Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Harimau Pemangsa Sapi Warga di Pelalawan Terekam Kamera, Ini Wujudnya!

Harimau Pemangsa Sapi Warga di Pelalawan Terekam Kamera, Ini Wujudnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Seekor harimau diduga pemangsa sapi warga di Teluk Meranti, Pelalawan terekam kamera BBKSDA. Ternyata, hewan buas tersebut bernama Sampale yang telah teridentifikasi petugas sebelumnya.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau masih terus menangani kasus kematian sapi milik warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, yang diduga kuat akibat serangan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) pada 30 Juni lalu.

Sapi dewasa berwarna coklat tersebut ditemukan mati dengan bekas gigitan dan cakaran, serta sebagian dagingnya telah dimakan oleh harimau.

Peristiwa ini segera dilaporkan oleh aparat desa dan pihak berwenang lainnya kepada petugas BBKSDA Riau.

Kebetulan, personel BBKSDA saat itu tengah berada di area Hutan Tanaman Industri (HTI) milik sebuah perusahaan di Kecamatan Merawang, mengurusi kasus penyerangan harimau sumatera yang menyebabkan kematian seorang pekerja bernama Hadito (23) pada minggu sebelumnya.

Tim Penyelamat Satwa BBKSDA Riau, melalui Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah I Resort Kerumutan Utara, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya mitigasi.

“Kami sudah memasang camera trap dan box trap di lokasi,” kata Kepala BBKSDA Riau, Supartono pada Ahad (06/07/25).

Kamera ditempatkan di dekat lokasi penyerangan sapi oleh harimau. Sementara itu, box trap atau perangkap kotak juga dipasang di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan umpan untuk memancing harimau masuk ke dalam perangkap.

Dari rekaman kamera, terlihat satwa liar tersebut sempat mendekati perangkap berumpan, namun menolak masuk ke dalam kerangkeng besi yang telah ditutupi daun-daun.

“Sampai hari ini, harimau sumatera itu belum tertangkap. Dia mendekat (ke perangkap) tapi tidak mau masuk,” tambahnya.

Individu harimau sumatera yang terekam kamera trap telah teridentifikasi sebagai Sampale, yang sebelumnya memang sudah beberapa kali terlihat di area tersebut.

Lokasi kejadian merupakan area permukiman, dan sapi yang menjadi korban adalah hewan liar yang tidak dikandangkan oleh pemiliknya, sehingga rentan menjadi sasaran satwa liar, termasuk harimau sumatera, demikian dilansir dari Tribun Pekanbaru. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • LINTAS Riau – Sumbar Longsor, Arus Lalulintas Buka Tutup

    LINTAS Riau – Sumbar Longsor, Arus Lalulintas Buka Tutup

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KAMPAR, detak24com – Jalan lintas Sumatera Barat (Sumbar) – Riau putus total akibat longsor di Kabupaten Kampar sejak pukul pukul 03.00 WIB, Selasa (21/3/2023). Informasi yang dirangkum CAKAPLAH.com  dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, longsor terjadi di Kilometer 81, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Material longsor berupa tanah dan bebatuan, memenuhi serta menutup badan […]

  • TRAGEDI Kanjuruhan, MA Jatuhkan Vonis Penjara Dua Perwira Polres Malang

    TRAGEDI Kanjuruhan, MA Jatuhkan Vonis Penjara Dua Perwira Polres Malang

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    JAKARTA, detak24com – Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis penjara 2,5 tahun kepada Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto serta hukuman 2 tahun kepada Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi dan 2,5 tahun. Mereka awalnya divonis bebas dalam tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan lebih dari 100 orang tewas. “Menyatakan terdakwa Wahyu Setyo Pranoto […]

  • Spanduk Lawan Raja yang Zholim Muncul di Medan

    Spanduk Lawan Raja yang Zholim Muncul di Medan

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN, detak24com – Sebuah spanduk bertuliskan ‘Lawan Raja Jawa Yang Zholim’ sempat bertengger di Jalan SM Raja Medan serta di kawasan Istana Maimun. Dikutip, Sabtu (24/08/24), selain bertuliskan Lawan Raja Jawa yang Zholim, ada beberapa spanduk yang tersebar di Kota Medan. Yakni, ada ‘Kami Menolak Untuk Tidak Bersuara’ di Jalan Amaliun Medan. Namun, beberapa spanduk […]

  • CEK Fakta! Lautan Manusia Sambut Anies Baswedan di Bandung, Benarkah?

    CEK Fakta! Lautan Manusia Sambut Anies Baswedan di Bandung, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    BEREDAR video viral klaim lautan manusia di Bandung, Jawa Barat (Jabar) menyambut capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan hingga jalanan macet total. Klaim lautan manusia di Bandung antusias sambut Anies Baswedan beredar melalui video yang unggah kanal Youtube POLITIK INDONESIA. “INI BARU MANT4P !!! L4UT4N M4NU51A DI B4NDUN9 ANTU51AS SAMBUT AN1E5 || TERKINI” tulis narasi unggahan kanal YouTube tersebut. Video […]

  • Prabowo Putuskan Empat Pulau Dikembalikan ke Aceh 

    Prabowo Putuskan Empat Pulau Dikembalikan ke Aceh 

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan empat pulau jadi polemik antara Aceh dan Sumatera Utara untuk menjadi wilayah administrasi Provinsi Aceh. “Telah mengambil keputusan bahwa keempat pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek, secara administratif berdasarkan dokumen pemerintah adalah masuk wilayah administratif provinsi Aceh,” kata […]

  • Bocil Iseng Belanja Online Tak Sanggup Bayar, Viral di Medsos

    Bocil Iseng Belanja Online Tak Sanggup Bayar, Viral di Medsos

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    ADA saja kelaku bocah cilik (bocil) satu ini. Keisengannya belanja online sistem cash on delivery alias COD, dapat sanksi tegas dari pengantar barang. Ia dipaksa mengatakan ‘tidak akan belanja online lagi’ seraya direkam si kurir. Drama belanja online dengan metode pembayaran sangat sering meramaikan media sosial akhir-akhir ini. Kebanyakan menggambarkan momen saat pembeli menolak menerima, […]

expand_less