Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Tunda Bayar Berkali-kali, GMNI Nilai Sekda Bengkalis Gagal, Pecat Saja!

Tunda Bayar Berkali-kali, GMNI Nilai Sekda Bengkalis Gagal, Pecat Saja!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – DPC GMNI Bengkalis meminta Bupati Kasmarni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menyusul persoalan tunda bayar yang terjadi selama tiga tahun berturut-turut.

Persoalan tersebut dinilai berdampak terhadap tata kelola keuangan daerah. Menyebabkan sejumlah program pemerintah tidak berjalan maksimal, serta berpotensi terus membebani kondisi fiskal daerah pada tahun 2026 dan 2027 akibat beban keuangan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris DPC GMNI Bengkalis Asrul Sahputra, mengatakan bahwa persoalan tunda bayar terus berulang menjadi alasan kuat untuk mengevaluasi TAPD yang memiliki peranan strategis dalam perencanaan dan penyusunan kebijakan anggaran daerah.

“Kalau persoalan tunda bayar sudah terjadi tiga tahun berturut-turut, ini tidak bisa lagi dianggap biasa. TAPD memiliki peranan penting dalam perencanaan dan penyusunan APBD  Sehingga, apa yang terjadi hari ini wajib menjadi bahan evaluasi serius,” ujar Asrul.

Menurutnya, Bupati telah memberikan amanah, kepercayaan, dan kewenangan kepada TAPD untuk menjalankan fungsi perencanaan keuangan serta memastikan APBD disusun sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Bupati sudah memberikan amanah dan kepercayaan. Seharusnya TAPD mampu membaca kondisi keuangan daerah dan menyusun APBD berdasarkan kemampuan yang sebenarnya. Kalau kesalahan terus berulang, tentu wajib dievaluasi,” tegasnya.

Asrul menjelaskan, pada saat ini publik melihat Bupati sebagai wajah utama pemerintahan. Namun, publik juga harus melihat dalam penyusunan APBD dan kebijakan anggaran terdapat tim yang sudah di bentuk khusus untuk melaksanakan pengaturan penganggaran yaitu TAPD yang diketuai oleh Sekda, dan mereka harus bertanggung jawab.

“Ketika terjadi tunda bayar, yang mendapat sorotan ketika terjadi permasalahan tentu Bupati. Dan publik wajib mengetahui, TAPD telah diberikan tanggung jawab dalam proses perencanaan dan pengangggaran. Karena itu, TAPD yang diketuai oleh Sekda harus mampu menjalankan amanah tersebut secara profesional. Kalau tidak mampu silahkan mundur,” katanya.

Menurut Asrul, persoalan tersebut juga harus dikaitkan dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya, terkait pentingnya penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara rasional.

“Sudah ada rekomendasi agar penetapan PAD dilakukan secara rasional 2023. Namun, persoalan yang sama kembali berulang di 2024 dan akhirnya menimbulkan tunda bayar. Tentu rekomendasi itu harus benar-benar menjadi bahan pembenahan. Jangan hanya berhenti di atas kertas,” tegasnya.

GMNI Bengkalis juga menyoroti dampak persoalan keuangan terhadap beasiswa tahun 2025, yang merupakan salah satu program strategis Bupati di bidang pendidikan.

“Ini contoh nyata efek berantai dari persoalan keuangan. Ketika pengelolaan anggaran tidak cermat, program strategis bupati pun ikut terdampak dan mahasiswa akhirnya merasakan akibatnya,” ujar Asrul.

Karena itu, GMNI Bengkalis menilai posisi Sekretaris Daerah sebagai Ketua TAPD harus menjadi bagian penting dalam evaluasi.

“Sekda sebagai Ketua TAPD memiliki peranan strategis dalam persoalan ini. Kalau pembenahan membutuhkan langkah penyegaran terhadap pejabat yang memegang tanggung jawab penting, maka menurut kami langkah itu patut dilakukan,” katanya.

Asrul juga mengatakan bahwa cara berkomunikasi kepala BPKAD terkesan sangat buruk dengan publik. Bahkan, sudah 2 kali DPC GMNI Bengkalis memasukan surat permohonan klarifikasi terkait tata kelola keuangan dan alasan pergeseran anggaran beasiswa 2025 dan persiapan 2026 namun tidak ditanggapi.

“Kami dari GMNI sudah dua kali memasukkan surat formal permohonan klarifikasi ke BPKAD, terkait persoalan tata kelola keuangan daerah dan alasan pergeseran anggaran beasiswa tahun 2025 serta persiapan beasiswa 2026. Namun, hingga saat ini surat tersebut tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana mestinya. Ini adalah salah satu bentuk ketidakpedulian mereka terhadap kepentingan masyarakat,” ujar Asrul.

Dia berharap, agar Bupati Bengkalis menjadikan semua persoalan di TAPD ini sebagai momentum pembenahan sistem dan tata kelola keuangan daerah.

“Harapan kami kepada Bupati bengkalis, evaluasi ini benar-benar dilakukan. Ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap daerah. Kalau memang dari evaluasi itu diperlukan penyegaran untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, jangan ragu untuk melakukan perubahan. Jika perlu ganti, demi Kabupaten Bengkalis yang lebih baik,” pungkas dia. (*)

Reporter : Doni

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikira Main Dekat Rumah, Bocah 3,5 Tahun Hilang di Hutan Rao Utara

    Dikira Main Dekat Rumah, Bocah 3,5 Tahun Hilang di Hutan Rao Utara

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PASAMAN, detak24.com. Tim SAR gabungan belum menemukan Haikal (3,5), balita yang dilaporkan hilang di Kampung Aek Kayu Ara Jorong VII Gunung Manahan, Kenagarian Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman. Tim menyusuri hutan dan anak sungai untuk mencari keberadaan korban. Namun, hingga memasuki hari keempat, operasi penyisiran kembali berakhir tanpa hasil, Rabu (08/07/26). Kepala Kantor […]

  • Larang Saja Mudik Lebaran!, Jika Pakai Syarat Booster

    Larang Saja Mudik Lebaran!, Jika Pakai Syarat Booster

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Jakarta, detak24.com — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, menyoroti konsistensi pemerintah dalam membuat kebijakan di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19. Hal itu Irwan lakukan dalam merespons langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan masyarakat melakukan mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 tahun ini dengan syarat telah menerima vaksinasi Covid-19 […]

  • HADIAH Juara Liga 1 PSM Makassar Cuma Dapat Trofi Tanpa Uang, Tiga Pemain Ngomel di Medsos

    HADIAH Juara Liga 1 PSM Makassar Cuma Dapat Trofi Tanpa Uang, Tiga Pemain Ngomel di Medsos

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    detak24.com – Ternyata, penghargaan untuk hadiah juara Liga 1 PSM Makassar cuma memperoleh tropi tanpa uang pembinaan. Hal tersebut menjadi sorotan di berbagai flatform medsos. Dilansir Fajar.co.id dari akun instagram @pengamatsepakbola, Rabu (19/04/23)  bahwa juara Liga 1 tidak dapat hadiah uang sama sekali. “TROFI DOANG, PSM Makassar juara Liga 1 2022-2023 tidak mendapat hadiah uang […]

  • Interpol Bantu Pencarian Eril di Sungai Swiss

    Interpol Bantu Pencarian Eril di Sungai Swiss

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Jakarta., detak24.com — Interpol telah menerbitkan Yellow Notice untuk membantu pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril yang hilang di Sungai Aare, Swiss pekan lalu. Yellow Notice diterbitkan untuk membantu menemukan orang hilang. Biasanya yellow notice digunakan untuk menemukan anak di bawah umur atau membantu mengidentifikasi orang yang tidak […]

  • Vietnam Dilanda Topan Yagi, 87 Orang Tewas 70 Hilang

    Vietnam Dilanda Topan Yagi, 87 Orang Tewas 70 Hilang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    VIETNAM, detak24com – Sebanyak 87 orang tewas, dan 70 lainnya dinyatakan hilang setelah topan Yagi menghantam Vietnam. Topan terkuat di Asia tersebut telah memicu hujan lebat dan banjir pada sejumlah provinsi di Vietnam utara, termasuk ibukota Hanoi. Dikutip, Rabu (11/09/24), Departemen Pencegahan Bencana Alam Vietnam pada Selasa (10/09/24) menyatakan, sirkulasi setelah badai menyebabkan hujan lebat […]

  • Beat vs Scoopy Laga Kambing, Seorang Tewas di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru

    Beat vs Scoopy Laga Kambing, Seorang Tewas di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengendara Scoppy tewas dalam insiden lakalantas maut di Jalan Soekarno Hatta Jalur Timur, Pekanbaru, Jumat (28/02/25) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Insiden ini melibatkan dua sepeda motor, yaitu Honda Scoopy BM 6842 ABD dan Honda Beat Street BM 2125 PAF, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka. Kasat […]

expand_less