Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » GMNI Bengkalis Tuding BUMD Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran

GMNI Bengkalis Tuding BUMD Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Keberadaan BUMD sejatinya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, yang terjadi di Kabupaten Bengkalis justru berbanding terbalik. BUMD diduga mengalami penyimpangan fungsi dan lebih mengarah pada kepentingan segelintir elite, bukan untuk kepentingan publik.

GMNI Bengkalis menilai sejumlah proyek yang dijalankan BUMD sarat kejanggalan. Revitalisasi SPBU BUMD dan pembangunan Kantor BLJ menjadi contoh nyata. Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp 10 miliar tersebut dinilai tidak menunjukkan standar kualitas yang memadai. Rinciannya, revitalisasi mencapai Rp3,4 miliar dan pembangunan kantor sekitar Rp3,05 miliar.

Besarnya anggaran yang digelontorkan tidak sebanding dengan hasil yang tampak di lapangan, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya pemborosan bahkan potensi penyimpangan anggaran.

Ketua GMNI Bengkalis Zulfhan Azmal, dengan tegas mengkritik lemahnya transparansi dalam proses pengadaan dan lelang proyek tersebut.

“Proyek bernilai miliaran rupiah ini seharusnya dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel. Namun fakta di lapangan menunjukkan minimnya transparansi, bahkan terkesan hanya menguntungkan kelompok tertentu,” tegasnya.

Menurutnya, ketertutupan ini justru memperkuat kecurigaan publik terhadap adanya praktik-praktik yang tidak sehat dalam pengelolaan anggaran daerah. GMNI Bengkalis mendesak agar seluruh proses pengadaan dibuka secara terang-benderang agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Lebih jauh, GMNI juga menyoroti dugaan pemborosan lain, termasuk praktik perjalanan dinas yang terkesan berlebihan dan tidak berdampak signifikan bagi daerah. Alih-alih menghasilkan pemasukan, aktivitas tersebut justru dinilai hanya menghabiskan anggaran tanpa kontribusi nyata.

BUMD yang seharusnya menjadi motor ekonomi daerah kini justru berpotensi menjadi beban. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah akan semakin runtuh.

Atas dasar itu, GMNI Bengkalis mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kapolda Riau, untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh dan transparan. Dugaan adanya praktik “fee proyek” yang kerap disebut sebagai “jatah preman” harus diusut tuntas tanpa pandang bulu.

“Ini bukan sekadar persoalan anggaran, tetapi menyangkut kepercayaan masyarakat. Jika benar terjadi penyimpangan, maka harus ada tindakan tegas,” pungkasnya. (*)

Reporter : Doni

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • WARGA Jalan Riau Pekanbaru Tewas Usai Pegang Pagar Bengkel

    WARGA Jalan Riau Pekanbaru Tewas Usai Pegang Pagar Bengkel

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang warga bernama Veri Hardika (22) tewas usai pegang pagar bengkel di Jalan Riau, Gg Guru, Kelurahan Air Hitam, Pekanbaru, Kamis (28/12/23). Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, kejadian berawal saksi 1 yang merupakan mekanik hendak membuka pagar bengkel. Namun, ia melihat ada seorang yang terbaring di depan pintu […]

  • Kemenkeu Sebut PPN 12 Persen Tak Pengaruhi Ekonomi Secara Signifikan

    Kemenkeu Sebut PPN 12 Persen Tak Pengaruhi Ekonomi Secara Signifikan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pro dan kontra terus mencuat terkait rencana kenaikan pajak pertambahan nilai atau PPN 12 persen yang dijadwalkan berlaku awal Januari 2025. Kebijakan ini memicu beragam pendapat di tengah masyarakat dan pelaku usaha mengenai dampaknya terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu […]

  • POLRES Rokan Hilir Amankan Dua Lelaki Paruhbaya, Gegara Bakar Lahan

    POLRES Rokan Hilir Amankan Dua Lelaki Paruhbaya, Gegara Bakar Lahan

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24com – Polres Rokan Hilir, Selasa (30/5/2023) mengamankan dua orang pria pelaku pembakaran lahan. Kedua pelaku berinisial JSM (60) dan N (51). Menurut Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto, kedua pelaku melakukan pembakaran lahan di tempat berbeda. JSM membakar lahan di belakang kantor Camat Tanjung Medan, sedangkan N di Jalan Bumi Jaya, Kecamatan Sinaboi. Andrian […]

  • BERSAMA Forkopimcam dan Awak Media, Dandim 0303 Bengkalis Endik YH Nonton Anugerah Kasad Award 2023 

    BERSAMA Forkopimcam dan Awak Media, Dandim 0303 Bengkalis Endik YH Nonton Anugerah Kasad Award 2023 

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 19Komentar

    DURI, detak24.com — Dandim 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto secara langsung menonton acara anugerah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Award 2023 di Makoramil 03 Mandau, melalui kanal Youtube TNI AD, Senin (10/07/23) malam. Dandim turut didampingi jajaran Kodim 0303 Bengkalis diantaranya Pasi Ops Kapt. Czi. Suratmin, Danramil 03 Mandau Kapt. Arh. Jemirianto […]

  • Mayat Emak emak Dalam Mobil di Kelurahan Maharani Pekanbaru Gempar

    Mayat Emak emak Dalam Mobil di Kelurahan Maharani Pekanbaru Gempar

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Warga Jalan Tengku Maharatu, Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru geger dengan penemuan mayat emak emak dalam mobil. Informasi dirangkum Rabu (21/05/25), mobil tersebut terparkir selama berjam-jam pada Selasa (20/05/25). Curiga, warga sekitar mendatangi mobil memanggil penumpangnya sekitar pukul 19.00 WIB malam. Korban diketahui bernama Tengku Zakyah (49), seorang ibu rumah tangga […]

  • GH Sihombing Berulang Kali Setor Duit Jual Beli Titik SPPG ke Dadan

    GH Sihombing Berulang Kali Setor Duit Jual Beli Titik SPPG ke Dadan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Tersangka baru kasus tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), yakni Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing, disebut memberikan uang kepada mantan Kepala BGN Dadan Hindayana secara berkala. Uang itu disebut berasal dari hasil proses jual beli titik Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG). “Jadi, untuk pemberian itu, itu tidak dilakukan […]

expand_less