Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ISAK TANGIS Campur Luapan Amarah Mantan Anak Buah ke Ferdy Sambo, Berita Sidang Terkini

ISAK TANGIS Campur Luapan Amarah Mantan Anak Buah ke Ferdy Sambo, Berita Sidang Terkini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Mantan anak buah Ferdy Sambo menangis dan meluapkan amarahnya di persidangan. Mereka merasa dibohongi hingga terkena apes dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Setidaknya, ada dua mantan anak buah Sambo yang menangis di sidang karena merasa dibohongi. Mereka ialah Kombes Susanto Haris dan Chuck Putranto. Selain itu, ada pula AKP Irfan Widyanto yang sempat terdiam dan menahan amarahnya ke Sambo.

Berikut deretan eks anak buah yang merasa kecewa lantaran dibohongi Sambo soal pembunuhan Yosua:

Kombes Susanto Menangis

Kombes Susanto yang merupakan mantan Kepala Bagian Penegakan Hukum Provos Polri di Divpropam Polri menangis di ruang sidang. Susanto sendiri lebih senior daripada Sambo jika diukur dari masa kerja.

Susanto meluapkan amarah dan tangisannya ketika sesi tanya jawabnya dengan majelis hakim di persidangan Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, PN Jaksel, Selasa (6/12/2022).

Mulanya, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso bertanya apakah Susanto turut dipatsus dan disidang kode etik terkait kasus ini. Susanto membenarkan itu.

“Saudara ikut dipatsus?” tanya hakim.

“Ikut,” kata Susanto.

“Ikut disidang kode etik?” tanya hakim.

“Ikut, yang mulia,” kata Susanto.

Susanto menyebut hukuman yang diterimanya ialah dipatsus 29 hari dan didemosi 3 tahun. Susanto menyampaikan itu dengan suara bergetar.

“Patsus 29 hari dan demosi 3 tahun,” kata Susanto.

“Saudara tidak dijadikan tersangka dalam terdakwa dalam perkara ini?” tanya hakim.

“Siap, tidak,” jawab Susanto.

Susanto mengaku kecewa, marah, dan kesal karena tak menyangka Ferdy Sambo yang merupakan seorang jenderal tega membohongi dirinya. Dengan suara bergetar, Susanto mengatakan Sambo telah menghancurkan kariernya yang dibangun puluhan tahun.

“Bagaimana perasaan Saudara?” tanya hakim.

Kecewa, kesal, marah, jenderal kok bohong, jenderal kok tega menghancurkan karier, 30 tahun saya mengabdi hancur di titik nadi terendah pengabdian saya, belum yang lain-lain, anggota-anggota hebat Polda Metro Jaksel Pak, bayangkan kami Kabag Gakkum yang biasa memeriksa polisi yang nakal kami diperiksa,” kata Susanto.

Susanto mengatakan Sambo seakan-akan tidak menghormatinya kala itu, padahal Sambo selalu memegang petuah menghormati senior. Hal itu, kata Susanto, terjadi ketika dia diperintah untuk mengamankan barang bukti berupa senjata untuk menembak Yosua di rumah Duren Tiga. Susanto menyebut Sambo memberi perintah dengan nada tinggi.

“Kemudian setelah setelah jam 4 Pak Ferdy ‘Pak Kabag bawa barang bukti itu jadikan satu dengan senjata Pak’, kalau senior Pak Ferdy di beberapa kesempatan Pak FS selalu bilang ‘selama langkah karir tidak terbit dari utara dan air laut masih asin, senior tetap senior’,” kata Susanto.

“Jadi kemarin ngomongnya sudah ngegas, akhirnya saya antar juga ke Agus Patria setelah kami mengantar jenazah. Kemudian kami menyerahkan barang bukti ke Paminal. Saat itu saya dipanggil FS kesal,” sambung Susanto.

Susanto mengaku kesal lantaran dirinya belum pernah dibentak oleh Sambo. Kata Susanto, selama ini, Sambo selalu memberikan perintah dengan suara yang halus.

“Kenapa kesal?” tanya hakim

“Ya kesal. Biasanya kalau perintahkan biasanya halus ‘Bang tolong Bang bantu’ waktu antar barang bukti jenazah itu ‘Pak Kabag segera itu antar’,” kata Susanto sambil menirukan nada tinggi suara Sambo.

Sambo pun meminta maaf kepada Susanto. Sambo mengatakan dia tidak pernah tidak menghormati senior.

“Saya ingin tanggapi Bang Santo, saya minta maaf, saya tidak pernah tidak hormati senior,” kata Ferdy Sambo saat menanggapi kesaksian Santo dalam sidang.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kecelakaan truk maut di Bekas. F : CNN

      Innalilahi! Tujuh Murid SD Tewas dalam Insiden Trailer Maut, Total 10 Orang Meninggal

      • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Jakarta, detak24.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Rabu (31/8). Sebanyak 10 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa itu. Tujuh diantaranya murid SD.       Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi.coo, kecelakaan itu terlihat melibatkan truk di depan SDN Kota […]

    • Olimpiade Paris2024, Rizki Juniansyah Sabet Emas dari Angkat Besi

      Olimpiade Paris2024, Rizki Juniansyah Sabet Emas dari Angkat Besi

      • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PARIS, detak24com – Atlet Rizki Juniansyah menyabet medali emas untuk Indonesia dari angkat besi kelas 73 kilogram (kg) putra, pada Olimpiade Paris2024, Jumat (09/08/24) dini hari WIB, Ini menjadi medali emas kedua bagi Indonesia setelah beberapa jam sebelumnya Veddriq Leonardo juga meraih emas dari panjat tebing nomor speed putra. Bertanding di Paris Expo Porte de […]

    • Penangkapan Narkoba Terbaru, Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Desa Simalinyang Kampar Kiri 

      Penangkapan Narkoba Terbaru, Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Desa Simalinyang Kampar Kiri 

      • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Polisi meringkus seorang pria inisial SA (29) di Desa Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Dari tangan pelaku, disita 15 paket sabu 2,99 gram. Menurut Kasat Narkoba Polres Kampar, AKP Era Maifo penangkapan tersangka terkat informasi dari masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Benar pelaku ditangkap berkat laporan masyarakat, […]

    • SEMPENA Nyepi, Tiga WNA Malaysia Dapat Remisi di Riau

      SEMPENA Nyepi, Tiga WNA Malaysia Dapat Remisi di Riau

      • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Kemenkum HAM wilayah Riau memberikan remisi Nyepi 2024 untuk lima napi. Tiga orang diantaranya WNA Malaysia dapat keringanan hukuman. Lima orang narapidana beragama Hindu mendapat remisi khusus (RK) atau pemotongan masa hukuman saat merayakan Hari Raya Nyepi, Senin (11/03/24). Remisi ini diberikan pada narapidana yang telah memenuhi syarat. Pemberian remisi untuk Riau […]

    • Ada Jejak Harimau di Lokasi Karhutla Kabupaten Pelalawan

      Ada Jejak Harimau di Lokasi Karhutla Kabupaten Pelalawan

      • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PELALAWAN, detak24com – Polisi temukan jejak harimau sumatera saat padamkan karhutla di areal PT Permata Hijau Indonesia (PHI), Desa Pangkalan Gondai Kabupaten Pelalawan. Luas lahan terbakar di kawasan itu mencapai 20 hektare. Jejak kaki satwa dilindungi itu ditemukan saat tim Polres Pelalawan dan Polsek Langgam, TNI dan Manggala Agni menelusuri lokasi lahan terbakar. Kapolsek Langgam […]

    • ANGIN Kencang Landa Pekanbaru, Traffic Light Rusak, Kanopi dan Plang Toko Beterbangan

      ANGIN Kencang Landa Pekanbaru, Traffic Light Rusak, Kanopi dan Plang Toko Beterbangan

      • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Arus lalu lintas di simpang Mal SKA maupun Living World Pekanbaru terjadi kepadatan kendaraan akibat lampu merah ataupun traffic light mati, Selasa (8/8/2023). Lampu lalulintas itu tak berfungsi seperti biasanya usai guyuran hujan disertai angin kencang sore tadi. Mengetahui hal tersebut, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Birgitta Atvina Wijayanti dengan membawa beberapa […]

    expand_less