BANJIR Riau Telan Dua Nyawa, Satu Korban di Rohil Pakai Helm
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
- print Cetak

Kondisi banjir di Jalan Hangtuah, Buluhkasap Dumai
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Legislatif mengingatkan Pemprov dan kabupaten/kota untuk serius menghadapi persiapan banjir Riau Setakat ini, sudah dua nyawa melayang akibat banjir.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho. Ia menyoroti saat ini bencana banjir di Riau sudah menelan dua korban jiwa.
Dimana satu orang tewas akibat terseret banjir Riau di Kabupaten Rokan Hilir, bernama Sariman. Laki-laki berusia 63 tahun itu tewas dengan masih mengenakan helm, di parit jalan lintas Sekelapas Rantau Kopar.
Sementara, korban kedua merupakan anak laki-laki berusia 13 tahun bernama Rizki. Ia dilaporkan hanyut di Sungai Kelulut selebar 4 meter di Marpoyan Damai, Pekanbaru, saat bermain bersama teman-temannya.
Terkait hal tersebut, Agung Nugroho, meminta kepada pemerintah sudah saatnya bertindak secara langsung dan mengeksekusi solusi atas permasalahan banjir ini, bukan sekedar wacana yang baru dipikirkan.
“Ini sudah terjadi bertahun-tahun bukan hanya tahun ini. Artinya apa? Artinya kita butuh solusi yang bukan hanya dipikirkan tapi juga dilakukan sehingga ini betul-betul menjadi solusi bagi masyarakat,” ujar Agung, Kamis (04/01/24).
Ketua Partai Demokrat Riau ini menegaskan, bahwa persoalan banjir di Riau tak bisa selalu menyalahkan curah hujan yang tinggi sehingga air sungai meluap.
Sebab, kata Agung, pembangunan yang tidak memiliki perencanaan yang baik juga memberi kontribusi terjadinya banjir khususnya di Kota Pekanbaru.
“Ini adalah sebuah kesalahan ya. Membangun jalan tapi tidak mempersiapkan drainase sehingga air itu tak kunjung surut walau sudah beberapa hari,” ulasnya.
Agung meminta kepada Dinas PUPR atau dinas terkait lainnya untuk segera memberikan jawaban agar banjir ini teratasi. Juga penting kata Agung adalah kedepannya harus serius dilakukan normalisasi sungai – sungai di Riau.
“Jadi, memang harapan kita dalam waktu dekat ini ada eksekusi langsung dari (dinas) PU, apakah itu PU provinsi maupun PU kabupaten/kota. Sehingga banjir yang menjadi sebuah masalah di Kota Pekanbaru dan Riau ini bisa terselesaikan,” pungkasnya dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













