Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Kenal di Facebook Rp 365 Juta Raib, Cewek Pekanbaru Tertipu Pemuda Nigeria 

Kenal di Facebook Rp 365 Juta Raib, Cewek Pekanbaru Tertipu Pemuda Nigeria 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Satreskrim Polresta Pekanbaru menangkap pria warna WNA Nigeria bernama Valentine Iheanacho (27), dalam kasus penipuan melalui Facebook.

Kasus ini berawal dari laporan seorang korban bernama Dian Fifiyanti (44), warga Pekanbaru yang mengalami kerugian hingga Rp 365 juta akibat modus penipuan melalui media sosial.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengungkapkan, kasus bermula saat korban berkenalan dengan seseorang melalui Facebook yang mengaku berasal dari Amerika Serikat. 

Pelaku menjanjikan akan mengirimkan uang sebesar 30.000 USD kepada korban. Namun, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu agar ATM yang dikirimkan dapat digunakan.

“Setelah bujuk rayu, korban mentransfer uang ke rekening BRI atas nama Anggi Ayu Putri dalam beberapa tahap hingga total mencapai Rp 365 juta,” ujar Kompol Bery Juana Putra, Rabu (19/02/25). 

Pengungkapan dan penangkapan kasus ini mulai terungkap setelah penangkapan terhadap dua orang yang diduga terlibat, yakni Putri Indah Sari dan Dina Asih. 

Dari pemeriksaan terhadap keduanya, diketahui bahwa uang hasil penipuan tersebut dikirimkan kepada seorang warga negara Nigeria bernama Valentine Iheanacho alias Nnaji alias Acolink, yang berdomisili di Gianyar, Bali.

“Tim kami segera berkoordinasi dengan Polres Gianyar dan berhasil mengamankan tersangka di sebuah kontrakan di Jalan Raya Mambal, Gianyar, Bali pada 12 Februari 2025,” cakap Kompol Bery.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan beberapa barang bukti, termasuk paspor atas nama Valentine Iheanacho.

Saat ini, polisi masih memburu seorang tersangka lainnya yang dikenal dengan nama Armani. Sosok ini diduga sebagai otak utama dalam jaringan penipuan tersebut.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap Armani, yang diketahui merupakan bos dari Dina Asih dan memiliki peran penting dalam kasus ini,” jelas Kasatreskrim.

Kasat menyebutkan, Polresta Pekanbaru terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan penipuan lintas negara yang melibatkan modus serupa, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIM SAR Pastikan 11 Korban Tewas dan Satu Hilang, Kapolda Tinjau Kecelakaan Evelyn Calisca di Inhil

    TIM SAR Pastikan 11 Korban Tewas dan Satu Hilang, Kapolda Tinjau Kecelakaan Evelyn Calisca di Inhil

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    INHIL, detak24com – Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal berangkat ke Inhil untuk mengetahui perkembangan penyelamatan dan pencarian korban kecelakaan speedboat Evelyn Calisca 01, Jumat (28/04/23) pagi. Kapal cepat itu terbalik di perairan Air Tawar perbatasan antara Kecamatan Kateman dan Pulau Burung, Kamis (27/4/2023) beberapa jam setelah berlayar dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Kapal bermuatan puluhan […]

  • Gegara Cabut Laporan KDRT, Warganet Serang Instagram Ayah Lesty Kejora

    Gegara Cabut Laporan KDRT, Warganet Serang Instagram Ayah Lesty Kejora

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    KASUS dugaan KDRT yang dilakukan oleh Rizky Billar terhadap istrinya Lesti Kejora sempat menghebohkan Indonesia. Namun, yang lebih menghebohkan lagi yaitu saat sang istri mencabut laporan kepolisian terkait kasus tersebut. Pendukung Lesti Kejora yang ikut menyuarakan keadilan bagi para korban KDRT kecewa dengan keputusannya dalam mencabut laporan ini. Terlebih, setelah mencabut laporan dan Rizky Billar bebas, Lesti seolah tidak peduli […]

  • KEMENKES Umumkan Indonesia KLB Polio, Temukan Kasus di Pidie Aceh

    KEMENKES Umumkan Indonesia KLB Polio, Temukan Kasus di Pidie Aceh

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    JAKARTA, detak24.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan satu kasus polio tipe 2 di Kabupaten Pidie, Aceh. Temuan kasus polio ini, menjadikan Pemerintah Indonesia menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) polio. Menurut Direktur Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, dasar penetapan status KLB karena Indonesia sudah mendapatkan sertifikat eradikasi atau sertifikat bebas polio pada 2014. […]

  • TAKUT Disidang, Oknum Polisi Kuansing Penghamil Pacar Melarikan Diri

    TAKUT Disidang, Oknum Polisi Kuansing Penghamil Pacar Melarikan Diri

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    KUANSING, detak24.com – Hingga kini, Tim Ops Polres Kuansing masih mencari oknum anggotanya yang tersangkut kasus asusila. Bripda MS kabur setelah mengetahui akan disidang kode etik. Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata mengatakan saat ini proses Bripda MS masih berlanjut di Polres Kuansing. Oknum polisi penghamil pacar tersebut akan disidang. “Masih menunggu proses pertimbangan ke […]

  • BANJIR JOHOR, Tiga Orang Tewas Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

    BANJIR JOHOR, Tiga Orang Tewas Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 29Komentar

    MALAYSIA, detak24.com – Hujan lebat yang terus menerus mengguyur Malaysia, menyebabkan banjir di selatan negara itu. Tercatat tiga orang tewas dan hampir 35 ribu lainnya dievakuasi akibat banjir Johor. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NADMA) Malaysia, 209 pusat bantuan telah dibuka untuk penanganan korban banjir Johor. Selain Johor, negara bagian Pahang, Negeri Sembilan, Melaka di […]

  • Luhut Bakal Bernasib Seperti Ade Armando, Jika Tak Diproses

    Luhut Bakal Bernasib Seperti Ade Armando, Jika Tak Diproses

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    JAKARTA, detak24.com -Aparat kepolisian seharusnya bisa segera memproses hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang diduga telah membuat kegaduhan atas klaim big data terkait wacana penundaan Pemilu 2024. Jika tidak, ditakutkan publik marah dan Luhut bernasib sama seperti Ade Armando. Begitu yang disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menanggapi sikap […]

expand_less