Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Larang Saja Mudik Lebaran!, Jika Pakai Syarat Booster

Larang Saja Mudik Lebaran!, Jika Pakai Syarat Booster

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, menyoroti konsistensi pemerintah dalam membuat kebijakan di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Hal itu Irwan lakukan dalam merespons langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan masyarakat melakukan mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 tahun ini dengan syarat telah menerima vaksinasi Covid-19 lanjutan atau booster.

Menurut Irwan, kebijakan pemerintah tersebut sama artinya dengan melarang mudik. Padahal kasus Covid-19 saat ini sudah mendekati normal dibandingkan angka pada 2021 lalu.

Ia pun membandingkan kebijakan yang dibuat pemerintah saat ini dengan jelang perayaan Tahun Baru 2022 silam. Irwan berkata, pemerintah tidak mengeluarkan aturan larangan mudik jelang perayaan Tahun Baru 2022 lalu.

“Konsistensi pemerintah sangat buruk, itu yang membuat masyarakat tidak percaya dengan kebijakan pemerintah. Bahkan, saking seringnya inkonsisten pemerintah sendiri suka ragu dengan kebijakannya sendiri,” kata Irwan saat dihubungi, Kamis (24/3).

Ia menilai, syarat vaksin booster yang dibuat pemerintah akan sulit dipenuhi oleh masyarakat. Hal itu lantaran, penyuntikan vaksin dosis pertama belum menjangkau seluruh masyarakat hingga sekarang.

Irwan memandang, kebijakan yang mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik pada Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah ini sebaiknya dibatalkan, bila pemerintah masih mensyaratkan para calon pemudik wajib menerima vaksin booster lebih dahulu.

“Jika persyaratannya harus booster baru boleh mudik, lebih baik dibatalkan rencana itu. Vaksin pertama saja belum beres, masa rakyat diharuskan booster sebagai syarat perjalanan,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur itu.

Irwan menambahkan, pemerintah seharusnya cukup mewajibkan syarat menerima vaksin dua kali bagi para calon pemudik. “Termasuk aturan perjalanan udara, laut, dan darat yang ketat. Yang sudah 2 kali vaksin tidak perlu swab sedangkan yang baru satu kali vaksin tetap swab. Itu lebih adil dan masuk akal bagi rakyat,” ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah tahun ini yang masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Keputusan ini dibuat setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 yang terus melandai. “Situasi pandemi membaik membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran dipersilakan,” kata Jokowi dalam keterangan resminya, Rabu (23/3).

Namun, Jokowi menetapkan syarat para pemudik telah menerima vaksinasi Covid-19 lanjutan atau booster serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Dengan syarat dua kali vaksin dan satu kali booster serta menerapkan prokes ketat,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah akan melakukan pemeriksaan acak terhadap warga pemudik terkait status vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi.

Bagi warga yang mengakses transportasi umum, proses pemeriksaan dilakukan di awal sebelum keberangkatan.

Kemudian, bagi warga yang sudah menerima suntikan dosis lanjutan atau booster tak perlu tes Covid-19. Sedangkan warga penerima vaksin dua dosis diwajibkan antigen, dan warga yang baru mendapatkan satu dosis diminta tes PCR.

“Memang untuk mudik kendaraan umum itu ngeceknya pada saat naik. Tapi mudik dengan kendaraan pribadi itu nanti akan dilakukan random checking,” kata Budi.(net)

Editor : kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat dan Babinsa di Rohil Goro Perbaiki Jalan dengan Cangkang Kerang   

    Masyarakat dan Babinsa di Rohil Goro Perbaiki Jalan dengan Cangkang Kerang  

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    ROHIL, detak24.com – Para pemuda, masyarakat dan Babinsa Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, Ahad (13/2/22) gotong-royong memperbaiki Jalan Sainal Tanjung Rukam RT 02 RW 12. Mereka menggunakan peralatan seadanya. Untuk mengeraskan badan jalan, kulit kerang mereka gunakan sebagai alternatif pengganti kerikil. Babinsa Panipahan Darat, Serma Suarman bersama koordinator pemuda Panipahan Darat, Joni […]

  • Info BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Landa Riau

    Info BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Landa Riau

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi mengguyur Riau, Ahad (23/10/22). Menurut Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Fitri, hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Fitri, […]

  • PELAKU Curanmor Sasar Kedai Kopi di Ujungbatu Rohul, Pengunjung Agar Waspada

    PELAKU Curanmor Sasar Kedai Kopi di Ujungbatu Rohul, Pengunjung Agar Waspada

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    UJUNGBATU, detak24com – Pelaku curanmor yang terjaq di di belakang warung kopi Langkat, Dusun Bukit Raya, Desa Pematang Tebih, Ujungbatu Rohul berhasil diringkus. Adapun pelaku yakni, pria inisial RA alias Black (18). Dalam aksinya, pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna putih. Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono melalui Kapolsek Ujung Batu […]

  • 32.949 Ternak di Jatim Terpapar PMK, 164 Ekor Mati

    32.949 Ternak di Jatim Terpapar PMK, 164 Ekor Mati

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Surabaya, detak24.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak terus meluas di Indonesia. Data Dinas Peternakan Jawa Timur terbaru menyebut sebanyak 32.949 ekor di Jatim terpapar PMK. Dari jumlah itu, 164 ekor di antaranya mati akibat infeksi virus tersebut. Sebanyak 3.821 ekor hewan ternak lainnya sudah dinyatakan sembuh dan masih ada 28.964 hewan ternak […]

  • DKP Riau Tangkap Dua Kapal Nelayan Kepri, Cari Ikan di Perairan Bengkalis 

    DKP Riau Tangkap Dua Kapal Nelayan Kepri, Cari Ikan di Perairan Bengkalis 

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau menangkap dua kapal nelayan asal Kepri yang memasuki wilayah perairan Bengkalis. Kedua kapal tersebut yakni KM Speed Samudra 1 dan KM Nelayan. Tindakan ilegal kedua kapal tersebut dihentikan Kapal Patroli KP Kurau 02 karena melakukan penangkapan ikan di Daerah Penangkapan Ikan (DPI) yang tak sesuai Surat […]

  • FATHER Hunger Faktor Tertinggi Sebabkan Kenakalan Remaja, Ini Ciri-cirinya

    FATHER Hunger Faktor Tertinggi Sebabkan Kenakalan Remaja, Ini Ciri-cirinya

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    detak24com – Father hunger menjadi keyword trend di google. Ternyata dua kata tersebut merupakan penyakit psikologis yang jarang diketahui. Namun, dampaknya sangat besar terhadap perilaku kenakalan remaja. Penyakit psikologis father hunger adalah jenis kelainan yang jarang diketahui. Hal ini diakibatkan luka masa kecil, sehingga berpengaruh pada emosional seseorang. Pengaruhnya seiring dengan perkembangan dari luka masa kecil, […]

expand_less