DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

Hendra kembali ke RSUD pada hari Rabu 8 Februari 2023 pukul 07:00 WIB pagi untuk mendaftar dan mengurus administrasi. Orangtua almarhum mencoba meyakinkan salah satu perawat bernama Mimi agar anaknya tidak dilakukan CT Scan ulang, karena korban masih sangat kecil.

Namun, tidak bisa dikabulkan dikarenakan dr.Fathar tetap minta hasil CT Scan yang baru.

Setelah itu, Hendra pergi ke ruang Poli Anak membawa kertas tanpa ada penjelasan, dan kembali pergi ke ruang Anastesi mengantar berkas dari dr.Fathar. Lalu ke ruang Anastesi lagi sesuai jadwal yakni pada tanggal 9 Februari 2023 pukul 14:45 WIB.

Selanjutnya Hendra kembali lagi ke ruang poli Onkologi, namun dr.Fathar belum masuk karena baru siap cuti. Kemudian perawat Mimi menyuruh Hendra ke ruang Dahlia karena esoknya mau dilakukan CT Scan.

Selanjutnya, setiba di di ruang Dahlia pukul 15: 00 WIB, salah satu perawat atau dokter laki-laki saat itu merasa heran dan mengatakan jika anak tersebut sudah dilakukan CT Scan dan tidak perlu dilakukan lagi.

“Sekitar pukul 17:00 WIB ayah almarhum disuruh pulang bawa anaknya karena  tidak bisa rawat inap. Kemudian disuruh datang lagi oleh dr.Fathar pada hari Senin (13/02/2023) dan membawa hasil CT Scan yang lama yang dilakukan pada tanggal 18 Januari 2023,” ungkapnya.

Setelah itu, pada hari Senin (13/2/2023) pukul 07:00 WIB pagi, Hendra mendaftar ke loket, lalu setelah itu tepatnya pukul 09:00 WIB Hendra bertemu dengan dr.Fathar lalu menyerahkan hasil CT Scan yang pernah ditolak namun akhirnya itu juga yang digunakan.

11 thoughts on “DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

  1. Ping-balik: 1win
  2. Ping-balik: other
  3. Ping-balik: Le Bandit Slot
  4. Ping-balik: melbet application
  5. Ping-balik: pinup aviator slot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *