PEKANBARU, detak24.com – Bandara SSK II Pekanbaru kembali melayani penerbangan internasional reguler. Ditandai dengan beroperasinya Batik Air rute Melaka-Pekanbaru-Melaka, Senin (12/09/22).
Penyambutan penumpang secara simbolis dilakukan dengan kegiatan pengalungan bunga oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Riau Savitri Handayani dan EGM Bandara SSK II Pekanbaru M Hendra Irawan kepada wisatawan mancanegara yang diwakili oleh Menteri Pelancongan, Warisan, dan Kebudayaan Negeri Malaka Dato Muhammad Jailani dan Chan Chee Sin yang kebetulan ikut dalam penerbangan tersebut.
Hendra Irawan menjelaskan bahwa penerbangan reguler internasional tersebut merupakan yang pertama dilayani oleh Bandara SSK II Pekanbaru usai ditetapkan menjadi salah satu entry point internasional berdasarkan Surat Edaran Satgas Covid-19 No.25 Tahun 2022 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 88 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.
“Penerbangan Internasional Batik Air dengan nomor penerbangan OD 310 ini mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru dari Melaka pada pukul 12.20 WIB yang membawa sebanyak 46 penumpang dengan disambut oleh prosesi water salute yang berasal dari kendaraan pemadam kebakaran Bandara SSK II Pekanbaru,” ujar Hendra Irawan.
Ia mengatakan pihaknya menyambut baik beroperasinya kembali penerbangan rute Internasional reguler dari Batik Air yang menghubungkan Pekanbaru dengan Melaka.
“Kita berharap rute penerbangan internasional lainnya dapat beroperasi kembali mengingat sejak ditetapkannya sebagai salah satu entry point internasional, Bandara SSK II Pekanbaru baru melayani penerbangan charter,” sebut Irawan.
Senada dengan Irawan, Dendra Ramadhan selaku Station Manager Lion Manager Pekanbaru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung sehingga rute internasional MKZ-PKU-MKZ dapat kembali beroperasi.
“Alhamdulillah antusias dari masyarakat kita di Pekanbaru dan sekitarnya sangat baik atas dibukanya penerbangan ini yang ditandai dengan jumlah penumpang yang cukup banyak yaitu dari Melaka sebanyak 46 orang dan dari Pekanbaru sebanyak 63 orang,” ujar Dendra.
“Semoga penerbangan internasional ini bisa terus berkelanjutan dan bisa bertambah lagi destinasi internasionalnya,” imbuhnya.
Dinas Pariwisata Provinsi Riau sendiri berharap dengan dibukanya kembali jalur penerbangan internasional memberi peluang kedatangan wisman yang berkunjung ke Riau melalui transportasi udara.
Serta memberikan spirit untuk kemajuan pariwisata Riau yang akan berimbas kepada peningkatan ekonomi kerakyatan. “Itu harapan kita,” ungkapnya.(CAKAPLAH)
Editor : Kar