DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Dikenal Tertutup, Terduga Teroris Dumai Alumni Pesantren Tiap Hari ke Ladang 

Tersangka teroris Jalan Bahari, Dumai. f : Antara

DUMAI, detak24com – Terduga teroris inisial A (21) yang ditangkap di Jalan Bahari dekat Komplek Adpel Dumai, dikenal tertutup. Saban hari diketahui sering ke ladang orangtuanya.

Informasi dirangkum di TKP, terduga teroris A baru beberapa tahun tamat pesantren. Ia merupakan anak bungsu dan tinggal bersama kedua orangtuanya.

Baca juga : Heboh Warga Komplek Adpel Dumai Terlibat Teroris, Ditangkap Saat Berangkat Kerja!

Ia baru tamat pesantren, kurang bergaul dengan masyarakat. Tiap hari ke ladang orangtuanya di daerah Puak, Kecamatan Medang Kampai,” ujar warga sekitar bernama Andre, Kamis (21/08/25).

Menurut dia, sesuai informasi beredar tersangka ditangkap di Puak. Tak jauh dari ladang orangtuanya. “Informasinya, ia ditangkap di daerah Puak, bukan Tanjung Palas,” ungkap dia.

Baca juga : Jatuh dari Ketinggian, Pekerja Kilang Pertamina Dumai Meregang Nyawa, Perusahaan Berduka 

Usai penangkapan tersangka, tim gabungan lalu menggeledah rumah orangtuanya di Jalan Bahari (sebelah Komplek Adpel) Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur.

“Kami mengenal ia anak bungsu dan tinggal bersama kedua orangtuanya. Orangtuanya jualan jajanan anak-anak, minuman dingin serta sosis,” sebutnya.

Lanjutnya, tersangka rajin ke masjid. Namun, jika di rumah dia jarang keluar. Kawan -kawannya pun jarang berkunjung. ” Kesehariannya, tersangka pakai pakaian biasa. Jadi, kami tak menyangka jika ia ditangkap,” ulasnya.

Pria yang telah puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut menambahkan, orangtua tersangka menempati rumah milik sendiri. Tepat berada di sebelah Komplek Adpel Dumai.

“Jadi, rumahnya bukan di Komplek Adpel, tapi di sebelahnya,” pungkas dia.

Diketahui, Tim gabungan dari Polres Dumai dan Polda Riau menangkap seorang pemuda inisial A (21), terduga teroris saat melintas di Kelurahan Tanjung Palas, Rabu (20/08/25).

Terduga teroris tersebut berboncengan dengan  temannya hendak berangkat kerja, lalu dicegat dan ditangkap. Sementara, temannya dibiarkan pergi.

Untuk menguatkan proses penangkapan terduga teroris, petugas gabungan melakukan penggeledahan di rumahnya Jalan Bahari Kelurahan Teluk Binjai RT 11 Kecamatan Dumai Timur.

Pantauan, petugas gabungan melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku dengan pengawalan ketat aparat bersenjata.

Terlihat Kabag Ops Polres Dumai di lokasi penggeledahan rumah berdinding papan bertingkat dua. Petugas gabungan melakukan penggeledahan di seluruh isi rumah selama sekitar 1 jam lebih.

Dalam penggeledahan, petugas menyita pakaian, sprei dan buku buku yang diduga milik pelaku yang ada kaitannya dengan aktivitas pelaku.

Usai penggeledahan, beberapa warga mengaku kaget dengan penangkapan ini. “Ia, keluarganya baik dan berbaur dengan masyarakat sekitar. Tidak pernah menutup diri, karena di rumahnya juga membuka usaha menjual minuman dingin dan sosis,” ungkap Imah, warga sekitar.

“Rasanya tak mungkin, keluarga yang baik ini ada kaitannya dengan aksi teroris, ” tutur warga lainnya yang mengaku kaget atas penangkapan tersangka.

Sementara, Ketua LPMK Teluk Binjai, Adong Sinaga mengaku mendapat kabar ramainya aparat kepolisian di Jalan Bahari tersebut. Akan tetapi, ia tidak mengetahui secara detail apa yang tengah terjadi.

“Kita juga dapat kabar lagi ramai aparat kepolisian di wilayah RT 11, tapi belum dapat info pasti mengapa,” kata Adong.

Lurah Teluk Binjai Idris Sardi ketika dihubungi membenarkan adanya penggeledahan dan penangkapan terduga teroris di wilayah kerjanya.

“Ia, tadi Kasie Pem (Kelurahan Teluk Binjai) memberitahu adanya penangkapan. Staff kelurahan juga ke Polres, namun warga yang ditangkap tersebut tidak berada di sana,” imbuhnya. (Red)

Editor : kar