Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » KEJATI Riau Tahan Jaksa SH dan Polisi BA, Laki Bini Tersangka Suap Perkara Narkoba

KEJATI Riau Tahan Jaksa SH dan Polisi BA, Laki Bini Tersangka Suap Perkara Narkoba

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kejati Riau tahan jaksa SH dan suaminya BA, oknum Polres Bengkalis terkait suap kasus narkoba, Senin (20/11/23) malam.

SH pernah menjabat sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis. Ia menerima suap dari terdakwa narkotika, Fauzan Afriansyah alias Vincent alias Dodo alias Doni. Uang suap itu diberikan melalui Bripka BA, suami SH.

Sebelum ditahan, SH dan BA terlebih dahulu diperiksa sebagai saksi mulai pukul 15.00 WIB. Setelah itu, tim jaksa penyidik melakukan ekspos atau gelar perkara dan berkesimpulan ada tindak pidana korupsi yang dilakukan keduanya dan bukti cukup berdasarkan Pasal 184 ayat (1) KUHAP.

“Telah terpenuhinya dua alat bukti yang cukup dalam dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan jabatan atau penerima hadiah atau sesuatu atau janji oleh penyelenggara negara atau pegawai negeri terkait penanganan perkara tindak pidana narkotika atas nama Terdakwa Fauzan Afriansyah,” ujar Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto.

Selanjutnya, tim jaksa penyidik menetapkan SH dan BA sebagai tersangka. Untuk kelancaran proses penyidikan, kedua tersangka ditahan.BA dijebloskan ke Rutan Polda Riau sedangkan SH menjadi tahanan rumah.

“Sebelum ditahan, terhadap tersangka BA dan tersangka SH setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Keduanya dinyatakan sehat,” jelas Bambang.

Penahanan tersebut merujuk Pasal 21 ayat 1 dan ayat 4 KUHAP. Alasan subyektif yakni pada kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau akan melakukan tindak pidana lagi. Secara objektif ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

“Tersangka BA dilakukan penahanan di Rutan Polda Riau selama 20 hari ke depan dan tersangka SH dilakukan penahanan rumah selama 20 hari ke depan,” tutur Bambang.

Penahanan rumah terhadap SH dilakukan atas pertimbangan adanya permohonan dari pihak keluarga, tersangka dalam kondisi hamil dan masih memiliki anak berusia 4 tahun.

Tersangka BA dan SH disangkakan melanggar Pasal Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 atau Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang (UU) RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Sebelumnya, Kejati Riau telah menetapkan perantara suap berinisial K sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Kelas I Pekanbaru. K disinyalir sebagai perantara pengiriman uang kepada BA sebesar Rp299,9 juta untuk penanganan kasus narkotika yang melibatkan Fauzan Afriansyah.

Fauzan Afriansyah merupakan pesakitan kasus narkotika yang perkaranya ditangani oleh jaksa SH, saat perkara bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, K terlebih dahulu dijemput paksa oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jalan Siun I, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/10/2023) sekitar pukul 16.40 WIB. Selain K, juga diamankan istrinya, M (45).

Setelah diamankan, K dibawa ke Kejari Jakarta Selatan untuk proses pemeriksaan. K sempat ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hingga akhirnya dibawa ke Pekanbaru.

Kasus dugaan korupsi oleh jaksa SH berawal dari laporan yang menyebutkan adanya permintaan uang miliaran rupiah terhadap terdakwa narkotika pada Mei 2023 lalu. SH disebut ikut menerima karena dia menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sejak kabar itu mencuat, SH langsung dipindahtugaskan ke Bagian Pembinaan Kejati Riau. Ia pun kemudian dibebastugaskan untuk kelancaran proses pemeriksaan di Bidang Pengawasan Kejati Riau.

Hasil pemeriksaan di Bidang Pengawasan dikirim ke Jaksa Agung Muda (JAM) Pengawasan Kejaksaan Agung. Berdasarkan hasil itu, SH terancam sejumlah sanksi dan direkomendasikan untuk dilakukan pemecatan. SH turut terancam dijerat pidana karena diduga terlibat korupsi, dikutip dari CAKAPLAH. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Temuan Puntung Rokok dalam Menu MBG di Duri, Ini Tanggap Korwil SPPG

    Soal Temuan Puntung Rokok dalam Menu MBG di Duri, Ini Tanggap Korwil SPPG

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Korwil SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Bengkalis merespon cepat dan tanggap terkait dengan keluhan pada isi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kami telah langsung melaksanakan mediasi antara pihak sekolah dan wali murid untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Korwil SPPG Kabupaten Bengkalis,” Firman Sinaga, Senin (02/02/26). Menurutnya, mediasi tersebut berjalan […]

  • ARISAN IKPS Duri, Haji Effendi RSIMA Santuni 10 Anak Yatim 

    ARISAN IKPS Duri, Haji Effendi RSIMA Santuni 10 Anak Yatim 

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 17Komentar

    DURI, detak24.com – IKPS Duri (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan)  melaksanakan arisan ke 10 di kantor Travel RSIMA, Jalan Al Jauhar Asrama Tribrata, Kelurahan Pematang Pudu, Sabtu (11/03/22) siang  Arisan kali ini juga dalam rangka tarhib menyambut bulan suci Ramadan 1444 H yang akan jatuh pada 23 Maret 2023 dan saling bermaaf-maafan. Tausiah agama arisan IKPS […]

  • Merangkak Naik, Harga TBS Sawit Riau Tembus Rp 3.492,07 per Kilogram

    Merangkak Naik, Harga TBS Sawit Riau Tembus Rp 3.492,07 per Kilogram

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Harga TBS sawit Riau mitra plasma maupun mitra swadaya periode 12 sampai 18 Februari 2025 mengalami kenaikan. Hal ini disampaikan Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Disbun Riau, Defris Hatmaja, Selasa (11/02/25). Utuk mitra plasma, kata Defris, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pada hari ini telah melaksanakan rapat penetapan harga. Berdasarkan […]

  • Gegara Terpegang Anu Bocah 8 Tahun, Pria Paruhbaya Meringkuk di Sel Mapolsek Pangkalan Kuras 

    Gegara Terpegang Anu Bocah 8 Tahun, Pria Paruhbaya Meringkuk di Sel Mapolsek Pangkalan Kuras 

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKALAN KURAS, detak24com – Polsek Pangkalan Kuras mencokok pria paruhbaya inisial JMS (53), karena melakukan perbuatan cabul terhadap bocah 8 tahun. JMS dilaporkan R warga Pangkalan Kuras ibu kandung korban dengan nomor Laporan Polisi No : LP / B / 85 / XI / 2025 / SPKT / Polsek Pangkalan Kuras / Polres Pelalawan / […]

  • SERING Dimarahi dan Gaji Acap Telat, Buruh di Inhu Bunuh Majikan

    SERING Dimarahi dan Gaji Acap Telat, Buruh di Inhu Bunuh Majikan

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    INHU, detak24com – Berakhir sudah pelarian MI (27), pelaku pembunuhan terhadap majikannya di Seberida beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Agung Rama Setiawan mengatakan, Selasa (02/05/23) mengatakan, pelaku ditangkap di rumah kontrakan Perumahan Witayu, Jalan Palas, Pekanbaru pada Jumat (28/04/23). Ia menceritakan, awal mula kejadian pada Rabu (15/4/2023) antara pelaku MI dengan korban […]

  • Ratusan Kader PPP Demo di Kantor DPW Riau, Ini Sebabnya!

    Ratusan Kader PPP Demo di Kantor DPW Riau, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kantor DPW PPP Riau di Jalan Manggis, RW 04, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru tiba-tiba dipenuhi ratusan kader dari berbagai daerah, Kamis (12/06/25). Mereka bukan hendak rapat atau pertemuan, melainkan berunjukrasa. Ratusan kader mengatasnamakan aliansi kader tegakkan marwah PPP se-Riau menggelar aksi di depan kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Riau. […]

expand_less