Ketinggian Banjir di Pintu Air Capai 345 Cm, BPBD Jakarta Keluarkan Status Bahaya
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, detak24.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini dan meminta warga di bantaran sungai waspada banjir. Hal ini menyudul Pos Pantau Angke Hulu kini berstatus siaga satu atau bahaya.
Menurut Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, muka air di Pos Pantau Angke Hulu pada Sabtu (10/9) pukul 23.00 WIB sudah setinggi 345 cm dengan status bahaya.
Kronologi kenaikan muka air di Pos Pantau Angke Hulu dimulai dari pukul 18.00 WIB yang terpantau 220 cm (waspada/siaga 3).
Kemudian pada pukul 18.45 menjadi 260 cm (siaga/siaga 2), pukul 19.00 WIB 275 cm (siaga/siaga 2) dan pukul 20.00 WIB menjadi 320 cm (bahaya/siaga 1).
BPBD DKI Jakarta menyatakan antisipasi kurang lebih 3 jam ke depan air akan sampai di Pintu Air Cengkareng Drian.
Wilayah yang akan dilalui aliran sungai adalah Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Duri Kosambi, Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke, Kapuk, Kamal Muara dan Kapuk Muara.
Selain itu dilaporkan juga tinggi air muka pada pukul 23.00 WIB di Pos Pantau Pasar Ikan setinggi 220 cm dengan status siaga dan PA Marina 212 cm status Siaga.
Sementara di Pos Pantau Sunter Hulu tinggi air muka 165 cm dengan status waspada.(CNN)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











