Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Hanyut Saat Mancing, Warga Desa Bantar Kepulauan Meranti Ditemukan Tak Bernyawa

Hanyut Saat Mancing, Warga Desa Bantar Kepulauan Meranti Ditemukan Tak Bernyawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Seorang pemuda bernama Syahdani Ikram (21), warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus saat memancing, Rabu (24/09/25).

Saat itu, korban bersama temannya Ramli (30) pergi memancing dekat batu geronjong (batu pemecah gelombang) sekitar pukul 07.00 WIB pagi di Pantai Tanjung Motong yang berjarak 100 meter dari bibir pantai saat air surut.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB, air sudah mulai pasang, korban pun mengajak temannya untuk kembali ke bibir pantai. Namun saat berenang menuju bibir pantai, korban terbawa arus dan tenggelam.

Kemudian kawannya mencoba untuk menyelamatkan korban dengan gabus. Namun korban tenggelam dan sudah tidak ditemukan. Ia lalu minta pertolongan pada masyarakat sekitar pantai Tanjung Motong.

Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB petang, setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh Tim SAR yang melibatkan Polair Kepulauan Meranti, TNI Angkatan Laut Posal Selatpanjang, Basarnas, BPBD, Polairud, Polsek Rangsang Barat, dan masyarakat.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Ahmad Fauzi Menara membenarkan adanya peristiwa pemuda tenggelam tersebut.

“Hilangnya warga akibat hanyut terbawa arus dikarenakan air pasang laut diduga korban kelelahan saat mencoba berenang ke tepian pantai,” ungkapnya.

Menurutnya Kapolsek, korban tidak dapat ditolong oleh temannya dikarenakan arus laut yang kuat akibat air pasang, sehingga korban tenggelam terbawa arus.

“Penemuan korban tenggelam dikarenakan laut sudah mulai surut, sehingga arus tidak kuat dan korban mengambang di atas permukaan laut,” ucapnya.

Lanjutnya, saat ini korban sudah berada di rumah duka dan akan dikebumikan. Pihak keluarga menolak untuk diautopsi dan sudah menerima musibah tersebut dengan ikhlas tanpa ada tuntutan di kemudian hari.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” harap dia, dikutip dari goriau. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolase foto rapat Forum LLAJR Riau di Ditlantas Polda Riau. F : IST

    SUKSESKAN Program Bulan Tertib Helm, Dirlantas Polda Riau Pimpin Rapat Forum LLAJ 

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Sempena Bulan Tertib Helm, Direktorat lalu lintas (Dirlantas) Polda Riau menggelar rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) . Rapat koordinasi Forum LLAJ yang bertempat di aula rapat Lantai 2 Mako Ditlantas Polda Riau dipimpin langsung Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH didampingi Wadirlantas AKBP Nurhadi […]

  • A volcano is erupted again in Japan

    A volcano is erupted again in Japan

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Odio ac neque fermentum morbi. Aenean lectus eu, arcu, turpis. In massa eget sagittis, aliquet maecenas ac. Sed leo interdum aenean cras gravida vitae vel blandit. Venenatis, magna feugiat rhoncus est. Tincidunt lectus felis ut semper lacus augue platea arcu. Sapien ante nisi, pellentesque magna aliquet imperdiet donec in […]

  • Indonesia Gawat Darurat, BEM SI Demo Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Indonesia Gawat Darurat, BEM SI Demo Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, BEM SI menggelar demo serentak. Mahasiswa membawa berbagai spanduk, salah satunya bertuliskan ‘Indonesia Gawat Darurat’. Massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa memadati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/10/25). Mereka menggelar aksi demo satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Massa aksi pertama yang datang […]

  • Polres Inhil Garuk Dua Emak Emak Bos Investasi Bodong, Korbannya Ratusan Orang

    Polres Inhil Garuk Dua Emak Emak Bos Investasi Bodong, Korbannya Ratusan Orang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Dua emak emak inisial NAL (26) dan RM (28) terciduk polisi terkait penipuan ratusan orang melalui investasi bodong di Inhil. Informasi dirangkum, Sabtu (20/07/24), tersangka RM ditangkap pada Kamis (11/07/25) di Kampung Tengah Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Sementara NAL menyerahkan diri ke Polres Inhil, pada Rabu (17/07/24) didampingi penasihat hukumnya. Penipuan atau penggelapan […]

  • KEJATI RIAU Tahan Mantan Kacab Bank Syariah di Pelalawan –  Kasus Kredit Topengan

    KEJATI RIAU Tahan Mantan Kacab Bank Syariah di Pelalawan –  Kasus Kredit Topengan

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PELALAWAN, detak24.com – Kejati Riau menetapkan mantan Kepala Cabang Pembantu sebuah bank syariah di Pelalawan tahun 2012-2013, atas nama Ahmad Wahyu Qusyairi, sebagai tersangka Kredit Usaha Rakyat. Selain Ahnad Wahyu Qusyairi, tim jaksa penyidik Pidana Khusus Kejati Riau juga menetapkan seorang debitur di bank tersebut sebagai tersangka. Dia adalah Mawardi. Keduanya ditahan, Kamis (08/12/22). “AWQ […]

  • Tetap Berkeliaran, Harimau Tewaskan Dua Warga di Sungai Ara Pelalawan 

    Tetap Berkeliaran, Harimau Tewaskan Dua Warga di Sungai Ara Pelalawan 

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Upaya penanganan konflik antara harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan pekerja Hutan Tanaman Industri (HTI) di Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, masih terus berlangsung. Hingga Minggu (19/7/2026), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau belum berhasil menangkap harimau yang diduga terlibat dalam dua insiden mematikan di kawasan tersebut. Kasus ini […]

expand_less