Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Tok! APBD-P Riau 2026 Disahkan Rp 8,378 Triliun 

Tok! APBD-P Riau 2026 Disahkan Rp 8,378 Triliun 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – DPRD Provinsi Riau mengesahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 8,378 triliun, Senin (28/09/26).

Namun, kenaikan anggaran sekitar Rp57 miliar dari APBD murni Rp8,321 triliun tersebut tidak serta-merta memperlebar ruang fiskal pemerintah daerah.

Justru, tekanan terhadap kemampuan keuangan Riau masih terlihat dari proyeksi pendapatan daerah dalam APBD Perubahan yang turun menjadi sekitar Rp8,129 triliun, atau berkurang Rp125,7 miliar dari target awal Rp8,254 triliun.

Kondisi itu membuat perubahan APBD 2026 bukan sekadar soal bertambahnya nominal anggaran, tetapi juga menyangkut bagaimana Pemprov Riau menjaga keseimbangan antara belanja rutin, kewajiban pemerintah dan kebutuhan pembangunan.

Pengesahan APBD-P dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Riau yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Nilai belanja daerah yang disepakati mencapai Rp8,378 triliun atau meningkat Rp56,63 miliar dibandingkan APBD murni 2026.

Ketua DPRD Riau Kaderismanto meminta Pemprov Riau tidak menjadikan kenaikan nominal APBD sebagai alasan untuk memperbesar belanja operasional.

Menurutnya, komposisi anggaran harus tetap memberi ruang yang memadai bagi pembangunan.

“Kita menegaskan belanja modal terkait pembangunan harus berimbang dengan belanja lainnya, termasuk belanja operasi. Jangan sampai belanja operasi terlalu besar dan pembangunan menjadi kecil,” ujar Kaderismanto.

Ia mengatakan, penataan struktur belanja menjadi salah satu perhatian utama setelah APBD Perubahan disahkan.

Pemerintah daerah dinilai perlu memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat.

Hasil konsultasi Badan Anggaran DPRD Riau dengan Kementerian Dalam Negeri juga menjadi dasar untuk mendorong keseimbangan antara belanja pegawai, belanja operasional dan belanja pembangunan.

Catatan tersebut menjadi penting karena Pemprov Riau sebelumnya menyatakan efisiensi akan dilakukan pada sejumlah belanja penunjang, seperti perjalanan dinas, rapat, kegiatan seremonial serta belanja barang dan jasa yang masih dapat dioptimalkan.

Dengan ruang fiskal yang relatif terbatas, DPRD meminta pemerintah tidak hanya mengejar serapan anggaran, tetapi juga memperhatikan kualitas dan dampak belanja.

Selain struktur belanja, DPRD Riau menyoroti sisi pendapatan. Penurunan proyeksi pendapatan dalam APBD Perubahan membuat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Kaderismanto mendorong Pemprov Riau memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, khususnya dalam pengelolaan potensi pajak daerah.

“Semua pelaku usaha berada di kabupaten dan kota. Karena itu harus ada sinergi, berbagi tanggung jawab dan beban kerja agar peningkatan PAD bisa lebih signifikan,” jelasnya.

Menurut dia, penguatan koordinasi lintas daerah diperlukan agar potensi penerimaan yang selama ini tersebar di berbagai kabupaten dan kota dapat dikelola lebih optimal.

Upaya meningkatkan PAD juga menjadi penting untuk memperkuat kapasitas fiskal Riau pada 2027. Dengan pendapatan yang lebih kuat, pemerintah daerah memiliki ruang lebih besar untuk membiayai pelayanan publik sekaligus pembangunan.

Di sisi lain, Pemprov Riau menerima sejumlah catatan DPRD terkait efisiensi anggaran, keseimbangan belanja hingga evaluasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan masukan DPRD akan menjadi perhatian pemerintah provinsi.

“Masukan dari Banggar DPRD akan menjadi atensi bagi Pemprov Riau,” ujar SF Hariyanto.

Pengesahan APBD-P 2026 dengan nilai Rp8,378 triliun akhirnya menempatkan Pemprov Riau pada dua pekerjaan sekaligus, menjaga belanja agar tetap efisien dan meningkatkan pendapatan agar ketergantungan terhadap transfer serta tekanan fiskal dapat ditekan.

Dengan pendapatan yang diproyeksikan Rp 8,129 triliun sementara belanja mencapai Rp 8,378 triliun, tantangan utama pemerintah daerah bukan semata memperbesar anggaran, melainkan memastikan struktur keuangan tetap sehat dan belanja yang tersedia benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat Riau, seperti diwartakan tribunpekanbaru. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes di Rohul Terbakar, 1 Santri Dilarikan ke RS

    Ponpes di Rohul Terbakar, 1 Santri Dilarikan ke RS

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    ROHUL, detak24.com – Insiden kebakaran terjadi di asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Khalid Bin Walid, di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (1/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat musibah ini, seorang santri dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar. “Iya, kebakaran Ponpes Khalid bin Walid itu mengakibatkan 1 santri […]

  • POLISI Tangkap Pelaku Karhutla Perbatasan Dumai-Bengkalis

    POLISI Tangkap Pelaku Karhutla Perbatasan Dumai-Bengkalis

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24com – Teka teki kelanjutan proses hukum karhutla puluhan hektar di perbatasan Dumai-Bengkalis terjawab. Polisi menetapkan seorang tersangka serta mengamankan sejumlah barang bukti. Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, Selasa (27/06/23) mengatakan, pelaku berinisial TL (28) ditangkap Unit Tipidter Satreskrim Polres Dumai, Selasa (20/06/23). “Kelalaian TL (28) mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di Jalan Parit […]

  • BERITA HEBOH! Simak Fakta Wanita Kebaya Merah yang Jadi Viral

    BERITA HEBOH! Simak Fakta Wanita Kebaya Merah yang Jadi Viral

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SEJAK wanita Kebaya Merah Viral dan jadi salah satu google trends pada Selasa malam  (01/11), netizen jadi pun jadi keblinger. Pencarian publik di internet dengan kata kunci Kebaya Merah Viral sangat tinggi. Apa itu kebaya merah viral? Kebaya merah viral jadi kata kunci terkait video diduga berisi adegan syur berdurasi 16 menit yang viral di laman sosial media […]

  • Pasca Aksi Anarkis Massa, Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Panipahan

    Pasca Aksi Anarkis Massa, Kapolda Riau Minta Maaf ke Warga Panipahan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Panipahan, Rohil pasca insiden unjuk rasa dan pembakaran rumah bandar sabu di wilayah tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan langsung saat turun langsung ke Panipahan pada Kamis (16/04/26), sebagai bagian dari langkah cooling system pasca insiden massa membakar rumah bandar sabu di wilayah […]

  • BP Jamsostek Cabang Duri Perluas Cakupan Perlindungan Program

    BP Jamsostek Cabang Duri Perluas Cakupan Perlindungan Program

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 14Komentar

    DURI, detak24.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri atau sering disebut BP Jamsostek, saat ini kian gencar memperluas cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja. Terutama bagi pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah (BPU).  BP Jamsostek Cabang Duri, Jumat (21/07/23) menyasar guru di SD Al Jauhar. Sebanyak 40 orang atau lebih guru segera […]

  • Bjorka Masih Bebas, Ancam Bobol Data Badan Gizi Nasional 

    Bjorka Masih Bebas, Ancam Bobol Data Badan Gizi Nasional 

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jajaran Polda Metro Jaya menangkap WFT, pemuda yang diduga sosok di balik hacker bernama Bjorka. Nama, Bjorka heboh di media sosial pada 2022 silam karena mengaku bisa membobol keamanan data Republik Indonesia. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? WFT diamankan di Rumah Jaga V, Desa Totolan, […]

expand_less