Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Departemen Vokasi FEB Unand Dampingi UMKM Koto Gadang Terapkan Pembukuan Digital

Departemen Vokasi FEB Unand Dampingi UMKM Koto Gadang Terapkan Pembukuan Digital

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Pembukuan usaha yang rapi menjadi salah satu hal penting bagi pelaku UMKM untuk mengetahui perkembangan usahanya. Namun, bagi sebagian pelaku usaha, pencatatan keuangan masih menjadi tantangan. Terlebih ketika harus beralih dari pencatatan sederhana ke sistem digital.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Vokasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB Unand), saat melaksanakan kegiatan pendampingan bagi pelaku UMKM di Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Rabu, tanggal 23 Juni 2026.l lalu.

Kegiatan yang diketuai oleh Ketua Departemen Vokasi FEB Unand Dr Yulia Anas SE MSi, melibatkan semua dosen dan mahasiswa Departemen Vokasi FEB Unand. Pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan sulaman dan perak (silver) menjadi mitra dalam kegiatan tersebut.

Pendampingan tidak hanya diarahkan pada pembukuan digital. Tim juga membawa beberapa agenda yang berkaitan dengan kebutuhan pengembangan usaha, mulai dari pemasaran digital, akses terhadap pembiayaan formal, hingga penguatan jejaring UMKM berbasis klaster di Koto Gadang.

Menurut Ketua Departemen Vokasi FEB Unand Dr Yulia Anas SE MSi, kemampuan menghasilkan produk yang baik perlu diikuti dengan pengelolaan usaha yang baik pula. Salah satunya adalah melalui pencatatan keuangan yang tertib, sehingga pelaku usaha dapat mengetahui kondisi usahanya dengan lebih jelas dan memiliki informasi yang memadai ketika mengambil keputusan di berbagai kondisi usaha.

Pembukuan yang baik juga menjadi semakin penting ketika UMKM ingin memperluas usahanya dan mengakses pembiayaan formal. Karena itu, kegiatan kali ini memberikan perhatian khusus pada peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan dan pemanfaatan teknologi untuk membantu proses tersebut.

Dari Pembukuan Sederhana ke SIAPIK

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai akuntansi dan pentingnya pembukuan bagi usaha yang disampaikan oleh dosen Program Studi Akuntansi Dr Alinursal Noer SE MSi. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami kembali pentingnya mencatat transaksi usaha secara teratur serta memanfaatkan informasi keuangan untuk melihat perkembangan usaha.

Setelah memperoleh pemahaman dasar, peserta kemudian mengikuti sesi praktik pembukuan digital bersama Wery Andriani SPd MSAk, dosen Program Studi Akuntansi. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) dan langsung didampingi dalam penggunaannya.

Peserta memulai praktik dari proses pembukaan akun hingga mencoba melakukan pencatatan transaksi keuangan. Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi dapat membantu pencatatan keuangan usaha menjadi lebih sistematis.

Diskusi pun berlangsung cukup aktif. Peserta tidak hanya mengikuti tahapan penggunaan aplikasi, tetapi juga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui dalam mengelola keuangan usaha sehari-hari.

Dari kegiatan tersebut, peserta mulai mampu membuka akun SIAPIK dan melakukan pencatatan keuangan melalui aplikasi.

Berdasarkan diskusi dan tanya jawab, sebagian besar peserta juga menilai SIAPIK relatif mudah dipahami. Meski demikian, mereka masih membutuhkan pendampingan agar penggunaan aplikasi tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan pengelolaan usaha sehari-hari.

Tak Berhenti Setelah Pelatihan

Bagi Tim Pengabdian Departemen Vokasi FEB Unand, kegiatan di Koto Gadang tidak dirancang sebagai pelatihan yang selesai dalam satu kali pertemuan. Tim melihat bahwa proses beralih menuju pengelolaan usaha berbasis digital membutuhkan waktu dan pendampingan.

Tidak semua pelaku UMKM terbiasa menggunakan aplikasi untuk mencatat transaksi keuangan. Ketersediaan perangkat juga berbeda-beda. Selain itu, masih terdapat pelaku usaha yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dokumen dan persyaratan untuk mengakses pembiayaan formal.

Hal-hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk menentukan bentuk pendampingan berikutnya. Penggunaan SIAPIK akan terus didorong agar pelaku UMKM semakin terbiasa melakukan pencatatan dan secara bertahap mampu menyusun laporan keuangan usahanya secara mandiri.

Pendampingan selanjutnya juga akan menyentuh aspek lain yang dibutuhkan dalam pengembangan usaha, seperti pengelolaan media sosial dan pemasaran digital, kelengkapan legalitas usaha termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pengenalan terhadap akses pembiayaan formal.

Tim juga mendorong penguatan jejaring UMKM berbasis klaster di Koto Gadang. Melalui jejaring tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat membangun kolaborasi yang lebih kuat, baik dalam produksi, pemasaran, pengembangan produk maupun perluasan pasar.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Ketua Departemen Vokasi Dr Yulia Anas SE MSi bersama Tim Departemen Vokasi FEB Unand berharap pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada bertambahnya pengetahuan peserta. Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan tersebut perlahan dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari.

Dengan pencatatan keuangan yang semakin tertib, pemanfaatan teknologi yang lebih baik, serta kolaborasi antar-pelaku usaha, UMKM Koto Gadang diharapkan dapat tumbuh lebih mandiri dan memiliki daya saing yang semakin kuat. (*)

Penulis : Dr Yulia Anas SE MSi

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

    Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Ternyata Briptu Rizka Sintiyani pernah tanya ke bank soal utang Brigadir Esco Faska Rely. Hal itu dilakukannya seminggu sebelum sang suami ditemukan meninggal. Menurut kakek Brigadir Esco yang bernama Acim, Briptu Rizka menanyakan perihal utang tersebut melalui telepon. Baca juga : Sadis Cara Briptu Rizka Habisi Suami, Diduga Pakai Barang Anak! Menurut Acim, […]

  • SATNARKOBA POLRES SIAK Tangkap Pengedar Sabu di Kampung Tualang

    SATNARKOBA POLRES SIAK Tangkap Pengedar Sabu di Kampung Tualang

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SIAK, detak24.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Siak menangkap pengedar sabu di Jalan Hang Nadim Gang Pelita Kampung Tualang, Siak. Tersangka RYY (29) diamankan Satresnarkoba dengan barang bukti 11 (sebelas) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 71,02 (tujuh puluh satu koma nol dua) gram. Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja SIK melalui Kasat Resnarkoba […]

  • TERDAPAT Ibu-Anak, 8 Pendaki Poltek Negeri Padang Tewas di Puncak Marapi

    TERDAPAT Ibu-Anak, 8 Pendaki Poltek Negeri Padang Tewas di Puncak Marapi

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG, detak24com – Erupsi Marapi pada Ahad (03/12/23) menyisakan duka mendalam bagi Poltek Negeri Padang. Tujuh mahasiswa dan seorang ibu meninggal kena letusan gunung. Hingga hari keempat letusan Marapi, tercatat 23 orang korban meninggal. Dari data 23 orang korban meninggal tersebut, dua di antaranya bernama Wahlul Ade Putra dan Novita Intan Sari berasal dari Kota […]

  • PULUHAN PERUSAHAAN BESAR Garap 50 Ribu Ha Hutan Riau Secara Ilegal, Ini Daftarnya!

    PULUHAN PERUSAHAAN BESAR Garap 50 Ribu Ha Hutan Riau Secara Ilegal, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kemen LHK mengeluarkan surat keputusan tentang data dan informasi kegiatan usaha yang telah terbangun di kawasan hutan yang tidak memiliki perizinan di bidang kehutanan tahap II. Dalam  SK.531/MENLHK/SETJEN /KUM.1/8/2021 itu ada 50.847,175 hektar (Ha) lahan perkebunan sawit yang belum memiliki perizinan di bidang kehutanan tahap II. Di poin pertama dalam surat keputusan […]

  • PUPR Pekanbaru Serahkan Bantuan Korban Banjir di Dua Lokasi

    PUPR Pekanbaru Serahkan Bantuan Korban Banjir di Dua Lokasi

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dinas PUPR Kota Pekanbaru bersama dengan Ketua TP PKK Raja Rilla Mustafa turun ke lokasi banjir memberikan bantuan berupa bahan pokok, Selasa (04/10/22). Ada dua lokasi yang didatangi dan diberikan  bantuan. Lokasi pertama adalah di Jalan Dwikora, Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail dan lokasi kedua adalah di Perumahan Attaya Jalan Sakuntala. “Kami […]

  • Menteri Tjahyo Kumolo Meninggal Dunia, Kabar Duka dari PDIP

    Menteri Tjahyo Kumolo Meninggal Dunia, Kabar Duka dari PDIP

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Jakarta, detak24.com — PDIP berduka. Seorang kader terbaiknya yang duduk di Kabinet Indonesia Maju, Tjahyo Kumolo meninggal. Ia tercatat dua kali jadi menteri yakni Mendagri dan sekarang MenPAN-RB. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif sejak beberapa hari yang lalu. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh petinggi PDIP […]

expand_less