Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Kisah Viral Warga Aceh Tempuh 130 Km Selama 4 Hari Keluar dari Lokasi Longsor

Kisah Viral Warga Aceh Tempuh 130 Km Selama 4 Hari Keluar dari Lokasi Longsor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ACEH, detak24com – Kisah perjuangan warga Aceh yang berupaya menyelamatkan diri dari bencana banjir dan longsor jadi viral.

Seorang warga Aceh Tenggara bernama Sukur Selamat menempuh perjalanan luar biasa. Berjalan kaki selama empat hari melintasi jalur pegunungan, lumpur tebal, dan puluhan titik longsor hanya untuk kembali ke rumah.

Peristiwa itu bermula saat Sukur melakukan perjalanan pulang dari Banda Aceh menuju Aceh Tenggara pada malam Jumat. Hujan deras turun tanpa henti.

Ketika pagi menjelang, tepat sekitar pukul 06.00 WIB, ia tiba di Desa Ise-ise, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Di sanalah bencana menyergap tanpa peringatan.

“Puluhan mobil terjebak di lokasi tersebut. Mau berputar arah sudah tak bisa, maju pun menjadi kendala,” ungkap Sukur mengenang detik-detik kepanikan. Dinding tanah yang runtuh menutup badan jalan sepenuhnya. Semua kendaraan terisolasi.

Sukur dan para pengendara lain menunggu bantuan evakuasi, berharap tim penyelamat segera tiba. Namun waktu berlalu tanpa kepastian.

“Sempat bermalam di Ise-ise, namun tak ada tanda-tanda tim evakuasi datang,” tutur Sukur, Jumat (05/12/25).

Akhirnya, sekitar 40 orang memutuskan meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki menuju daerah masing-masing. Perjalanan dari Aceh Tengah ke Aceh Tenggara diperkirakan mencapai 130 kilometer melalui jalur pegunungan dan jurang terjal. Dalam kondisi normal saja medan ini berat, apalagi setelah bencana.

“Lebih kurang 70 titik longsor dan banjir bandang kami temukan, menutupi badan jalan dan membuat perjalanan semakin sulit,” ujarnya.

Malam hari dilewati dengan penerangan minim. Hanya cahaya kecil dari korek api dan senter seadanya membantu mereka melangkah. Di tengah hutan, risiko hewan buas menghantui, namun rasa takut tertutupi keinginan kuat untuk pulang.

“Kami tak ada memikirkan akan serangan hewan buas. Berharap hanya bisa sampai di rumah,” tambahnya.

Setibanya di Aceh Tenggara, Sukur mengaku sulit percaya bahwa ia berhasil melalui perjalanan penuh risiko itu. Namun kebahagiaan itu bercampur pilu. Ia masih memikirkan keluarga dan warga lain di Gayo Lues yang terisolasi total.

Menurutnya, beberapa desa kehabisan persediaan makanan, sementara akses jalan terputus sepenuhnya. “Kami khawatir sudah tidak ada lagi makanan yang bisa dikonsumsi,” ucapnya lirih.

Kisah Sukur menjadi gambaran kerasnya situasi pasca bencana di Aceh Tengah dan wilayah sekitar. Selain menunjukkan betapa dahsyat dampak longsor dan banjir bandang, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, akses evakuasi cepat, dan penanganan infrastruktur di daerah rawan bencana. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet takraw asal Bengkalis yang akan mengikuti event di Thailand

    Empat Atlet Takraw Bengkalis Wakili Indonesia di Ajang Kings Cup Thailand

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BENGKALIS, detak24.com — Sebanyak enam atlet takraw putra dan putri asal Riau akan mewakili Indonesia dalam ajang Single Event Word Champion Thai Kings In Cup yang berlangsung dari tanggal 24-29 Juli 2022 di Bangkok Thailand. Yang membanggakan empat atlet merupakan asal dari Kabupaten Bengkalis Enam atlet tersebut, tiga diantaranya bermain untuk tim Putra Muhammad Hafidz […]

  • Lini Bisnis PDC Melandasi Operasional Migas yang Aman Efisien dan Ramah Lingkungan

    Lini Bisnis PDC Melandasi Operasional Migas yang Aman Efisien dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com — Di industri migas, keselamatan kerja menjadi mercusuar perlindungan operasional, termasuk nyawa dan kesehatan pekerjanya, dari berbagai potensi bahaya. Insiden, kecelakaan, bahkan fatality, yang potensial terjadi di operasi migas mungkin terhindarkan dengan penerapan aspek-aspek keselamatan kerja yang konsisten dan berkesinambungan. Selain itu, keselamatan kerja juga dapat diwujudkan dengan penggunaan peralatan dan material yang […]

  • Alamak! Hakim Pekanbaru Bebaskan Koruptor 126 Miliar, Proyek Jalan Lingkar Bengkalis

    Alamak! Hakim Pekanbaru Bebaskan Koruptor 126 Miliar, Proyek Jalan Lingkar Bengkalis

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 33Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru membebaskan terdakwa korupsi atas nama Petrus Edi Susanto, dalam kasus korupsi proyek Jalan Lingkar Bengkalis. Dikutip Sabtu (18/06/22),  kegirangan di wajah Petrus Edi Susanto terpancar usai dirinya dinyatakan tidak bersalah oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara. Petrus Edy Susanto, yang merupakan Wakil Ketua Direksi PT Wijaya Karya (Wika)-Sumindo […]

  • Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Rohil

    Terbanyak di Rohil, Hotspot Riau Melonjak hingga 73 Titik Panas

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – BMKG mencatat hotspot Riau yang sempat turun, kembali melonjak hingga 73 titik panas, (28/07/24) pagi. “Total hotspot wilayah Sumatera ada 218 titik, terbanyak Sumut muncul 67 titik. Hotspot lainnya terdeteksi di Babel 34 titik, Jambi 16 titik, Sumsel 15 titik, Lampung dua titik, Sumbar 10 titik, dan Bengkulu satu titik,” sebut Prakirawan […]

  • Ketua RT 16 Teluk Binjai Dumai Beni Laksamana menyerahkan paket sembako Jumat Berkah. (f : ist)

    Kelurahan Teluk Binjai Dumai Gelar Jumat Berkah, Ketua RT 16: Terima Kasih Pak Lurah!

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur gelar Jumat Berkah perdana, Jumat (27/07/24). Kegiatan tersebut dapat respon positif dari warga dan RT. Kegiatan Jumat Berkah Kelurahan Teluk Binjai bertempat di tiga RT. Yakni, RT 14, RT 15 dan RT 16. Lurah Idris Sardi dan Ketua LPMK Hamdi Nasri beserta staf didampingi para  ketua RT […]

  • Satgas PKH Sita 81.793 Ha Lahan Perusahaan di Hutan Konservasi TNTN

    Satgas PKH Sita 81.793 Ha Lahan Perusahaan di Hutan Konservasi TNTN

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) melakukan penertiban kawasan hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, seluas 81,793 hektare pada Selasa (10/06/25). Penertiban ini merupakan bagian dari upaya negara menegakkan kedaulatan hukum atas kawasan hutan konservasi yang berstatus sebagai tanah negara. Berbagai aktivitas ilegal seperti pembangunan permukiman, pembukaan lahan, penanaman sawit, pemeliharaan […]

expand_less