Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Empat Pemain BBM Subsidi Ditangkap, Polda Riau Razia Gudang Mafia dan Kapal Pengangkut Solar

Empat Pemain BBM Subsidi Ditangkap, Polda Riau Razia Gudang Mafia dan Kapal Pengangkut Solar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Empat orang diringkus dalam razia penyalahgunaan BBM subsidi di Pelalawan dan Inhil.

Polda Riau mengungkap praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis Bio Solar di dua lokasi, yakni Kabupaten Pelalawan dan Inhil, Ahad (05/04/26).

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lebih dari 10.000 liter BBM serta empat tersangka yang diduga terlibat dalam distribusi dan niaga ilegal.

Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro, mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.

“BBM bersubsidi adalah hak masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan. Karena itu, tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan bisnis ilegal,” ujarnya.

Pengungkapan pertama dilakukan oleh Unit 4 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau di sebuah bengkel di Jalan Lingkar, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Dari lokasi tersebut, petugas menyita sekitar 5.000 liter Bio Solar yang disimpan dalam 21 jeriken berkapasitas 33 liter serta sejumlah tangki berukuran 1.000 liter.

Polisi menetapkan satu tersangka berinisial ANM yang berperan sebagai pembeli, pengumpul, sekaligus penjual BBM ilegal.

Tersangka diketahui membeli BBM dari pelangsir yang mengisi di SPBU menggunakan kendaraan truk, lalu mengumpulkannya untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Menurutnya, para tersangka menggunakan berbagai modus untuk menghindari pengawasan. Antara lain, memanfaatkan kendaraan dengan pelat nomor berbeda guna mengakali sistem barcode saat pengisian BBM di SPBU.

Selain itu, BBM ilegal tersebut dipasarkan ke wilayah pedalaman, termasuk untuk kebutuhan truk pengangkut kayu yang tidak dapat mengisi BBM di SPBU.

Pengungkapan kedua dilakukan di Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Inhil. Petugas menemukan kapal kayu KM Surya yang mengangkut Bio Solar tanpa dokumen resmi.

Dari hasil penyelidikan, BBM tersebut berasal dari SPBU di wilayah Concong yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan, namun diselewengkan untuk diperjualbelikan melalui jalur perairan.

Petugas menemukan 21 drum berisi Bio Solar dengan total sekitar 5.000 liter di dalam kapal, serta tambahan BBM di ponton lain. Sehingga, jumlah keseluruhan mencapai lebih dari 10.000 liter.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka, yakni pemilik kapal, nahkoda serta ABK.

Praktik tersebut telah berlangsung sekitar dua bulan dengan pola distribusi terorganisasi. “BBM dibeli dari pelangsir dengan harga sekitar Rp 280 ribu per jeriken ukuran 33 liter, lalu dijual kembali antara Rp 290 ribu hingga Rp 300 ribu. Keuntungan per jeriken memang kecil, tetapi menjadi signifikan jika dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Dirreskrimsus menegaskan, kedua kasus tersebut menunjukkan masih adanya penyalahgunaan BBM subsidi dengan berbagai modus, baik melalui jalur darat maupun perairan.

“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam rantai distribusi BBM ilegal,” tegasnya.

Para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam UU No 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar.

Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan BBM subsidi serta aktif melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran.

“Penegakan hukum ini bertujuan menjaga keadilan distribusi energi bagi masyarakat, termasuk nelayan sebagai penerima prioritas subsidi,” pungkasnya. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warning, 30 Warga Sarolangun Jambi Terafiliasi Jaringan NII

    Warning, 30 Warga Sarolangun Jambi Terafiliasi Jaringan NII

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAMBI, detak24com – Sedikitnya 30 orang warga Kabupaten Sarolangun, Jambi yang terafiliasi dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Informasi dirangkum, Kamis (25/07/24) warga terafiliasi jaringan NII tersebut tidak aktif lagi. Namun, pihak terkait terus memantau pergerakan mereka. Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarolangun, Hudri juga membenarkannya. Hal tersebut berdasarkan koordinasi yang dilakukan […]

  • DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

    DIDUGA Malpraktik, Bocah 5 Tahun Asal Selatpanjang Meninggal di RSUD Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    MERANTI, detak24.com – Arga bocah 5 tahun anak pasangan Hendra (36) dan Rozita (34) warga Jalan Manggis, Selatpanjang Kota meninggal diduga malpraktik dokter RSUD Pekanbaru. Tak puas dengan layanan di RSUD Pekanbaru, orangtua korban bernama Hendra didampingi praktisi hukum kesehatan, Dian Wahyuni melaporkan oknum dokter di Poli Onkologi bernama dr.Fathar Usman Bunawar. SpB (K) Onk […]

  • Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai melakukan kunjungan di Pasar Cicaheum Bandung, Jawa Barat, F : CNN

    PRESIDEN JOKOWI Dua Hari di Riau, Simak Agenda serta Daerah yang Dikunjungi!

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU , detak24.com – Presiden Jokowi dijadualkan berada dua hari di Riau. Sejumlah agenda pun sudah disiapkan. Termasuk wilayah yang dikunjungi orang nomor satu RI tersebut. Dalam kunjungan ke Provinsi Riau, Presiden Jokowi tidak hanya meresmikan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Ada beberapa agenda yang sudah dijadwalkan. Gubernur Riau, Syamsuar mengungkapkan, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja selama […]

  • SUDAH Terpidana, Oknum Polisi Meranti Tak Dipecat

    SUDAH Terpidana, Oknum Polisi Meranti Tak Dipecat

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Seorang oknum polisi Polres Kepulauan Meranti yang berstatus terpidana, hingga kini belum dipecat. Padahal, yang bersangkutan saat ini dalam penjara Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru. Oknum polisi atas nama Putra Hari Supanda sebelumnya dijerat dengan pasal penggelapan. Karena terbukti secara sah telah melarikan uang pembayaran pajak kendaraan senilai Rp 230 juta. Korban penggelapan […]

  • Kompolnas Sebut Kapolsek Lusiyanto Target Penembakan di Sabung Ayam Lampung 

    Kompolnas Sebut Kapolsek Lusiyanto Target Penembakan di Sabung Ayam Lampung 

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG, detak24com – Komisi kepolisian nasional (Kompolnas) menguak fakta baru terkait gugurnya 3 anggota polisi saat menggerebek sabung ayam di Lampung. Fakta tersebut mengenai ketiga polisi diduga sudah menjadi target penembakan. Lantaran dianggap menghalau jalannya kegiatan sabung ayam tersebut. “Penembak ini memang menargetkan Pak Kapolsek, menarget petugas-petugas yang lain.Karena memang dia berbeda. Mereka, petugas ini […]

  • KABUT Asap Kian Pekat, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Kebijakan Pakai Masker

    KABUT Asap Kian Pekat, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Kebijakan Pakai Masker

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Anak didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jalan Sumatera Pekanbaru mulai mengenakan masker. Kebijakan ini juga berlaku untuk para tenaga pendidik, baik saat mengajar maupun di luar ruangan kelas. Kabut asap yang sudah menyelimuti Riau dalam beberapa hari terakhir dikuatirkan berdampak terhadap kesehatan murid. Dengan bermasker, meminimalisir efek dari bahaya yang ditimbulkan […]

expand_less