Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Pengakuan Mengejutkan Anggota Brimob yang Tabrak Driver Ojol hingga Tewas 

Pengakuan Mengejutkan Anggota Brimob yang Tabrak Driver Ojol hingga Tewas 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Supir rantis Brimob Bripka R mengatakan alasan menerobos jalan hingga menabrak dan melindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.

Hal ini diungkapkan saat pemeriksaan propam terhadap tujuh anggota yang ada di dalam mobil saat kejadian berlangsung, Jumat (29/08/25).

“Itu mobil kalau saya berhentikan habis, Pak. Mereka sudah nyerang pakai batu, pakai bom molotov. Nah, saya sebagai sebagai driver, saya harus mampu menyelamatkan orang dalam kendaraan saya. Kalau saya berhenti habis pokoknya,” terang Bripka R saat pemeriksaan.

Menurut pengakuannya, dia tak tak bisa melihat posisi orang di luar kendaraan karena tak memperhatikan kondisi kanan dan kiri. Pandangannya juga diklaim tak jelas karena kaca mobil gelap.

“Saat itu jalanan sudah banyak batu Pak, jadi saya tidak mengerti apa itu terus pecahan apa itu, jadi saya hantam saja karena kalau nggak saya terobos itu selesai Pak, udah, massa penuh,” ungkapnya.

“Mobil saya tinggi, kaca saya pakai ram pak. mobil saya pakai ram gelap nah di saat itu asap kan penuh saya pakai lampu tembak saya fokus ke depan pak,” lanjut Bripka R.

Saat kejadian itu, Bripka R diketahui mengemudikan mobil rantis. Seorang anggota berada di sampingnya, sementara lima orang lainnya duduk di bagian belakang.

Mengutip detik.com, rantis yang menabrak Affan diduga rantis Rimueng. Kendaraan itu memiliki mesin 3.200 cc dan memiliki performa mumpuni.

Mobil dilaporkan bisa melaju dengan kecepatan 100 km/jam di jalan perkotaan. Selain itu juga bisa bergerak pada medan ekstrem hingga kemiringan 60 derajat dan kecepatan hingga 60 km/jam.

Praktisi Keselamatan Berkendara, Sony Susmana mengatakan bahwa mengendarai mobil rantis tidak bisa dilakukan sembarangan.

Pasalnya, rantis memiliki spesifikasi khusus dan bobot yang berat. “Dengan spek tersebut, SOP escape dikemudikan harus dengan penuh perhitungan. Tidak main gaspol, toh full spec taktis dan blindspot-nya besar. Yang dihadapi juga harus dilihat, kan bukan musuh cuma rakyat. Kasarnya, senjata mereka cuma kayu, besi, helm yang boro-boro mematikan, ngerusak kendaraan rantis juga nggak,” pungkasnya. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO Haji : Jemaah Haji Asal Siak Wafat di Madinah

    INFO Haji : Jemaah Haji Asal Siak Wafat di Madinah

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Seorang jamaah haji asal Siak, Riau atas nama Sunarti Binti Djoyokemis meninggal dunia di RS King Salman, Madinah. “Iya benar, saya dapat laporan dari Ketua Kloter BTH – 07 melaporkan bahwa salah seorang jemaahnya atas nama Sunarti Binti Djoyokemis asal Kabupaten Siak meninggal dunia. Almarhum meninggal dunia pada Kamis, 23 Mei 2024 […]

  • Mengejutkan! Ternyata Fitri Gantung Diri Sambil Duduk, Leher Terikat ke Jok Mobil

    Mengejutkan! Ternyata Fitri Gantung Diri Sambil Duduk, Leher Terikat ke Jok Mobil

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Banyak masyarakat bertanya dengan kesimpulan polisi tentang kematian Fitri, ASN yang ditemukan tewas dalam mobil di DPRD Riau murni kasus bunuh diri. Masyarakat menilai ada kejanggalan sebab saat ditemukan leher korban terikat di mobil seperti orang gantung diri, namun kakinya menjejak ke lantai. Kasubdit Yanmed Biddokes Polda Riau, Kompol Supriyanto menjelaskan, untuk […]

  • PENCULIK Bocah 7 Tahun di Padangpanjang Sumbar Babak Belur Diamuk Massa

    PENCULIK Bocah 7 Tahun di Padangpanjang Sumbar Babak Belur Diamuk Massa

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    PADANGPANJANG, detak24com – Seorang pria diduga menculik HKL (7 tahun) diamuk massa di Padangpanjang Sumbar. Pelaku berinisial J (37) ditangkap setelah aksinya diketahui warga. Itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Istiklal. Awalnya pelaku mendatangi korban saat sedang bermain di sekitar gerbang Masjid Nurul Islam yang tak jauh dari rumah korban. “Benar kasus penculikan […]

  • DUH, Pria Ini Dipergoki Security Angkut Besi Tua di Areal PT PHR Dumai

    DUH, Pria Ini Dipergoki Security Angkut Besi Tua di Areal PT PHR Dumai

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    DUMAI, detak24.com – Unit Reskrim Polsek Dumai Barat mengungkap kasus tindak pidana pencurian di PT  Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jalan Soekarno-Hatta RT 006 Kelurahan Bukittimah, Kecamatan Dumai Selatan. “Dalam kasus yang berhasil diungkap pada Sabtu (15/4/2023) lalu, telah berhasil diamankan seorang laki-laki berinisial AY (39) bersama sejumlah barang bukti berupa 1 buah Besi H-Beam dan […]

  • POLISI PEKANBARU Amankan Demonstran Penolak Kunker Presiden Jokowi di Riau

    POLISI PEKANBARU Amankan Demonstran Penolak Kunker Presiden Jokowi di Riau

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sejumlah mahasiswa diamankan petugas kepolisian saat hendak menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi yang kunker di Riau, Rabu (04/01/23), Dalam aksinya, mahasiswa juga membentang spanduk berisi penolakan kehadiran presiden di Bumi Melayu Riau.Terlihat dalam video yang beredar, lokasi tersebut diketahui di Jalan Riau, tepatnya di depan Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru. Kurang lebih 5 […]

  • Advokat Gugat Dekan serta Dosen Pembimbing Akademik Jokowi

    Advokat Gugat Dekan serta Dosen Pembimbing Akademik Jokowi

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JOGJAKARTA, detak24com – Polemik ijazah Jokowi meluas. Kali ini, tidak UGM saja yang jadi sasaran, tetapi juga dosen pembimbing akademik Jokowi semasa kuliah turut digugat ke PN Sleman. Informasi dirangkum Ahad (11/05/25), gugatan ini diajukan oleh seorang bernama Ir Komardin, yang disebut sebagai advokat atau pengamat sosial, dan telah terdaftar pada 5 Mei 2025 lalu […]

expand_less