Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Tak Kunjung Diproses, PAF-Tekal ‘Seret’ Laka Kerja PT Ivomas Tunggal ke DPRD Dumai 

Tak Kunjung Diproses, PAF-Tekal ‘Seret’ Laka Kerja PT Ivomas Tunggal ke DPRD Dumai 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24comDPRD Dumai akhirnya menggelar RDP kasus laka kerja di PT Ivo Mas Tunggal yang diajukan PAF-Tekal, setelah sekian lama proses hukumnya diduga stagnan.

Informasi dirangkum Selasa (14/06/26), seperti dikutip dari Surya24, Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP-Tekal) Dumai bersama DPRD Kota Dumai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, 13 April 2026. Agenda tersebut membahas laka kerja yang dialami karyawan PKWT PT ISS sebagai maincont PT Ivomas Tunggal (IMT).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Dumai Edison SH, didampingi sejumlah anggota dewan serta dihadiri perwakilan perusahaan, instansi terkait, dan keluarga korban.

Baca juga : Kadis PUPR Dumai Dituding Sogok Pengunjuk Rasa Puluhan Juta, APH Diminta Usut Tuntas

Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) tersebut terungkap, laka kerja di PT Ivomas Tunggal terjadi pada 5 Maret 2026 siang sekira pukul 13.00 WIB. Korban berinisial PA yang bekerja di lokasi PT IMT mengalami insiden tangan terjepit saat menjalankan pekerjaannya.

Saat kejadian terdapat tiga karyawan PT ISS dan satu karyawan PT IMT yang bertugas sebagai pengawas di lokasi kerja.

Ketua FAP-Tekal Dumai Ismunandar atau Ngah Nandar mempertanyakan tanggung jawab perusahaan terhadap kejadian tersebut. Termasuk dugaan adanya pelanggaran prosedur kerja dan administrasi tenaga kerja.

Baca : Dendam Asmara Berdarah, Cinta Segitiga Renggut Dua Nyawa di Dumai 

“Di mana tanggung jawab perusahaan, sementara jelas ada kewajiban yang tidak dipenuhi seperti pendaftaran BPJS bagi pekerja. Kami meminta kepastian dan keputusan perusahaan agar dapat menjamin masa depan pekerja yang menjadi korban, mengingat umurnya baru 19 tahun,” tekan Ngah Nandar.

Orangtua korban dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapan agar hak-hak anaknya segera dipenuhi, mengingat kondisi korban yang masih dalam perawatan.

“Kami tidak menginginkan kejadian ini terjadi. Kami berharap hak-hak anak kami segera diberikan,” harap orangtua korban.

Hal yang mencengangkan diungkapkan Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai. Melalui Kabid HI Afrinaidi, ternyata hingga saat ini nama korban belum didaftarkan oleh PT ISS ke instansi mereka. Bahkan dari total 137 pekerja, hanya 23 yang terdaftar dan itu pun berdasarkan data lama tahun 2025. Selain itu, hingga hari kejadian korban belum terdaftar di BPJS Ketenegakerjaan.

“Kami menilai syarat kerja antara PT ISS dan PT IMT belum terpenuhi, termasuk kewajiban pelaporan tenaga kerja,” tegas perwakilan Disnaker Dumai.

Perwakilan PT Ivo Mas Tunggal melalui Humas Marihot Sitorus, terungkap pasca kejadian laka kerja tersebut, pihak internal perusahaan telah mengambil tindakan terhadap sejumlah karyawan terkait insiden itu. Kasus ini juga masih dalam proses penanganan Polres Dumai.

“Secara regulasi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja telah dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku di perusahaan. Sebagai pemilik tempat kerja, kami telah memenuhi prosedur SMK3 sesuai SOP yang berlaku,” kilah Marihot Sitorus.

Anggota DPRD Dumai Idrus, menyayangkan sistem penerimaan tenaga kerja di perusahaan yang dinilai belum memastikan perlindungan dasar bagi pekerja, khususnya terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami melihat adanya kejanggalan, bagaimana bisa pekerja masuk tanpa dibekali BPJS, ini menyangkut keselamatan dan hak dasar tenaga kerja,” tegas Idrus.

Selain itu, mengutip dari pernyataan Humas PT IMT, Idrus menilai bahwa laka kerja yang terjadi itu murni merupakan kelalaian dari pihak perusahaan.

“Tadi bapak humas ada mengatakan bahwa pihak perusahaan sudah mengambil langkah tegas dengan memberi sanksi kepada karyawan perusahaan IMT. Dari kata bapak dapat kami simpulkan bahwa pihak IMT secara langsung menjelaskan bahwa lakakerja yang terjadi memang ada campur tangan kelalaian dari PT IMT,” jelasnya.

RDP tersebut juga mengemuka dugaan adanya ketidaksesuaian dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) yang digunakan oleh PT ISS, yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

DPRD Dumai menegaskan akan terus memantau dan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan tanggung jawab dari pihak perusahaan serta kepastian perlindungan bagi para pekerja ke depan. (*)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasutri Aniaya Anak Kandung di Sontang Rohul, Tangan Diikat Wajah Penuh Luka

    Pasutri Aniaya Anak Kandung di Sontang Rohul, Tangan Diikat Wajah Penuh Luka

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROKAN HULU, detak24com – Polsek Bonai Darussalam mengungkap kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak di Barak KUD Cemerlang Dusun I Betung, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam. Informasi dirangkum Senin (12/01/26), pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Jumat malam, 9 Januari 2026 setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan kekerasan yang dialami seorang anak perempuan […]

  • Kasat Reskrim Razia Gelper Saat Pengunjung Ramai, Ini yang Terjadi!

    Kasat Reskrim Razia Gelper Saat Pengunjung Ramai, Ini yang Terjadi!

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Polres Dumai bersama Satpol PP serta Dinas Perizinan razia gelper (gelanggang permainan) di sejumlah titik, Senin (05/05/25). Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Kris Tofel mewakili Kapolres Dumai, AKBP Hardi Dinata H. Tim menyasar tiga lokasi, yakni Hunter City Game di Jalan Merdeka, Tarzan Zone di Jalan Sultan Hasanuddin […]

  • Abu Janda

    Abu Janda Edit Video Anies Buat Lucu-lucuan, Relawan Enggan Lapor

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 28Komentar

    Jakarta, detak24.com – Video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diduga diedit beredar di media sosial. Netizen pun geram dan memviralkan hastag #TangkapAbuJanda. Si pembuat berdalih hanya untuk lucu-lucuan. Video tersebut menunjukkan saat Anies menjadi pembicara di salah satu agenda Aksi Cepat Tanggap (ACT). Video tersebut diunggah oleh pegiat media sosial, Permadi Arya atau Abu Janda […]

  • PEMKAB Siak Ajukan 1.333 Formasi Penerimaan ASN Tahun 2023, Ini Rinciannya

    PEMKAB Siak Ajukan 1.333 Formasi Penerimaan ASN Tahun 2023, Ini Rinciannya

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    SIAK, detak24com – Pemkab Siak tahun ini mengajukan perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) kepada Kemenpan-RB. Hal itu menyusul surat pemberitahuan agar pemerintah kabupaten/kota mengajukan kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2023. Kepala BKPSDM Siak, Zulfikri mengatakan, pihak telah mengajukan sebanyak 1.333 formasi ke pusat, namun dirinya belum mengetahui berapa banyak yang dapat disetujui. “Sampai sekarang kita […]

  • Rumah di Tanjung Rhu Pekanbaru Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

    Rumah di Tanjung Rhu Pekanbaru Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satu unit rumah warga di Kelurahan Tanjung Rhu, Pekanbaru hangus terbakar, Selasa (11/03/25). Kerugian ditaksir Rp 400 juta. Dari keterangan warga sekitar, kebakaran terjadi tepatnya di Jalan Rokan RT 02, RW 03, sekitar pukul 14.00 WIB. Api yang membakar rumah milik Pitra Silitonga itu diduga karena korsleting listrik. Sayangnya, rumah tersebut tak […]

  • Dewan Minta Perketat Awasi Hewan Jelang Idul Adha, Atasi Wabah PMK

    Dewan Minta Perketat Awasi Hewan Jelang Idul Adha, Atasi Wabah PMK

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Jelang Idul Adha tahun ini masyarakat, dihantui dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak untuk kurban. DPRD Riau meminta lalu lintas penyaluran hewan kurban ini harus diawasi. Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memastikan kondisi hewan ternak bebas dari wabah penyakit PMK. Apalagi, […]

expand_less