah 1 meninjau bencana banjir Pelalawan, sekaligus menyalurkan logistik untuk warga berdampak. Sesuai rilis yang diterima redaksi detak24com, Sabtu (20/01/23), PTBMMKI bersama Tim Bantuan Medis Kedokteran Abdurrab melakukan peninjauan bencana banjir di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Rabu (17/01/23). Sekitar 200 Kartu keluarga (KK) terdampak […]

  • Pertamina Drilling Raih Penghargaan Siddhakarya

    Pertamina Drilling Raih Penghargaan Siddhakarya

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pemprov DKI Jakarta melalui Disnakertrans dan Energi memberi penghargaan kepada PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Senin (02/12/24). Penghargaan diberikan dalam acara Penganugerahan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 yang dilaksanakan di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat. Puncak acara Penganugerahan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi DKI Jakarta […]

  • Kisah Tragis Isteri Teraniaya! Alami KDRT hingga Tewas di Tangan Suami

    Kisah Tragis Isteri Teraniaya! Alami KDRT hingga Tewas di Tangan Suami

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Nasib tragis yang dialami Nurlela (49), warga Siakhulu, Kampar ini sungguh perlakuan tak manusiawi. Si suami tega menganiayanya secara brutal. Kasus KDRT itu berujung terenggutnya nyawa korban. Sebelum polisi menangkap HER (56), warga Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar yang tega menghabisi nyawa istrinya, Nurlela (49), pada Sabtu (29/10/22), pelaku sempat […]

  • Kadis PKH Riau Herman yang dipercaya sebagai Pj Bupati Inhil. (f: ist)

    BESOK Pelantikan Pj Bupati Inhil, 112 Undangan Disebar

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pelantikan Pj Bupati Inhil dijadwalkan di Balai Serindit Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Kamis (24/11/23) pukul 10.00 WIB. “Pelantikan Pak Herman sebagai Pj Bupati Indragiri Hilir besok pagi jam 10 di Balai Serindit Gedung Daerah Riau,” kata Kepala Biro Umum Setdaprov Riau, Herman, Rabu (22/11/23). Herman mengatakan, pelantikan Pj Bupati Indragiri […]

  • Gasak Aset PT PHR, Tiga Warga Tanahputih Rohil Mendekam di Penjara

    Gasak Aset PT PHR, Tiga Warga Tanahputih Rohil Mendekam di Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Polisi menangkap tiga pencuri aset PT PHR di Sedingin 3 Rohil. Para tersangka diseret ke penjara bersama gulungan kabel yang mereka curi. Diketahui, ketiganya berinisial JT alias Ijul (38) dan TN (30), warga Jalan Tuanku Tambusai Kepenghuluan Teluk Mega Kecamatan Tanahputih. Sementara, tersangka JA alias Ucok (19) alamat Jalan Lintas Riau-Sumut, Simpang […]

  • Ilustrasi dunuh diri menyayat nadi dengan silet. f : ist

    Emak emak di Desa Telesung Meranti Histeris, Dapati Suami Tewas Bersimbah Darah 

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    MERANTI, detak24com – Seorang pria paruh baya di Desa Telesung, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti bunuh diri dengan menyayat urat nadi menggunakan silet, Jumat (25/04/25). Ketenangan salah satu rumah kecil di Jalan Panglima Kamal, RT 002/RW 002, Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir  berubah jadi duka mendalam. Teriakan histeris seorang perempuan memecah siang yang lengang. Ia adalah […]

expand_less