Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Misteri Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Pariaman Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka 

Misteri Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Pariaman Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PARIAMAN, detak24com – Kasus pembunuhan Nia, gadis penjual gorengan di Desa Korong Padang Kabau, Kayu Tanam, Padang Pariaman terungkap.

Polres Padang Pariaman menetapkan Indra Septiarman alias IS sebagai tersangka utama dalam kasus tragis ini. Polisi terus melakukan pengejaran tersangka yang kabur dari sergapan.

Nia yang sehari-hari menjajakan gorengan di kampungnya, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan terkubur tanpa busana tak jauh dari rumahnya.

Kejadian ini menggegerkan warga setempat, terlebih karena korban dikenal sebagai sosok yang rajin bekerja. Setelah melalui proses penyelidikan yang intens, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Berdasarkan fakta, barang bukti, dan keterangan saksi, kami telah menetapkan IS sebagai tersangka dalam kasus ini,” ungkap Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Reggy, dalam keterangannya kepada TribunPadang.com, dilansir Selasa (17/09/24). Saat ini, polisi masih memburu IS yang telah melarikan diri.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menjelaskan bahwa penyisiran telah dilakukan di berbagai lokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyian pelaku. Operasi ini melibatkan tim gabungan serta dukungan masyarakat. Beberapa barang bukti penting, termasuk tas milik tersangka, telah ditemukan di lokasi penyisiran. “Di dalam tas itu terdapat barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku,” kata Faisol.

Sebelumnya, keluarga korban mengenal IS sebagai sosok yang sering terlihat di sekitar rumah Nia. Menurut Koordinator Tagana Padang Pariaman, Donald Debra, IS sering nongkrong di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Pada hari pembunuhan, Jumat (6/9/2024), IS dilihat bersama tiga rekannya di sekitar musala saat hujan deras. Beberapa saksi menyebut bahwa IS sempat mengikuti Nia sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Setelah jasad Nia ditemukan, IS dilaporkan menghilang dan menunjukkan perilaku mencurigakan. Warga yang mengenalinya mengatakan bahwa IS adalah seorang residivis yang sudah dua kali masuk penjara. Ia juga dikenal sebagai sosok bermasalah di masyarakat, sering kali terlibat dalam kasus pencurian dan pencabulan. “Warga mencurigainya karena dia sering berbuat onar dan menghilang setelah kejadian itu,” ujar Donald.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Sebuah tim khusus gabungan dari Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman telah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus ini. “Tim khusus telah menemukan beberapa barang bukti yang berkaitan dengan pembunuhan ini, dan identitas tersangka semakin mengerucut,” jelas Dwi.

Pihak kepolisian kini terus memburu IS yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan keji ini. Tim K-9 dan anjing pelacak juga telah dikerahkan dalam upaya pencarian, yang hingga saat ini masih berlangsung intensif.

Dengan barang bukti semakin kuat dan identitas tersangka yang jelas, diharapkan penangkapan IS hanya tinggal menunggu waktu. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat yang berharap keadilan bagi Nia dan keluarganya segera ditegakkan. (*)

Editor : Kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Woman who founded sanctuary for animals accused in their deaths

    Woman who founded sanctuary for animals accused in their deaths

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • NENEK TUA di Medang Kampai Hidup dari Belas Kasihan Tetangga – Tak Pernah Dibantu Pemerintah

    NENEK TUA di Medang Kampai Hidup dari Belas Kasihan Tetangga – Tak Pernah Dibantu Pemerintah

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24.com – Miris nasib dialami Arbiyah (67), nenek tua lagi cacat dan miskin di Medangkampai. Ia terpaksa mengandalkan belas kasih tetangga untuk menyambung hidup. Padahal, program pengentasan kemiskinan dari pemerintah sangat banyak. Hal itu terungkap dalam kunjungan tim Polsek Medangkampai yang akhir-akhir ini gencar melancarkan Bakti Sosial Polisi Humanis, Senin (05/12/22). Nenek tua yang […]

  • Ardhito Pramono Terlibat Narkoba, Lagunya Dipelesetkan Netizen

    Ardhito Pramono Terlibat Narkoba, Lagunya Dipelesetkan Netizen

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    POLISI menangkap artis berinisial AP terkait kasus narkoba. AP adalah Ardhito Pramono yang berprofesi sebagai penyanyi sekaligus bintang film. Netizen masih ramai membahasnya sehingga saat ini menjadi trending topic di linimasa Twitter. Banyak netizen tidak menyangka Ardhito terlibat narkoba. “Dia ditangkap di kediamannya di Jakarta Timur. Sayang ya sampai Ardhito bisa kejerat kasus narkoba juga,” […]

  • KAWANAN Bandit Bongkar Rumah Warga di Sentajo Kuansing, Korban Rugi Seratusan Juta

    KAWANAN Bandit Bongkar Rumah Warga di Sentajo Kuansing, Korban Rugi Seratusan Juta

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KUANSING, detak24com – Polisi membekuk kawanan bandit yang beraksi di Jalan Dusun Pasongik Desa Muaro Sentajo, Sentajo Raya, Kuansing. Dalam kejadian itu, korban dirugikan hingga seratusan juta. Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, melalui Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Linter, Senin (11/12/23) mengatakan aksi pembongkaran rumah warga itu terjadi pada Ahad (03/12/23) sekira pukul 04.30 WIB. […]

  • Diseret ke Dapur-Korban Dihabisi Siang Hari, Pembunuhan Emak-emak Pemilik Warung di Dumai 

    Diseret ke Dapur-Korban Dihabisi Siang Hari, Pembunuhan Emak-emak Pemilik Warung di Dumai 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Emak-emak pemilik warung di Bukit Nenas Dumai dihabisi siang hari. Pelaku juga menyeret korban ke dapur dan menyayat urat nadi janda malang itu. Polres Dumai menggelar press release pembunuhan emak-emak pemilik warung di Bukit Nenas, Bukit Kapur. Tersangka terancam hukuman mati, Kamis (20/02/25). Baca juga : Terungkap Fakta Baru, Pembunuhan Emak-emak Pemilik […]

  • Polsek Mandau Respon Cepat Dugaan Peredaran Narkoba, Kapolres Bengkalis Terima Pengaduan Masyarakat Lewat WhatsApp Pribadi 

    Polsek Mandau Respon Cepat Dugaan Peredaran Narkoba, Kapolres Bengkalis Terima Pengaduan Masyarakat Lewat WhatsApp Pribadi 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar menindaklanjuti informasi yang ia terima melalui pesan WhatsApp pribadi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Guna memastikan informasi tersebut, Kapolres Bengkalis memerintahkan Kapolsek Mandau Kompol Primadona SIK untuk mengungkap dugaan tersebut. Dibawah arahan Kanit Reskrim AKP Irsanuddin SH, Tim Opsnal, bergerak […]

expand_less