69 Lebih Warga Iran Tewas Akibat Banjir Bandang dan Longsor
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 1 Agt 2022
- print Cetak

Iran ditenggelamkan banjir bandang. F. :. IST
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Presiden Iran Ebrahim Raisi telah meminta jajaran menteri dan gubernur untuk menyiapkan berbagai langkah untuk meminimalisasi kerusakan akibat banjir bandang.
Permintaan itu disampaikan merespons peringatan Organisasi Meteorologi bahwa curah hujan tinggi masih akan terus terjadi di beberapa provinsi dalam beberapa hari mendatang.
Iran telah berjuang menghadapi banjir bandang dan tanah longsor selama dua minggu terakhir.
Bulan Sabit Merah mengatakan kerusakan di Provinsi Fars bagian selatan disebabkan oleh banjir dari bendungan di Sungai Rodbal dekat Kota Estahban.
Selain itu, udara yang lebih hangat dapat menahan lebih banyak uap air untuk menghasilkan peristiwa curah hujan yang ekstrem.
Sebuah studi tentang efek perubahan iklim di Iran menemukan bahwa periode basah dan kering yang ekstrem terjadi lebih sering, dan ada periode suhu yang sangat panas yang lebih lama dan frekuensi banjir yang lebih tinggi di seluruh negeri.
Pada 2019, lebih dari 70 orang meninggal di Iran karena banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi yang belum pernah terjadi selama ini.(cnn)












