Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Pengedar Sabu Terciduk di Desa Petani Kabupaten Pelalawan 

Pengedar Sabu Terciduk di Desa Petani Kabupaten Pelalawan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Polsek Bunut menangkap seorang pengedar sabu berinisial RAS di Dusun Betung Satu, Desa Petani Kabupaten Pelalawan.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Polsek Bunut dalam menindak tegas segala bentuk tindak pidana.

Kapolsek Bunut, AKP Arinal Fazri memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Bunut Aipda Riwayudi untuk melakukan penyidikan setelah menerima informasi adanya dugaan peredaran narkotika.

Pada Rabu, 24 September 2025, sekitar pukul 16.00 WIB petang, Tim Reskrim Polsek Bunut yang dipimpin Aipda Riwahyudi berhasil menangkap tersangka Ramli Agus Surianto (RAS) di Jalan Lintas Bono, Dusun Betung Satu, Desa Petani, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan.

Penangkapan RAS berawal dari informasi yang diperoleh dari tersangka lain berinisial FAP yang ditangkap sebelumnya.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti pada tersangka RAS, seorang wiraswasta yang beralamat di Betung Satu.

“Dalam penggeledahan badan terhadap tersangka Ramli Agus Surianto, ditemukan enam buah plastik bening ukuran kecil yang di dalamnya berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,86 gram,” jelas Kapolsek.

Selain sabu, turut diamankan empat buah plastik bening klep merah ukuran sedang, satu unit ponsel merek Vivo Y19 warna hitam, satu unit sepeda motor merek Honda CB-100 warna silver Nopol BK 6404 AR, satu lembar plastik bening, dan dua lembar tisu warna putih.

Tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Bunut untuk proses hukum lebih lanjut, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP / A / 03 / IX / 2025 / SPKT / Polsek Bunut.

Tersangka RAS dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 114 Ayat (1) mengatur ancaman pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara bagi pengedar. Sementara Pasal 112 Ayat (1) mengatur ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun bagi kepemilikan.

Polres Pelalawan berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya, didukung kerja sama dari masyarakat dan aparat penegak hukum.

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Pejabat ‘Penghianat Demokrasi’, Luhut Nomor Satu

    Tujuh Pejabat ‘Penghianat Demokrasi’, Luhut Nomor Satu

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Wacana penundaan pemilu dan penambahan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode terus heboh di ruang publik. Berbagai tagar dan hastag pun sempat jadi trending di medsos. Bagi yang pro menyatakan penundaan Pemilu dibutuhkan karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini belum selesai. Atas alasan itu, pemerintah membutuhkan waktu […]

  • SIDANG TUNTUTAN, Ferdy Sambo Dituntut Seumur Hidup – Ini Faktanya!

    SIDANG TUNTUTAN, Ferdy Sambo Dituntut Seumur Hidup – Ini Faktanya!

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Dalam lanjutan sidang tuntutan, Ferdy Sambo dituntut hukuman penjara seumur hidup. Ini jauh lebih berat dibandingkan Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, 8 tahun penjara. “Menyatakan terdakwa Ferdy Sambo terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan direncanakan sebagaimana diatur dan dalam dakwaan pasal 340 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” […]

  • PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Patroli di Panger Pekanbaru, Polisi Sikat Tiga Remaja Bawa Sabu

    PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Patroli di Panger Pekanbaru, Polisi Sikat Tiga Remaja Bawa Sabu

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com -Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mencokok tiga remaja kantongi sabu di wilayah zona merah Pangeran Hidayat (Panger), Pekanbaru. Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang mengatakan, para remaja tersangka sendiri berinisial HBS (19), RA (18) dan DH (16). “Kami melaksanakan patroli zona merah di Jalan Pangeran Hidayat. Kemudian petugas menuju ke lokasi dan mengamankan tiga […]

  • Bjorka Masih Bebas, Ancam Bobol Data Badan Gizi Nasional 

    Bjorka Masih Bebas, Ancam Bobol Data Badan Gizi Nasional 

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Jajaran Polda Metro Jaya menangkap WFT, pemuda yang diduga sosok di balik hacker bernama Bjorka. Nama, Bjorka heboh di media sosial pada 2022 silam karena mengaku bisa membobol keamanan data Republik Indonesia. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? WFT diamankan di Rumah Jaga V, Desa Totolan, […]

  • Diusir KPK, Pensiunan PNS Riau Keenakan Ngeram di Rumdin

    Diusir KPK, Pensiunan PNS Riau Keenakan Ngeram di Rumdin

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com -. Sedikitnya lima rumah dinas yang selama ini dikuasai pensiunan pejabat Pemprov Riau, diambil alih oleh KPK. Penghuninya terpaksa pindah. Di antara rumah yang masih tercatat dalam aset daerah tersebut bahkan sudah ada yang dialihkan menjadi tempat usaha, atau berpindah tangan ke ahli waris. “Saya lupa pastinya mungkin sudah tiga atau lima yang […]

  • SELAIN Mantan Sekda dan GM MP Club, KPK Periksa Dua Supir Muhammad Adil

    SELAIN Mantan Sekda dan GM MP Club, KPK Periksa Dua Supir Muhammad Adil

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    MERANTI, detak24com – Penyidik Komisi KPK memeriksa 7 orang saksi terkait korupsi yang melibatkan Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil, Kamis (06/07/23). Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas perkara tersangka. Muhammad Adil dijerat tiga kasus tindak pidana korupsi (TPK), yakni pemotongan anggaran seolah-olah sebagai utang kepada penyelenggara negara atau yang mewakilinya tahun anggaran 2022 sampai 2023, […]

expand_less