Ditemukan Jadi Mayat, Pemancing Terseret Arus Sungai Kampar di Desa Bandar Picak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
- print Cetak

Evakuasi jenazah pemancing di Sungai Kampar. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Reno (27), warga Kabupaten Bengkalis ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset dan hanyut terbawa arus Sungai Kampar di Desa Bandar Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu.
Informasi diperoleh Jumat (30/05/25), peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (29/05/25) sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan Kepala Desa Bandar Picak, korban diketahui sedang memancing bersama rekan-rekannya dengan menyeberangi Sungai Kampar.
Diduga terpeleset, korban langsung terseret arus deras sungai. “Informasi yang kami terima, saat itu korban terpeleset dan terbawa arus Sungai Kampar,” ujar Kepala SAR Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, Jumat (30/05/25).
Setelah menerima laporan, Tim Rescue dari Kantor SAR Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian. Tim melakukan penyisiran dari arah hilir menuju hulu sungai. Untuk membantu pencarian, tim juga menggunakan alat pendeteksi bawah air AquaEye.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 11.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia, pada jarak sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Titik penemuan berada di koordinat 0°23’29” LU dan 100°31’01” BT.
“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Desa Bandar Picak. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” jelasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 12.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas kerja sama selama pelaksanaan operasi SAR.
Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan. Terutama, ketika kondisi arus sungai cukup deras, dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : kar











