Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Manajer Bank Pemerintah di Perawang Korupsi Rp 9,95 Miliar, Petani Ikut Terseret 

Manajer Bank Pemerintah di Perawang Korupsi Rp 9,95 Miliar, Petani Ikut Terseret 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Kejari Siak menahan lima tersangka korupsi penyimpangan pemberian kredit umum sebesar Rp 9,95 miliar kepada anggota Kelompok Tani MSKB di bank pemerintah unit Kecamatan Koto Gasib dan Lubuk Dalam.

Penetapan tersangka dilakukan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Siak setelah penyidik memastikan terpenuhinya dua alat bukti yang sah, Rabu (26/11/25).

Kelima tersangka masing-masing berinisial EM (Asisten Manajer Pembinaan Mikro/AMPM Bank Pemerintah Cabang Perawang Tahun 2022), WR (Ketua Kelompok Tani MSKB), WG (Sekretaris Kelompok Tani MSKB), S (Pengawas Kelompok Tani MSKB) dan DR (Ketua KUD BM). Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penyidik mengungkap modus yang digunakan para tersangka. Yakni, membentuk kelompok tani dengan tujuan memperoleh kredit untuk pembelian lahan.

Pengajuan kredit oleh WR, WG dan S sempat ditolak bank. “Oleh karena ditolak, mereka meminta bantuan tersangka EM. Sehingga, pihak bank menyetujui kredit tersebut,” kata Kasi Pidsus Kejari Siak, Juriko dirilis, Kamis (27/11/25).

Tersangka EM kemudian menunjuk KUD BM yang diketuai DR sebagai wadah penampung kelompok tani, agar kredit bisa dicairkan dengan imbalan tertentu.

Para pengurus kelompok tani selanjutnya merekrut 117 orang dari Siak dan Pelalawan untuk diajukan sebagai pemohon kredit.

Mereka dijanjikan akan mendapatkan lahan dalam empat tahun tanpa kewajiban membayar angsuran bulanan. Data para calon nasabah kemudian diserahkan ke pihak bank.

Namun, data tersebut tidak dapat diverifikasi karena banyak yang tidak memenuhi syarat. Seperti ketiadaan NPWP dan domisili di luar wilayah layanan.

Untuk meloloskan pengajuan, tersangka EM memanipulasi data dan menekan bawahan yang awalnya menolak permohonan tersebut. Sementara, agunan dan dokumen pendukung dibuat oleh pengurus kelompok tani meski tidak valid.

Kendati tidak layak, kredit tetap disetujui dan setiap nasabah menerima plafon sebesar Rp 125 juta. Akibat perbuatan para tersangka, terjadi kredit macet dan 87 nasabah masuk daftar hitam.

Auditor mencatat kerugian keuangan negara mencapai Rp 9.951.315.175.

Penyidik telah menahan kelima tersangka untuk 20 hari ke depan, dan masa penahanan dapat diperpanjang. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLRES Rohil Bekuk Warga Sumut Operator Hitachi dalam Hutan, Ini Kasusnya!

    POLRES Rohil Bekuk Warga Sumut Operator Hitachi dalam Hutan, Ini Kasusnya!

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    ROHIL, detak24com – Tim Ops Polres Rohil membekuk seorang operator eksavator Hitachi inisial Aden (40) dalam hutan Dusun Sekeladi Hulu, Kepenghuluan Sekeladi Kecamatan Tanah Putih. Tersangka merupakan warga Kampung Tengah III Desa Tanjung Loban Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumut. Polisi juga turut mengamankan dua alat berat jenis eksavator PC 210 warna oranye […]

  • INFO Cuaca Riau, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

    INFO Cuaca Riau, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sejumlah daerah di Riau bakal diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang, Selasa (14/03/23). Dikatakan Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Ahmad Agus, hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Potensi hujan bersifat tidak merata, hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Ahmad […]

  • Fantastis! Pengumpul Sumbangan Masyarakat Bergaji 250 Juta Perbulan

    Fantastis! Pengumpul Sumbangan Masyarakat Bergaji 250 Juta Perbulan

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    Jakarta, detak24.com – Presiden Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar membenarkan gaji petinggi ACT khususnya jabatan presiden mencapai Rp250 juta per bulan. Gaji dengan bilangan fantastis itu, kata Ibnu, diterapkan pada awal tahun 2021 lalu.  “Jadi kalau pertanyaan apa sempat berlaku (gaji Rp 250 juta), kami sempat memberlakukan di Januari 2021 l. Tapi tidak […]

  • MALING Jarah SPBU SM Amin Pekanbaru, Uang Rp 70 juta Lesap

    MALING Jarah SPBU SM Amin Pekanbaru, Uang Rp 70 juta Lesap

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dalam aksi bak koboi, QI alias Ibra (20) berhasil menjarah brangkas SPBU Jalan SM Amin Pekanbaru. Pelariannya terhenti ketika polisi berhasil mengendus jejak persembunyiannya. Informasi dirangkum di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (22/02/24), tersangka ditangkap polisi. pada Selasa (20/02/24) dini hari  Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana Putra melalui Kanit Jatanras, IPTU Renaldy […]

  • KEJADIAN Langka, Menteri Singapura Ditangkap Atas Kasus Korupsi

    KEJADIAN Langka, Menteri Singapura Ditangkap Atas Kasus Korupsi

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Singapura, detak24com – Menteri di Singapura terjerat kasus korupsi. Peristiwa ini adalah peristiwa langka di negeri tersebut. Pejabat yang terjerat kasus korupsi itu adalah Menteri Transportasi S Iswaran. Dia ditangkap pada 11 Juli 2023. “Kemudian dibebaskan dengan jaminan,” kata Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) dalam pernyataan seperti dilansir kantor berita AFP,  dirilis detak24com, Ahad (15/07/23). […]

  • Lebihi Target, Imigrasi Dumai Paparkan Realisasi Penerimaan hingga Triwulan III

    Lebihi Target, Imigrasi Dumai Paparkan Realisasi Penerimaan hingga Triwulan III

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kantor Imigrasi Dumai pecah rekor perihal realisasi PNPB hingga triwulan III 2025, yakni melebihi 6 miliar atau di atas 50 persen. Hingga Mei 2025, Kantor Imigrasi Kelas I Dumai sumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 6 miliar, dari target Rp 10 miliar untuk tahun 2025. Hal tersebut berdasarkan laporan yang diekspos […]

expand_less