Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buya Yahya Hadir di Muara Basung Bengkalis,  Resmikan Pondok Pesantren Al-Bahjah

Buya Yahya Hadir di Muara Basung Bengkalis,  Resmikan Pondok Pesantren Al-Bahjah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PINGGIR, detak24.com – Masyarakat Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir kedatangan ulama besar ke kampungnya, Kamis (22/07/2022).

Ustad Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab dipanggil Buya Yahya hadir di tengah mereka. Didampingi Kades Muara Basung Akhyar Mukmin, Buya Yahya mendatangi Pondok Pesantren Al Bahjah di Dusun 3 Sialang Muda, Desa Muara Basung.

Kedatangan ulama kharismatik, yang merupakan pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Ponpes Al-Bahjah Cirebon ini untuk meresmikan Ponpes Al Bahjah Muara Basung yang berdiri megah di tengah masyarakat Muara Basung yang didominasi warga Sakai.

Buya Yahya mengaku bangga ada Ponpes Al Bahjah yang berdiri megah di antara kehidupan sederhana masyarakat Sakai, desa Muara Basung. Makanya Buya pun memboyong guru dan santri dari Ponpes Al Bahjah Cirebon untuk melihat perkembangan Ponpes Al Bahjah Muara Basung yang mulai menerima santri itu.

Menyambut kedatangan ulama Kharismatik yang dakwahnya tersebar luar di kanal YouTube, media sosial dan lainnya, Kades Akhyar tak bisa berkata-kata selain ucapan Ahlan Wa Sahlan (Selamat Datang-red) untuk Buya dan rombongan.

“Kedatangan Buya merupakan keberkahan kebanggaan dan kemulian bagi kami. Ulama besar yang kami muliakan dan kedatangannya ditunggu-tunggu, ternyata bisa hadir bersama kami disini. Kami sungguh merasa mendapat keberkahan,” ujar Akhyar.

Akhyar pun memaparkan histori Ponpes Al Bahjah Muara Basung yang sebelumnya dijadikan Posko TMMD 113 Kodim 0303 Bengkalis. Menurutnya banyak halangan dan rintangan untuk berdirinya Ponpes di Muara Basung. Namun dengan kegigihan para pendiri, Ustad Abdul Kholik selaku ketua ponpes, tokoh agama dan masyarakat akhirnya ponpes yang dibangun swadaya itu bisa menerima santri perdananya.

“Desa Muara Basung ini dulu historinya punya orang Sakai. Sakai itu dulu suku asli yang menganut paham animisme. Mereka belum mengenal Islam. Namun setelah masuknya kakek kami Syekh H. M. Yusuf, beliau perlahan-lahan memberikan pemahaman islam. Beliaulah yang berperan besar mengislamkan masyarakat Sakai,” jelas Akhyar.

Masyarakat Sakai terus bergerak maju. Salah satunya dengan keberadaan Ponpes Al Bahjah di tengah perkampungan yang orang luar banyak tak mengetahuinya. “Mudah-mudahan Ponpes ini makin banyak santrinya. Biaya Ponpes ini kami cukup murah. Makan dan minum santri pun gratis di sini,” jelasnya lagi.

Buya Yahya yang mendengar histori Kades Akhyar ini mengaku bangga dengan semangat masyarakat Sakai, desa Muara Basung yang membangun Ponpes Al Bahjah ditengah perkampungannya. Buya yakin dengan semangat dan tekad bersama masyarakat ini, Ponpes Al Bahjah Muara Basung akan maju kedepannya.

“Mudah-mudahan Ponpes ini bisa maju seperti Ponpes Al Bahjah lainnya. Untuk itu mari berinfak dijalan Allah. Perjuangkan agama Allah. Bantu Ponpes Al Bahjah
Muara Basung ini,” himbah Buya Yahya.

Disampaikan Buya Yahya, Ponpes Al Bahjah Cirebon sebagai Ponpes pusat tidak memberikan bantuan kepada cabang Ponpes Al Bahjah yang ada di beberapa daerah, begitu juga Ponpes Al Bahjah Muara Basung. Ponpes Al Bahjah Muara Basung diberi kewenangan untuk menghidupi Ponpesnya sendiri.
“Hidupilah Ponpes ini dengan infak sedekah dari Hamba Allah,” pesan Buya lagi.

Kunjungi Makam Syekh H. M. Yusuf

Usai peresmian Ponpes Al Bahjah Muara Basung, Buya Yahya didampingi Kades Akhyar dan tokoh masyarakat setempat mengunjungi makam Syekh H. M. Yusuf yang berperan besar dalam mengislamkan masyarakat Sakai Muara Basung. Makam Syekh H. M. Yusuf berjarak sekitar 10 km dari Ponpes Al Bahjah Muara Basung atau tepatnya lebih dekat dari kediaman pribadi Bupati Bengkalis Kasmarni.

Syekh H. M. Yusuf sendiri merupakan ulama kharismatik yang terkenal di zamannya. Beliau merupakan kakek dari Amril Mukminin (Bupati Bengkalis periode 2015-2021), Al Azmi (anggota DPRD Bengkalis) dan Riki Rihardi (Camat Mandau).

“Buya memanjatkan doa dengan takjim di makam Kakek kami, ” ujar Akhyar yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Amril Mukminin.(*)

Penulis : Yus Sikumbang

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (10)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pemilik Sabu  81 Kg di Pekanbaru Dituntut Hukuman Mati

      Pemilik Sabu  81 Kg di Pekanbaru Dituntut Hukuman Mati

      • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – Dua orang terdakwa Asmahdi dan Hasnah dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mereka bersalah karena telah menjadi pengedar narkotika jenis sabu dengan barang bukti 81 kilogram. JPU Ananda Hermila di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (6/6/2022), menyatakan, kedua terdakwa bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang […]

    • DUA Warga Dumai Barat Dituntut Hukuman Mati, Kasus Sabu 125 Kg

      DUA Warga Dumai Barat Dituntut Hukuman Mati, Kasus Sabu 125 Kg

      • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – JPU Andi Saputra Sinaga SH MH dari Kejari menuntut dua warga Dumai Barat dengan hukuman mati. Keduanya berinisial Rus (41) dan AS (28) terlibat perkara sabu 125 bungkus merek teh cina setara 125 Kg. Dikutip dari platform SIPP PN Dumai, Ahad (17/12/23) surat tuntutan hukuman mati terhadap kedua terdakwa ini disampaikan Jaksa […]

    • WARGA Johor Malaysia Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Rupat

      WARGA Johor Malaysia Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Rupat

      • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 23Komentar

      RUPAT, detak24com – Akhirnya terkuak identitas mayat yang ditemukan di Pantai Ketapang, Rupat. Korban berstatus Warga Negara Asing (WNA) asal Johor Malaysia, Sabtu (18/03/23). Informasi dirangkum, ternyata jasad tersebut merupakan warga negara Malaysia.Adapun identitas lengkapnya, nama Lim Boon Leong, beralamat di PKB 42 Parit Tarom, Jalan Abdul Rahmat Parit Jawa, Johor, Malaysia. Pengungkapan identitas mayat […]

    • Kondisi banjir di Jalan Hangtuah, Buluhkasap Dumai

      BANJIR Riau Telan Dua Nyawa, Satu Korban di Rohil Pakai Helm

      • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Legislatif mengingatkan Pemprov dan kabupaten/kota untuk serius menghadapi persiapan banjir Riau Setakat ini, sudah dua nyawa melayang akibat banjir. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho. Ia menyoroti saat ini bencana banjir di Riau sudah menelan dua korban jiwa. Dimana satu orang tewas akibat terseret banjir Riau di Kabupaten Rokan […]

    • JANGAN Kaget, Ini Hasil Survei Terbaru Anies vs Ganjar vs Prabowo!

      JANGAN Kaget, Ini Hasil Survei Terbaru Anies vs Ganjar vs Prabowo!

      • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 25Komentar

      Jakarta, detak24com – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei bertajuk “Trend Elektabilitas Bakal Calon Presiden” yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC Deni Irvani melalui kanal Youtube SMRC TV, Rabu (23/08/23). “Hasil survei tersebut, Anies Baswedan mendapatkan dukungan publik 20,4 persen; Prabowo Subianto 33,6 persen; dan Ganjar Pranowo 35,9 persen,” ujar Deni dirilis detak24com, […]

    • Kasihan! Bocah Dumai Ini Kaku Usai Minum Obat, Diduga Korban Malpraktik

      Kasihan! Bocah Dumai Ini Kaku Usai Minum Obat, Diduga Korban Malpraktik

      • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      DUMAI, detak24.com – Seorang anak di Kota Dumai diduga korban malapraktik dari oknum dokter di Puskesmas Kecamatan Dumai Timur. Bocah tersebut alamii kekakun usai minum obat. Hal itu diketahui dari salah seorang keluarga korban, R (36) kepada awak media, Rabu (19/10/22). Dijelaskannya, ketika orang tua korban, Selasa (18/10) dipanggil pihak dokter jaga IGD RSUD Kota […]

    expand_less