Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Napi Lapas Bengkalis Kendalikan Jaringan Internasional, Polisi Sita 9,5 Kg Sabu dan 9 Ribu Butir Ineks

Napi Lapas Bengkalis Kendalikan Jaringan Internasional, Polisi Sita 9,5 Kg Sabu dan 9 Ribu Butir Ineks

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap pengedar jaringan internasional berinisial J. Dari tangan tersangka disita 9,5 kg sabu dan 9.000 butir pil ekstasi.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti dalam pers release, Kamis (20/06/24)  mengatakan, jaringan internasional berinisial J itu ditangkap pada Selasa (18/06/24). Ketika itu, J bersama rekannya S akan melakukan transaksi narkotika pada penerima barang.

“Kami mendeteksi adanya rencana pengiriman barang dari arah Bengkalis menuju Pekanbaru. Kami melakukan intercept, tersangka dideteksi melewati lintas Meredan, Siak,” ujar Manang, Kamis (20/06/24).

Tim kemudian menghentikan kendaraan yang ditumpangi tersangka sabu jaringan internasional itu. Saat ditangkap, satu orang pelaku kabur ke kebun sawit. “Dari pengembangan yang kabur adalah residivis berinisial S,” kata Manang.

Tersangka J menyebut kalau yang mengetahui asal barang adalah S Kendati begitu, kata Manang, didapat informasi kalau barang haram tersebut dikendalikan napi di Lapas Bengkalis. “S ini pemilik, sekaligus pengendali, masih kita buru,” kata Manang.

Pengakuan J ia sudah dua kali melakukan pengiriman barang, sekaligus mengedarkan. Pengiriman pertama dua tas dengan berat sekitar 10 kg. “Upah yang diterima masing-masing Rp 20 juta,” ungkap Manang.

Narkotika itu diambil oleh S dari kapal pompong yang baru turun di perairan Bengkalis. Kemudian J menunggu di jalan untuk mengambil barang, kemudian bersama-sama ke Pekanbaru mengantarkan barang.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 juncto Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup atau 20 tahun penjara,” tegasnya. (Rls)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Korban Banjir dan Longsor Sumbar : 129 Meninggal, 86 Orang Hilang 

    Update Korban Banjir dan Longsor Sumbar : 129 Meninggal, 86 Orang Hilang 

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24.com – Jumlah korban akibat bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus meningkat hingga Ahad (30/11/25). Menurut data dari BPBD Sumbar, tercatat 129 orang meninggal dunia, 86 orang hilang, dan sekitar 110.616 jiwa atau 19.360 kepala keluarga harus mengungsi. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi menyatakan, bahwa peristiwa ini termasuk salah […]

  • Dua Kasat serta Anggota Brimob Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    Dua Kasat serta Anggota Brimob Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24.com — Tiga orang polisi jadi tersangka tragedi Stadion Kanjuruhan, dua orang merupakan Kasat di Polres Malang. Seorang lagi anggota Brimob Polda Jatim. “Saudara H, anggota Brimob Polda Jatim. Yang bersangkutan memerintahkan anggota untuk menembakkan gas air mata,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mapolres Malang Kota, Kamis (6/10) Selain […]

  • Polisi Bongkar Transaksi Sabu di Perum Damar Indah Kandis 

    Polisi Bongkar Transaksi Sabu di Perum Damar Indah Kandis 

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Polisi bongkar transaksi sabu di Perum Damar, Kampung Kandis, Siak. Pengedar inisial HR tak berkutik saat digiring ke penjara. Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, melalui Kapolsek Kandis Kompol David Richardo menerangkan bahwa transaksi sabu itu terbongkar bermula dari informasi masyarakat, bahwa di lokasi penangkapan sering terjadi transaksi narkoba. “Dari informasi yang didapat […]

  • Bikin Geli, Emak emak Pekanbaru Masukan Narkoba dalam Mr V, Terpaksa Dilarikan ke RS

    Bikin Geli, Emak emak Pekanbaru Masukan Narkoba dalam Mr V, Terpaksa Dilarikan ke RS

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi mengungkap peredaran narkoba di Pekanbaru. Untuk mengelabui polisi, seorang tersangka emak emak menyelipkan narkoba dalam Mr V. Informasi dirangkum Rabu (07/05/25), pengungkapan tersebut dilakukan pada Ahad (20/04/25). Berawal dari informasi peredaran narkoba di Perumahan Sidomulyo, Jalan Parkit 7 Kecamatan Marpoyan Damai. Tim langsung bergerak ke TKP, setelah dipastikan informasi tersebut benar, […]

  • Potongan surat mosi tak percaya terhadap Lurah Ratusima Dumai. F. :. SEKILASRIAU.COM

    Lurah Ratusima Dumai Kena Mosi Tak Percaya dari 12 Ketua RT,  Diserahkan ke Walikota

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Dumai, detak24.com – Diklaim tak akomodir, Lurah Ratusima Dumai kena mosi tak percaya dari belasan Ketua RT setempat. Surat tersebut sudah dikirim ke Walikota Paisal, sebagai orang nomor satu di daerah itu. Surat peryataan mosi tdak percaya terhadap Lurah Ratusima, Kecamatan Dumai Selatan atas nama Doni Iswanto Sarman beredar, Jumat (12/08/22). Sebanyak 12 Ketua RT […]

  • Polda Riau Buru TPPU Tersangka Korupsi KUR BNI Bengkalis

    Polda Riau Buru TPPU Tersangka Korupsi KUR BNI Bengkalis

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ditreskrimsus Polda Riau menang gugatan praperadilan yang diajukan Joko Setiono (40), tersangka korupsi penyaluran KUR fiktif di BNI KCP Bengkalis. Putusan dibacakan pada persidangan yang digelar, Jumat (15/11/24). Hakim menyatakan penetapan tersangka oleh penyidik sudah sesuai prosedur dan ketentuan hukum berlaku. “Menolak seluruh permohonan pemohon, serta membebankan biaya sidang kepada pemohon,” ujar […]

expand_less