Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Departemen Vokasi FEB Unand Dampingi UMKM Koto Gadang Terapkan Pembukuan Digital

Departemen Vokasi FEB Unand Dampingi UMKM Koto Gadang Terapkan Pembukuan Digital

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 6 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Pembukuan usaha yang rapi menjadi salah satu hal penting bagi pelaku UMKM untuk mengetahui perkembangan usahanya. Namun, bagi sebagian pelaku usaha, pencatatan keuangan masih menjadi tantangan. Terlebih ketika harus beralih dari pencatatan sederhana ke sistem digital.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Vokasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB Unand), saat melaksanakan kegiatan pendampingan bagi pelaku UMKM di Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Rabu, tanggal 23 Juni 2026.l lalu.

Kegiatan yang diketuai oleh Ketua Departemen Vokasi FEB Unand Dr Yulia Anas SE MSi, melibatkan semua dosen dan mahasiswa Departemen Vokasi FEB Unand. Pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan sulaman dan perak (silver) menjadi mitra dalam kegiatan tersebut.

Pendampingan tidak hanya diarahkan pada pembukuan digital. Tim juga membawa beberapa agenda yang berkaitan dengan kebutuhan pengembangan usaha, mulai dari pemasaran digital, akses terhadap pembiayaan formal, hingga penguatan jejaring UMKM berbasis klaster di Koto Gadang.

Menurut Ketua Departemen Vokasi FEB Unand Dr Yulia Anas SE MSi, kemampuan menghasilkan produk yang baik perlu diikuti dengan pengelolaan usaha yang baik pula. Salah satunya adalah melalui pencatatan keuangan yang tertib, sehingga pelaku usaha dapat mengetahui kondisi usahanya dengan lebih jelas dan memiliki informasi yang memadai ketika mengambil keputusan di berbagai kondisi usaha.

Pembukuan yang baik juga menjadi semakin penting ketika UMKM ingin memperluas usahanya dan mengakses pembiayaan formal. Karena itu, kegiatan kali ini memberikan perhatian khusus pada peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan dan pemanfaatan teknologi untuk membantu proses tersebut.

Dari Pembukuan Sederhana ke SIAPIK

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai akuntansi dan pentingnya pembukuan bagi usaha yang disampaikan oleh dosen Program Studi Akuntansi Dr Alinursal Noer SE MSi. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami kembali pentingnya mencatat transaksi usaha secara teratur serta memanfaatkan informasi keuangan untuk melihat perkembangan usaha.

Setelah memperoleh pemahaman dasar, peserta kemudian mengikuti sesi praktik pembukuan digital bersama Wery Andriani SPd MSAk, dosen Program Studi Akuntansi. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) dan langsung didampingi dalam penggunaannya.

Peserta memulai praktik dari proses pembukaan akun hingga mencoba melakukan pencatatan transaksi keuangan. Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi dapat membantu pencatatan keuangan usaha menjadi lebih sistematis.

Diskusi pun berlangsung cukup aktif. Peserta tidak hanya mengikuti tahapan penggunaan aplikasi, tetapi juga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui dalam mengelola keuangan usaha sehari-hari.

Dari kegiatan tersebut, peserta mulai mampu membuka akun SIAPIK dan melakukan pencatatan keuangan melalui aplikasi.

Berdasarkan diskusi dan tanya jawab, sebagian besar peserta juga menilai SIAPIK relatif mudah dipahami. Meski demikian, mereka masih membutuhkan pendampingan agar penggunaan aplikasi tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan pengelolaan usaha sehari-hari.

Tak Berhenti Setelah Pelatihan

Bagi Tim Pengabdian Departemen Vokasi FEB Unand, kegiatan di Koto Gadang tidak dirancang sebagai pelatihan yang selesai dalam satu kali pertemuan. Tim melihat bahwa proses beralih menuju pengelolaan usaha berbasis digital membutuhkan waktu dan pendampingan.

Tidak semua pelaku UMKM terbiasa menggunakan aplikasi untuk mencatat transaksi keuangan. Ketersediaan perangkat juga berbeda-beda. Selain itu, masih terdapat pelaku usaha yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dokumen dan persyaratan untuk mengakses pembiayaan formal.

Hal-hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk menentukan bentuk pendampingan berikutnya. Penggunaan SIAPIK akan terus didorong agar pelaku UMKM semakin terbiasa melakukan pencatatan dan secara bertahap mampu menyusun laporan keuangan usahanya secara mandiri.

Pendampingan selanjutnya juga akan menyentuh aspek lain yang dibutuhkan dalam pengembangan usaha, seperti pengelolaan media sosial dan pemasaran digital, kelengkapan legalitas usaha termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pengenalan terhadap akses pembiayaan formal.

Tim juga mendorong penguatan jejaring UMKM berbasis klaster di Koto Gadang. Melalui jejaring tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat membangun kolaborasi yang lebih kuat, baik dalam produksi, pemasaran, pengembangan produk maupun perluasan pasar.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Ketua Departemen Vokasi Dr Yulia Anas SE MSi bersama Tim Departemen Vokasi FEB Unand berharap pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan peserta. Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan tersebut perlahan dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari.

Dengan pencatatan keuangan yang semakin tertib, pemanfaatan teknologi yang lebih baik, serta kolaborasi antar-pelaku usaha, UMKM Koto Gadang diharapkan dapat tumbuh lebih mandiri dan memiliki daya saing yang semakin kuat. (*)

Penulis : Dr Yulia Anas SE MSi

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nenek Sri Kurniati warga Bukitbatrem Dumai tinggal di rumah sederhana. F : AURANUSANTARA.COM

    Kasihan! Nenek Miskin Ini Tak Terjamah Bansos, Tinggal di Bukitbatrem Dumai

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Sri Kurniati, nenek yang tinggal di Bukitbatrem Dumai mengaku tak tersentuh Bansos sama  sekali. Padahal, para tetangganya semua kebagian. Perempuan tua tersebut sangat sedih dengan fakta yang ia alami. Pendapatan kesehariannya tidak cukup untuk biaya hidup. Diperparah lagi, pasca Covid-19 serta kenaikan harga BBM, kian mencekik kehidupannya. Curahan hati perempuan tua tersebut […]

  • PULUHAN Wartawan Tewas di Gaza, Pasca Serangan Israel

    PULUHAN Wartawan Tewas di Gaza, Pasca Serangan Israel

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    GAZA, detak24com – Lembaga non-profit Komite Perlindungan Jurnalis (CJP) mengatakan puluhan wartawan tewas pasca Israel menyerang Gaza. Lembaga itu mengatakan CPJ sedang menyelidiki semua laporan mengenai wartawan dan pekerja media yang terbunuh, terluka, atau hilang dalam perang tersebut. CJP mengatakan November 2023 menjadi bulan paling mematikan bagi para jurnalis sejak CPJ mulai mengumpulkan data pada […]

  • PEMERINTAH Iran Larang Mahasiswa Kedokteran Punya Rambut Keriting

    PEMERINTAH Iran Larang Mahasiswa Kedokteran Punya Rambut Keriting

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    TEHERAN, detak24com – Kementerian kesehatan Iran merilis instruksi-instruksi baru yang salah satunya melarang mahasiswa untuk memiliki rambut keriting. Asisten dokter juga dikenakan larangan serupa. Berdasarkan laporan Middle East Eye, Senin (2/10/2023), para mahasiswa kedokteran laki-laki juga dilarang memakai gelang. Pada aturan terbaru itu, para wanita juga harus mengikuti sejumlah aturan yang ketat. Para wanita wajib […]

  • Supra X Tabrak Avanza, Seorang Tewas di Pintu Masuk Kampus Unri Pekanbaru 

    Supra X Tabrak Avanza, Seorang Tewas di Pintu Masuk Kampus Unri Pekanbaru 

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan HR Soebrantas, tepatnya di pintu masuk kampus Unri, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, Ahad (17/08/25) sekitar pukul 11.00 WIB. Satu orang meninggal dan dua luka. Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yaitu sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi BM 3399 NAS, mobil Toyota Avanza yang belum diketahui nomor […]

  • UPDATE Terkini Korban Banjir Sumbar dan Longsor : 30 Orang Tewas, Kerugian Capai Rp 226 M

    UPDATE Terkini Korban Banjir Sumbar dan Longsor : 30 Orang Tewas, Kerugian Capai Rp 226 M

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban banjir Sumbar dan longsor. Sebanyak 30 jiwa meninggal, kerugian diperkirakan Rp 226 miliar lebih. Kepala BNPB Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto mengatakan, para korban banjir Sumbar terdapat di dua kabupaten, yakni Pesisir Selatan dan Padang Pariaman. Baca juga : FAKTA Terkini Banjir Sumbar […]

  • GUBERNUR DKI Berduka, 600 Warga Dungsikan Pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

    GUBERNUR DKI Berduka, 600 Warga Dungsikan Pasca Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pj Gubernur DKI Heru Budi sampaikan duka mendalam pasca insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jumat (03/03/23) tengah malam. Selain merenggut 17 nyawa dua diantaranya anak-anak, puluhan orang luka-luka akibat kebakaran depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara. Tak hanya itu, ada sekitar 600 orang mengungsi imbas insiden maut tersebut. “Korban pengungsi kurang kebih […]

expand_less