DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Seratusan Rumah Ludes Terbakar di Pulau Kijang Inhil, DPRD Harap Bantuan Pusat 

Seratusan rumah warga tinggal puing usai terbakar di Pulau Kijang, Inhil. f : ist

INHIL, detak24com – Sedikitnya seratusan rumah warga ludes terbakar di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Inhil. DPRD Riau berharap Pusat dapat membantu korban musibah tersebut.

Informasi dirangkum Jumat (10/04/26), musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pahlawan, RT 02 RW 02, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Inhil. Peristiwa yang terjadi pada Rabu siang, 8 April 2026 tersebut.

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko, mengatakan bahwa peristiwa nahas ini bermula sekira pukul 11.30 WIB. Api pertama kali terlihat muncul dari area sekitar rumah salah satu warga bernama H Iskandar.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api dengan sangat cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya yang sebagian besar merupakan permukiman rapat,” ujar Budi dikutip Jumat (10/04/26).

Suasana yang semula tenang seketika berubah menjadi mencekam saat kepulan asap hitam mulai membumbung tinggi ke langit Pulau Kijang.

Kronologi kejadian bermula saat seorang saksi mata bernama M. Ndong (40) sedang menikmati kopi di warung milik Pak Jenggot, yang lokasinya berdekatan dengan titik awal api.

Tiba-tiba, ia melihat kobaran api sudah membesar dan mulai melalap dinding rumah H. Iskandar. Spontan, saksi berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar, yang kemudian berbondong-bondong datang membawa peralatan seadanya untuk mencoba memadamkan api yang kian beringas.

“Upaya pemadaman mandiri oleh warga sempat menemui kendala besar akibat kondisi cuaca yang sangat panas dan hembusan angin kencang di lokasi kejadian,” ucapnya.

Faktor cuaca ini membuat api dengan mudah melompat dari satu atap ke atap lainnya, sehingga api sulit dikendalikan hanya dengan alat manual.

Setelah berjuang selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dijinakkan sekira pukul 14.00 WIB berkat bantuan alat pemadam kebakaran dari pihak Kecamatan Reteh dan kerja keras seluruh elemen masyarakat.

Data sementara yang dihimpun pihak kepolisian mencatat ada sekitar 47 nama pemilik rumah yang telah terdata sebagai korban terdampak, di antaranya adalah Ali, Subli, H Naya, Firman, hingga rumah milik Nur Maini dan Maspar.

“Meski demikian, jumlah ini masih bersifat sementara karena ada beberapa bangunan lain yang hingga kini datanya masih terus diverifikasi oleh petugas di lapangan guna memastikan akurasi jumlah kerugian,” jelasnya.

Beruntung, di balik dahsyatnya kobaran api yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api mulai menyebar.

Hal ini menjadi satu-satunya kabar melegakan di tengah duka mendalam yang menyelimuti warga Jalan Pahlawan yang kini kehilangan tempat tinggal mereka.

“Mengenai total kerugian materi yang diderita para korban, kami belum bisa memberikan taksiran angka yang pasti,” kata Budi.

Kerugian diprediksi mencapai angka yang sangat fantastis, mengingat banyaknya jumlah bangunan yang rata dengan tanah beserta harta benda di dalamnya yang tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya karena cepatnya perambatan api.

Penyebab munculnya api masih dalam proses penyelidikan intensif (lidik) oleh jajaran Sat Reskrim Polres Inhil.

Polisi telah mengamankan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Firman (38), M Ndong (40), Muzakir (80), dan Ridho (17), guna mengungkap asal-usul api yang memicu bencana besar di siang bolong tersebut.

Mohon Bantuan Pusat 

Sementara, Anggota DPRD Riau Andi Darma Taufik berharap Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bisa membangun kembali ratusan rumah warga yang terbakar di Pulau Kijang, Inhil.

Menurutnya, saat ini yang bisa diharapkan masyarakat Riau terutama warga Inhil adalah bantuan dari Pemerintah Pusat. Hal itu mengingat anggaran di daerah sangat terbatas dan bahkan defisit.

Untuk itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Inhil itu berharap ada bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PKP untuk membangun kembali ratusan rumah warga yang terbakar.

Anggota Komisi I DPRD Riau ini juga meminta agar Pemprov segera menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran tersebut.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi di Inhil sangat luas dan menghanguskan ratusan lebih rumah warga di sana. Oleh sebab itu, Pemprov harus turun tangan untuk membantu.

“Harapannya bantuan dari Pemprov Riau melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bisa segera disalurkan, karena memang cukup besar kebakarannya,” imbuhnya.

Ia menyebut, kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Pulau Kijang tersebut merupakan terbesar di tahun 2026 ini. Ia menambahkan, saat ini korban kebakaran di Inhil mengungsi di rumah keluarga dan kerabat mereka, seperti diberitakan MCR dan cakaplah. (*)

Editor : Kar