DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

“Pihak keluarga belum tau hasilnya, dan mereka tidak tega melihat buah hati mereka merasakan kesakitan itu. Saat itu juga, dr.Veena menyampaikan “Nanti kita bantu, dan tinggalkan saja no HP,” jelas Dian Wahyuni.

Selanjutnya pada Sabtu (18/2/2023) pukul 7 pagi Arga kembali masuk ke IGD dengan kondisi sesak nafas dan kejang-kejang. Petugas IGD menyuruh untuk dilakukan pendaftaran sebelum ditangani. Karena kondisi saat itu sedang ramai, Hendra baru bisa melakukan pendaftaran setelah menunggu 2 jam, baru pada pukul 9 pagi dilakukan tindakan medis.

“Almarhum Arga baru bisa dilakukan tindakan dengan dipasang oksigen dan infus serta dipasang alat seperti mangkok di mulutnya. Kemudian ayah almarhum diminta tanda tangan sebagai persetujuan pasang selang ke dalam mulut anaknya.

Saat itu Arga seperti tidak merespon, namun dokter IGD dan petugas terus menekan-nekan perut anak, baru sekira pukul 13.00 WIB dokter menyampaikan bahwa anaknya sudah meninggal dunia,” ucap Dian.

Ditambahkan Dian Wahyuni, anehnya pada surat kematian anaknya malah ditulis pukul 12:15 WIB. Sementara yang menjadi pertanyaan, semenjak Arga masuk IGD sampai meninggal dunia dr Fathar dan dr Ismar tidak datang melihat kondisi anaknya yang mana selama 35 hari merekalah dokter yang menangani.

Setelah itu, tepatnya Senin (27/02/2023) petugas laboratorium memberikan informasi melalui pesan Whatsapp kepada pihak keluarga dengan mengatakan jika nomor telepon pihak keluarga sudah tiga hari tak bisa dihubungi untuk menyampaikan pesan kalau hasil labor Arga sudah keluar.

Padahal, pihak RSUD tidak ada sama sekali menghubungi pihak keluarga, justru sebaliknya nomor telepon pihak laboratorium yang diberikan tidak bisa dihubungi. Begitu juga pesan Whatsapp yang dilayangkan tidak pernah dibalas.

Selain itu resume medik yang menjadi hak pasien tidak diberikan oleh pihak RSUD sampai tanggal 3 Maret 2023, karena selama ini pihak RSUD memang pernah memberikan itu kepada pihak keluarga.

“Atas peristiwa dan kejadian ini, pihak keluarga sangat kecewa sehingga melaporkan hal tersebut ke Mapolda Riau, tentang ketidakpuasan atas pelayanan di RSUD Arifin Achmad yang berujung tentang sengketa medis,” pungkasnya.

Menajemen RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, hingga berita ini diterbitkan belum bisa diminta keterangan.(halloriau)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

11 thoughts on “DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

  1. Ping-balik: 1win
  2. Ping-balik: other
  3. Ping-balik: Le Bandit Slot
  4. Ping-balik: melbet application
  5. Ping-balik: pinup aviator slot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *