DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

“Ayah korban sempat bermohon kepada petugas di ruang Edelweis agar anak ketiganya itu dapat dirawat inap. Tetapi permohonan ditolak dan tetap disuruh pulang dan berobat jalan, serta mengusir keluar dari RSUD Arifin Achmad,” jelasnya.

Selanjutnya, pada Selasa (24/01/2023) ayah korban pergi ke RSUD Pekanbaru untuk mengambil hasil cek labor.  Namun hasil tersebut tidak didapatkannya karena dokter beranggapan hasil pengujian sampel belum optimal.

Baca juga : https://detak24.com/tiga-kasir-cantik-rintis-mart-selatpanjang-bebas-korban-berdamai/

“Karena dianggap belum efektif, petugas labor meminta kepada ayah almarhum untuk datang mengambil hasilnya tanggal 30 Januari 2023,” ujarnya.

Seminggu kemudian, tepatnya pada hari Senin 30 Januari 2023 pagi, Hendra kembali mendatangi labor untuk mengambil hasil sampel yang direview ulang.

“Pergi ke laboratorium mau ambil hasil, tiba-tiba dokter Poli Bedah Anak Dr Ismar. SP memberikan rekomendasi untuk dikonsultasikan ke bagian Poli Onkologi bernama dr.Fathar Usman Bunawar.SpB (K) Onk, tanpa ada penjelasan tentang kondisi almarhum dan hasil labor kepada orangtuanya,” jelasnya.

Setelah menemui dr. Fathar Usman Bunawar, dokter tersebut menyuruh kembali untuk melakukan CT Scan ulang lagi dan menyuruh ke ruang Radiologi dan ke ruang Anastesi untuk dijadwalkan lalu menyuruh ke labor ambil darah anak.

“Dokter Fathar menyampaikan korban harus  CT Scan ulang. Sehingga dijadwalkan lagi pada tanggal 9 Februari 2023 dan mengarahkan kalau ada apa-apa bawa ke IGD,” bebernya.

11 thoughts on “DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

  1. Ping-balik: 1win
  2. Ping-balik: other
  3. Ping-balik: Le Bandit Slot
  4. Ping-balik: melbet application
  5. Ping-balik: pinup aviator slot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *