Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Imigrasi Siak Riau Tahan 5 WNA Filipina, Masuk Secara Ilegal

Imigrasi Siak Riau Tahan 5 WNA Filipina, Masuk Secara Ilegal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Siak mengamankan lima Warna Negara Asing (WNA) Singapura yang masuk ke Indonesia tanpa izin.

Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd Jahari Sitepu melalui Kepala Kanim Kelas II TPI Siak, Yanto, Kamis (17/3/2022) saat menggelar konfrensi pers di Siak.

Yanto mengatakan, kelimanya masing-masing berinisial CDM, ETR, QJB, NEMM, JPQ masuk ke wilayah Indonesia melalui pelabuhan rakyat di Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit.

“Kelimanya masuk ke Indonesia tidak melalui TPI yang sudah ditentukan. Melainkan dari Tanjung Buton, Sungai Apit, Riau,” jelas Yanto.

Lanjut Yanto, kelimanya diamankan melalui operasi Satgas COVID-19. Kemudian, saat diperiksa mereka tidak bisa memperlihatkan sertifikat vaksin, pada Rabu (19/1/2022) lalu.

Sementara itu, kelimanya mengatakan, niatnya mau pulang ke Filipina lewat jalur udara di Indonesia. Sebelumnya, mereka itu pekerja di kapal tanker berbendera Yunani dan diturunkan di laut lepas perbatasan antara Batam dan Singapura.

“Kelima WNA Filipina tersebut rata-rata berusia 40 tahunan. Awalnya terjaring razia Satuan Tugas COVID-19 Kecamatan Sungai Apit pada 19 Januari kemarin,” ungkap Yanto.

Saat terkena razia Satgas COVID-19, mereka hanya menunjukkan paspor berkebangsaan Filipina yang tidak ada izin atau cap masuk ke Indonesia. “Setelah diamankan penyerahan Satgas COVID-19 ke kita dilakukan pada 28 Januari setelah mereka menjalani karantina,” ujar Yanto.

Yanto menjelaskan, kelima WNA itu diketahui mengaku sampai ke pelabuhan Rakyat Tanjung Buton dengan menyewa speedboat. Sedangkan, saat tim Imigrasi turun ke lokasi tidak ditemukan keberadaan speedboat yang mereka gunakan.

Menurut Yanto, atas pelanggaran yang dilakukan kelima WNA tersebut, mereka dijerat pasal 113 Undang-Undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Yakni, setiap orang keluar masuk wilayah Indonesia tidak melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi akan dipidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau denda Rp100 juta.

Yanto mengatakan, setelah proses nya selesai di Imigrasi Siak. Dalam waktu dekat mereka akan diserahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak untuk proses penetapan hukuman.

“Prosesnya biasanya mereka akan menjalani hukuman. Kemudian setelah dinyatakan bebas. Tindakan selanjutnya mereka akan langsung dideportasi ke negara asalnya,” tutup Yanto.(riaulink)
//

Empat Warga Meranti Diserang Lebah, 1 Orang Hilang

MERANTI, detak24.com – Sebanyak 4 orang pekerja di Kecamatan Tebingtinggi Timur saat membuka jalan baru ‘diserang’ oleh lebah (Tawon). Akibat kejadian itu, satu warga Desa Lukun Hilang.

Berdasarkan informasi dari pesan WhatsApp salah satu grup yang dikirim oleh rekan media, Kklau Muhlis (50) warga Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur yang merupakan seorang buruh hilang.

“Benar ada Informasi warga Desa Lukun hilang, dan saat ini kami telah menerjunkan personil untuk melakukan Pencarian di lokasi,” kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, Kamis (17/03/2022) siang.

Buruh tebang atau golek batang sagu ini hilang di kebun sagu Sungai Jogeh, Desa Sungaitohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Muhlis hilang sejak Rabu 16 Maret 2022, sekitar pukul 13:00 WIB.

Kronologis singkat yang Wartawan terima, yang mana 4 orang pekerja termasuk Mukhlis sedang membuat jalan golek tual sagu. Tiba tiba mereka diserang oleh lebah, maka semuanya lari berpencar menyelamatkan diri ke dalam semak belukar.

“Tiga orang pekerja kembali ke bedeng, sedangkan Mukhlis hingga malam hari belum kembali. Hingga pada Rabu malam teman-teman pekerja lainnya melakukan pencarian,” ujar Efendi, rekan korban.(riaulink)

Editor : kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (12)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • GADING MARTEN Mualaf dan Nikahi Luna Maya? Simak Faktanya

      GADING MARTEN Mualaf dan Nikahi Luna Maya? Simak Faktanya

      • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      ARTIS Luna Maya dan Gading Marten diisukan memiliki kedekatan yang spesial. Bahkan isu tersebut sampai berbuntut ke isu Gading Marten pindah agama. Isu ini muncul karena video yang diunggah oleh akun Youtube Forum Selebritis pada 28 Desember 2022. Video itu diberi narasi ‘HARI INI || PENUH BAHAGIA SANG AYAH SETELAH GADING MARTEN RESMI MEMELUK ISLAM […]

    • PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Wabup Asmar Pastikan Gaji Insentif dan THR Cair

      PASCA KPK OTT Bupati Kepulauan Meranti, Wabup Asmar Pastikan Gaji Insentif dan THR Cair

      • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      MERANTI, detak24com – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Kepulauan Meranti mengeluh tidak dicairkannya alokasi Anggaran Dana Desa (ADD). Tidak dicairkannya anggaran tersebut, berimbas pada tersendatnya penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat, serta operasional kegiatan kerja pemerintah desa di kabupaten termuda di Riau itu. Sejumlah kepala desa pun mengancam akan menutup kantor desa. Ancaman ini […]

    • Jatuh Saat Mandi, Kakek 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Salo Kampar 

      Jatuh Saat Mandi, Kakek 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Salo Kampar 

      • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Tim SAR menemukan Maksum (62), seorang kakek yang jatuh saat mandi di Jembatan Merah Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kampar.  Informasi dirangkum, Ahad (29/12/24) korban ditemukan setelah tiga hari pencarian intensif, dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (26/12/24). Lokasi penemuannya sekitar 15 kilometer dari tempat ia jatuh. Baca juga : Hendak Mandi, […]

    • OP Pasar Murah Pemko Dumai Lengang

      OP Pasar Murah Pemko Dumai Lengang

      • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      DUMAI (DETAK24.COM) – Entah daya beli masyarakat rendah pasca pandemi covid-19 atau memang kurang sosialisasi, Operasi Pasar (OP) pasar murah yang digelar Pemko Dumai lengang. Padahal, kenaikan harga bahan pokok (Sembako) di kota panta Timur Sumatera itu cukup tinggi. Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Bulog dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Dumai serta perusahaan menggelar […]

    • Info Haji : Tiba di Batam, 449 Jemaah Inhil Pulang Lewat Perairan

      Info Haji : Tiba di Batam, 449 Jemaah Inhil Pulang Lewat Perairan

      • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      Inhil, detak24com – Jemaah haji Provinsi Riau tergabung dalam Kloter BTH – 04 tiba di Tanah Air, langsung dipulangkan ke Inhil melalui perairan, Rabu (26/06/24). Jemaah haji asal Inhil sampai di Batam Rabu, (26/06/24) pukul 06.30 WIB pagi. Dsambut langsung Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Riau, H Muliardi didampingi Kabag Tata Usaha Kemenag Kepulauan Riau […]

    • Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

      Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

      • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      DUMAI, detak24com – Hasil audit BPK terhadap penggunaan APBD Dumai Tahun 2024 sangat mencengangkan. Hampir seluruh OPD, kontraktor, konsultan hingga person pejabat melakukan penyimpangan anggaran. BPK menemukan beberapa kejanggalan dan penyimpangan dalam penggunaan APBD Dumai 2024, yang merugikan keuangan daerah. Temuan itu menyasar hampir secara keseluruhan, Dinas, Badan, RSUD dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. […]

    expand_less