Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK PERIKSA Sekda Meranti dan 8 Saksi,  Lengkapi Berkas Muhammad Adil Dkk

KPK PERIKSA Sekda Meranti dan 8 Saksi,  Lengkapi Berkas Muhammad Adil Dkk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – KPK masih melanjutkan pemeriksaan para saksi untuk melengkapi berkas perkara Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil, dan kawan-kawan. Ada 9 orang saksi dimintai keterangannya, Senin (15/05/23).

Para saksi itu adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis (Sekdakab) Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto , Kepala Dinas PUPR, Fajar Triasmoko, sejumlah pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Setdakab, dan swasta.

Diketahui M Adil ditetapkan sebagai tersangka tiga kasus, yakni dugaan korupsi pemotongan anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), gratifikasi pengadaan jasa umrah, dan suap auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Riau.

Selain M Adil, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Fitria Nengsih dan M Fahmi Aressa selaku Pemeriksa Muda BPK Perwakilan Riau.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, 9 orang saksi dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik KPK di Mapolres Kepulauan Metanti.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Kabupaten Kepulauan Meranti Jalan Perumbi Alai Kelurahan Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau,” kata Ali Fikri.

Menurut Ali Fikri, saksi digali keterangannya terkait tindak pidana korupsi (TPK) yang melibatkan M Adil, Fitria Nengsih dan M Fahmi Aressa.

“Pemeriksaan saksi TPK pemotongan anggaran seolah-olah sebagai utang kepada penyelenggara negara atau yang mewakilinya tahun anggaran 2022 s/d 2023 dan TPK penerimaan fee jasa travel umroh dan dugaan korupsi pemberian suap pengondisian pemeriksaan keuangan tahun 2022 dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi, untuk tersangka MA dan kawan-kawan,” jelas Ali Fikri.

Ali Fikri merincikan 9 saksi yang diperiksa adalah Bambang Suprianto selaku Sekdakab Kepulauan Meranti, Syafrizalselaku Kabag Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko selaku Kepala Dinaa PUPR Pemkab Kepulauan Meranti, Tarmizi selaki Kabag Umum Setda Pemkab Kepulauan Meranti.

Selanjutnya, Dahlia Wati selaku PNS atau Bendahara Gaji BPKAD Pemkab Kepulauan Meranti, dan ASN masing-masing Ery Yoserizal, Dita Anggoro , Mardiansyah dan Findi Handoko selaku karyawan swasta.

Pada Kamis (11/5/2023) dan Jumat (12/5/2023), penyidik KPK telah memeriksa 23 orang saksi. Mereka merupakan bendahara dinas, bendahara Setdakab, asisten pribadi Bupati Kepulauan Meranti dan swasta.

KPK menetapkan M Adil, Fitria Nengsih dan M Fahmi Aressa sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan (OTT) di Kepulauan Meranti, Siak dan Pekanbaru pada Kamis (6/4/2023) malam. Ketiganya sudah ditahan untuk kelancaran proses penyidikan lebih lanjut.

M Adil dan Fitria Nengsih ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada gedung Merah Putih dan M Fahmi Aressa ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur. Masa penahanan tersangka juga sudah diperpanjang.

Sebelumnya Ali Fikri menyebut, M Adil diduga memerintahkan para kepala SKPD untuk melakukan setoran uang yang sumber anggarannya dari pemotongan uang persediaan (UP) dan ganti uang persediaan (GU).

“Masing-masing SKPD kemudian dikondisikan seolah-olah adalah utang pada MA. Besaran pemotongan UP dan GU ditentukan MA dengan kisaran 5 % sampai dengan 10 % untuk
setiap SKDP,” jelas Ali Fikri.

Selanjutnya setoran UP dan GU dalam bentuk uang tunai disetorkan kepada pada Fitria Nengsih yang menjabat Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, sekaligus orang kepercayaan Muhammad Adil.

“Setelah terkumpul, uang-uang setoran tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan MA diantaranya sebagai dana operasional kegiatan safari politik rencana pencalonan MA untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Riau di tahun 2024,” ungkap Ali Fikri.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan mati di Nerbit Kecil Dumai. (f : ist)

    Ribuan Ikan Mati di Nerbit Kecil Dumai, Diduga Akibat Limbah PT Ecooils Jaya Indonesia 

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Ribuan ekor ikan mati diduga akibat limbah perusahaan di bekas galian dan aliran air Sungai Nerbit Kecil, Dumai akhir-akhir ini jadi viral. Dirangkum dari berbagai sumber, ribuan ekor ikan mati tersebut diduga atas dampak limbah penimbunan residu hasil pengolahan PT Ecooils Jaya Indonesia. Dari foto yang didapat, tampak segerombol ikan terapung di […]

  • Peringati Hari Pohon Sedunia, Polsek Mandau Bersama Pramuka Saka Bhayangkara Lakukan Penghijauan

    Peringati Hari Pohon Sedunia, Polsek Mandau Bersama Pramuka Saka Bhayangkara Lakukan Penghijauan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Polsek Mandau bersama Pramuka Saka Bhayangkara, Selasa (11/11/25) melakukan gerakan penghijauan penanaman pohon secara serentak dalam rangka memperingati Hari Pohon Nasional di lahan Polsek Mandau. “Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Kapolda Riau kepada seluruh satker yang ada di Polda Riau dengan konsep Gerakan Tanam 21.000 pohon serentak yang puncaknya pada tanggal 21 […]

  • Nekat, Pasutri Muda Nyambi Dagang Sabu di Koto Damai Kampar

    Nekat, Pasutri Muda Nyambi Dagang Sabu di Koto Damai Kampar

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Pasutri warga Desa Koto Damai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah nekat jual sabu. Mereka ditangkap oleh Polsek Kampar Kiri Hilir, Sabtu (13/07/24). Selain berhasil menangkap pasutri ME (24) dan istrinya AN (23), Polsek Kampar Kiri Hilir pada hari yang sama juga meringkus dua terduga pelaku pengedar sabu lainnya berinisial RA (24) dan SU […]

  • DUH! Akses Jalan Amblas Akibat Abrasi di Pinggir Laut Bengkalis

    DUH! Akses Jalan Amblas Akibat Abrasi di Pinggir Laut Bengkalis

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Kuatnya gelombang laut Selat Malaka menyebabkan abrasi dan jalanan amblas di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Kejadian hari Minggu kemarin, pagi-pagi sudah abrasi. Kemungkinan kena hujan malam. Abrasi tanahnya jadi bongkahan-bongkahan,” ujar Sekretaris Desa Simpang Ayam Aldian Hadi, Senin (12/12/22). Hadi mengatakan, jalan aspal […]

  • Korupsi Dana PI, Kuasa Hukum PT SPRH Divonis Penjara 12 Tahun 

    Korupsi Dana PI, Kuasa Hukum PT SPRH Divonis Penjara 12 Tahun 

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Kuasa Hukum PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) Zulkifli, divonis penjara 12 tahun. Dia terbukti korupsi dana participating interest (PI) 10 persen dari PHR yang merugikan keuangan negara Rp 64,221 miliar. Vonis tersebut dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru diketuai Jonson Parancis dalam sidang yang digelar pada, Kamis (10/09/26) petang. Zulkifli bersalah […]

  • ASTAGA! Bocil 13 Tahun di Kampar Terpaksa Jadi Ibu, Pacarnya Ditangkap

    ASTAGA! Bocil 13 Tahun di Kampar Terpaksa Jadi Ibu, Pacarnya Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seorang anak sebut saja Bunga (13) di Siak Hulu, Kampar terpaksa jadi ibu gegara dicabuli pacarnya DI (17) yang juga masih remaja. Bunga disetubuhi oleh pacarnya DI warga Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Akibatnya, korban mengandung hingga melahirkan. Ia terpaksa menjadi ibu di usianya yang masih anak-anak. Polsek Siak Hulu berhasil meringkus […]

expand_less