Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Mabes Polri Tangkap Dirut PT SPR dan Bendahara, Skandal Korupsi Rp 33 Miliar 

Mabes Polri Tangkap Dirut PT SPR dan Bendahara, Skandal Korupsi Rp 33 Miliar 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Skandal korupsi kembali mengguncang BUMD Riau. Dirut PT SPR serta bendahara perusahaan dijebloskan ke penjara dalam kasus rasuah, yang merugikan negara Rp 33 miliar lebih.

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Langgak, BUMD milik Pemprov Riau yang bergerak di sektor migas.

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rahman Akil, Direktur Utama PT SPR periode 2010–2015, dan Debby Riauma Sary, mantan Direktur Keuangan. Keduanya diduga menyalahgunakan wewenang selama menjabat dan kini resmi ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

“Setelah melalui rangkaian proses penyidikan, dan memperoleh bukti yang cukup, dan memperhatikan kebutuhan, maka penyidik melakukan tindakan penahanan terhadap kedua tersangka di Rutan Bareskrim Polri,” kata Bhakti Eri Nurmansyah, Wakil Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri di Jakarta Selatan, Selasa (21/10/25).

Kasus ini bermula ketika PT SPR mendirikan anak usaha PT SPR Langgak untuk mengelola blok migas Langgak di Riau. Pada 30 November 2009, perusahaan ini menjalin kerja sama melalui kontrak bagi hasil dengan Kementerian ESDM bersama mitra asing PT Kingswood Capital Ltd, dengan masa kerja 20 tahun mulai April 2010 hingga 2030.

Namun dalam pelaksanaannya, ditemukan berbagai penyimpangan. Bhakti menyebut para tersangka melakukan pengeluaran keuangan yang tidak sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Mulai dari pengadaan fiktif, manipulasi data produksi, hingga kelalaian dalam pencatatan overlifting yang menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Laporan audit dari BPKP mengungkap total kerugian negara mencapai Rp 33,29 miliar dan 3.000 dolar AS, atau sekitar Rp 49,6 juta. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 45 saksi dan empat ahli, serta menggeledah rumah dan kantor kedua tersangka. Dalam proses tersebut, disita sejumlah barang bukti seperti uang tunai senilai Rp 5,4 miliar, aset tanah, rumah, dan mobil yang ditaksir bernilai hingga Rp 50 miliar.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun. (dtc)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • DUGAAN Suap Kasus Narkoba, Oknum Polres Bengkalis Terancam Dipecat

    DUGAAN Suap Kasus Narkoba, Oknum Polres Bengkalis Terancam Dipecat

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Oknum personel Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis, BA diduga meminta sejumlah uang kepada terdakwa kasus narkotika. Polisi berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) itu terancam dipecat tidak dengan hormat dari kepolisian jika terbukti bersalah. Saat ini BA sudah diamankan oleh Polres Bengkalis dan ditempatkan di tempat khusus (Patsus). Dia menjalani pemetisan oleh Bidang Profesi […]

  • Komunitas Warga Swiss Bantu Cari Eril yang Hilang di Sungai Aare

    Komunitas Warga Swiss Bantu Cari Eril yang Hilang di Sungai Aare

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SWISS, detak24.com – Komunitas warga di sekitar Sungai Aare, Swiss, ikut membantu mencari anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril. Kabar tersebut diungkap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern dalam pernyataan resmi. “Berbagai komunitas di sepanjang bantaran sungai Aare telah terinformasikan dengan baik, untuk memperluas keterlibatan unsur masyarakat dalam upaya […]

  • DIBANTU Warga, Polisi Bekuk Empat Spesialis Jambret, Seorang Residivis

    DIBANTU Warga, Polisi Bekuk Empat Spesialis Jambret, Seorang Residivis

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi mencokok empat jambret yang acap beraksi di Kota Pekanbaru. Kawanan ini sudah lama menjadi target ditangkap atas bantuan warga. Kapolsek Bukit Raya AKP Syafnil, Selasa (01/08/23) menjelaskan, pihaknya bermula menangkap seorang pelaku berinisial FA (20) dan diketahui pelaku juga baru bebas dari penjara. “Pelaku FA alias Fauzan ini merupakan TO yang […]

  • MAYAT Wilson Ditemukan Malam Jumat, Pria Terjun dari Jembatan Maredan Siak

    MAYAT Wilson Ditemukan Malam Jumat, Pria Terjun dari Jembatan Maredan Siak

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Tim SAR menemukan mayat Wilson Simatupang (31), pria yang terjun dari jembatan Maredan, Kamis (26/10/23) malam Jumat.  Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban ditemukan pada Kamis (26/10/23) malam Jumat pada titik koordinat 0°37’23.40″N 101°36’12.70″E. Korban ditemukan setelah dua hari tenggelam hilang di Sungai Siak. “Setelah korban Wilson Simatupang (31) ditemukan, […]

  • Turunkan Tim Gabungan, Polda Riau Usut Ledakan Kilang Pertamina Dumai 

    Turunkan Tim Gabungan, Polda Riau Usut Ledakan Kilang Pertamina Dumai 

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Polda Riau menurunkan tim gabungan untuk menyelidiki penyebab kebakaran kilang Pertamina Dumai yang terjadi pada Rabu (1/10/2025) malam. Tim yang diturunkan terdiri dari personel Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Mereka mulai berada di lokasi sejak Kamis (2/10/2025). “Kabid Labfor dan tim kemarin sudah di TKP […]

  • LKBH Laporkan Dugaan Korupsi ADD Desa Sungai Buluh Kuansing ke Kejati Riau 

    LKBH Laporkan Dugaan Korupsi ADD Desa Sungai Buluh Kuansing ke Kejati Riau 

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kuantan Singingi laporkan dugaan korupsi ADD Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir kepada Kejati Riau. Laporan terkait penyalahgunaan wewenang terkait sejumlah proyek di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Senin (6/1/2025). Paralegal LKBH Kuantan Singingi, Nisa Widya menyampaikan […]

expand_less