DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Waspada! Geng Motor Berkeliaran di Pekanbaru, Incar Dompet dan Ponsel Korban 

Polisi menyita barang bukti dari penangkapan tiga anggota geng motor di Pekanbaru. f : ist

PEKANBARU, detak24comPolisi meringkus tiga remaja anggota geng motor yang terlibat aksi kriminal di Pekanbaru. Penjahat jalanan tersebut mengincar dompet serta ponsel korban.

Aksi geng motor kian meresahkan di Pekanbaru. Mereka sering berkonvoi dan mengambil lokasi secara acak. Ketika melihat seseorang dalam posisi lemah, kawanan bandit tersebut langsung menindas dan merampas harta benda. Tak jarang, mereka juga menganiaya korbannya.

Aparat dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menangkap tiga anggota geng motor yang sering meresahkan masyarakat. Dua pelaku diketahui masih berstatus anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, satu pelaku berinisial SH (18). Sementara, dua pelaku lainnya masing-masing berusia 16 tahun.

“Benar, ada tiga pelaku yang kami amankan. Dua di antaranya merupakan anak di bawah umur,” ujar Kasat, Jumat (09/01/26).

Dikatakannya, kelompok geng motor tersebut beraksi secara acak di Kota Pekanbaru. Di antaranya, Kecamatan Rumbai, Bukit Raya, Sukajadi, dan Senapelan. Aksi telah dilakukan berulang kali.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka sudah beberapa kali melakukan aksi di wilayah Senapelan, Sukajadi, Rumbai, dan Bukit Raya. Pola mereka acak, tidak menentukan target tertentu,” jelasnya.

Para pelaku beraksi dengan cara berkonvoi menggunakan sepeda motor pada malam hingga dini hari. Saat menemukan korban yang dianggap lemah, para pelaku langsung melancarkan aksinya dengan merampas barang berharga.

“Mereka berkonvoi. Lalu, ketika melihat target yang menurut mereka lemah, muncul niat untuk melakukan tindak pidana. Sasaran utama mereka adalah telepon genggam dan dompet,” ungkap dia.

Dalam setiap aksinya, terdapat beberapa orang yang ikut berkonvoi. Namun, polisi menetapkan empat orang sebagai pelaku utama. Saat ini, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh tim Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Aksi terakhir kelompok ini terjadi pada 2 Januari 2026 di Jalan Jendral Sudirman. Saat itu, korban berinisial R bersama rekannya tengah melintas untuk mencari makan malam.

Setibanya di flyover Harapan Raya, korban dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matik. Tanpa peringatan, kedua pelaku langsung memukul korban menggunakan senjata tumpul berupa double stick berwarna silver.

Korban sempat mencoba melarikan diri, namun dikejar oleh pelaku lainnya secara beramai-ramai hingga akhirnya berhasil dihentikan di depan Star City.

Di lokasi tersebut, korban dianiaya hingga tidak berdaya. Korban mengalami sejumlah luka akibat pukulan dan sabetan senjata tajam yang belakangan diketahui berupa pisau jenis katana (samurai).

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang digunakan pelaku, pakaian saat beraksi, double stick, serta sebilah pedang bergagang kayu berwarna hitam dan cokelat, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar