Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Diganjar 2,5 Tahun, Penghulu Kampung Buana Bakti Siak Korupsi APBKam Rp 290 Juta 

Diganjar 2,5 Tahun, Penghulu Kampung Buana Bakti Siak Korupsi APBKam Rp 290 Juta 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Eks Penghulu Kampung Buana Bakti, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Asep Ahmad Gumilar divonis 30 bulan (2,5 tahun) dalam korupsi APBKamp Rp 290 juta.

Terdakwa terbukti menyelewengkan anggaran pemerintah kampung tahun 2017-2019 yang merugikan negara Rp 290.017.512.

Sesuai Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, ia dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara.

Vonis dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru pada persidangan yang digelar Senin (03/02/25).

Selain penjara selama 2 tahun 6 bulan, Asep juga dihukum membayar denda Rp 250 juta. Dengan ketentuan jika denda tidak dibayarkan diganti 3 bulan kurungan.

Tak hanya itu, terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 290.017.512 atau menjalani pidana tambahan selama 1 tahun dan 3 bulan penjara.

“Putusan ini sesuai dengan tuntutan yang telah kami bacakan pada 3 Januari 2025 lalu,” ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Siak Muhammad Juriko Wibisono, Selasa (04/02/25).

Atas putusan itu, JPU maupun terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut. Dengan demikian, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan eksekusi,” pungkas Juriko.

Dalam dakwaannya, JPU menyatakan Asep melakukan berbagai penyimpangan dalam pengelolaan dana kampung. Perbuatan tersebut dilakukan sejak 2 Januari 2017 hingga 11 Juli 2019.

Terdakwa diduga secara melawan hukum mengelola, menyimpan, serta membelanjakan dana APBKam tanpa didukung bukti yang lengkap dan sah. Ia juga tidak membayarkan pelaksanaan kegiatan pembangunan sebagaimana mestinya.

Bahkan, Asep membebankan pembayaran kegiatan pembangunan tahun 2017 dengan anggaran tahun 2018, yang menyebabkan beberapa kegiatan pada tahun 2018 tidak terlaksana. Kegiatan tersebut kemudian dilaksanakan menggunakan anggaran tahun 2019.

Pada tahun anggaran 2017, Kampung Buana Bakti memiliki anggaran sebesar Rp1,85 miliar. Mekanisme pencairan dana dilakukan melalui permohonan penghulu ke camat, kemudian disetujui oleh Bupati dan dicairkan oleh Badan Keuangan Daerah ke rekening kas kampung secara bertahap.

Namun, terdakwa bersama saksi Pipit Nurhasanah, yang menjabat sebagai Bendahara Kampung, menarik dana secara tunai melalui Bank Riau Kepri Syariah. Sepanjang tahun 2017, total dana yang ditarik mencapai Rp 1,52 miliar.

Dari dana yang ditarik, sebagian yang seharusnya dikelola oleh bendahara kampung justru disetorkan ke rekening pribadi terdakwa di Bank Riau Kepri Syariah dengan nomor rekening 1602101858 atas nama Asep Ahmad Gumilar, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INTEL Kodim Inhu-Kuansing Bekuk Pengedar Sabu di Desa Pulau Kedundung

    INTEL Kodim Inhu-Kuansing Bekuk Pengedar Sabu di Desa Pulau Kedundung

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KUANSING, detak24com – Unit Intel Kodim 0302/Inhu-Kuansing menangkap pengedar sabu di Desa Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (20/12/23) siang sekira pukul 14.45 WIB. Dandim Letkol Kav Dani Prasetyo, dalam jumpa pers menyampaikan pelaku diamankan berawal dari laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di desa setempat. Lalu dilakukan penyelidikan oleh Anggota Intel bersama Komandan Unit […]

  • Polsek Mandau Gencarkan Giat Pengelolaan Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung

    Polsek Mandau Gencarkan Giat Pengelolaan Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Polsek Mandau secara serius menjalankan program gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri mendukung Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. “Target kita 29 hektar harus dicapai untuk ditanami jagung. Hal ini sudah menjadi komitmen yang akan kita tuntaskan,” ujar Kapolsek Mandau Kompol Primadona SIK, Jumat (15/05/26). Disebutkan […]

  • DEMOKRAT Sorong AHY, Gibran Sebut Ibas Cocok Jadi Cawapres Anies Baswedan

    DEMOKRAT Sorong AHY, Gibran Sebut Ibas Cocok Jadi Cawapres Anies Baswedan

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pertemuan Anies Baswedan dengan SBY dan AHY di Pacitan membahas penguatan dan pemantapan menjelang Pilpres 2024. Elite Partai Demokrat juga tidak menampik bahwa dalam pertemuan itu turut dibahas nama AHY sebagai cawapres Anies Baswedan. Namun, Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, justeru menyebut nama Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Edhi Baskoro Yudhoyono […]

  • Datangi Kantor PDIP, Abah Anies Kian Pede Maju Pilgub DKI Jakarta 2024

    Datangi Kantor PDIP, Abah Anies Kian Pede Maju Pilgub DKI Jakarta 2024

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Bacagub DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di kantor PDIP. Kedatangan Abah Anies disambut Prasetyo Edi Marsudi. Hal itu seperti terlihat dalam foto yang dibagikan Prasetyo dalam akun Instagramnya @prasetyoedimarsudi, Sabtu (24/08/24). “Selamat datang Pak @aniesbaswedan di kantor DPD PDI Perjuangan Jakarta. Satyam Eva Jayate. Kebenaran Pasti Menang!” tulisnya. Ada dua foto yang […]

  • Oknum Polisi Tembak Siswa SMK Anggota Paskibra di Semarang, Ini Kronologisnya 

    Oknum Polisi Tembak Siswa SMK Anggota Paskibra di Semarang, Ini Kronologisnya 

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SEMARANG, detak24com – Siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO (16) tewas usai terkena tembakan dari oknum polisi Polres Semarang, Bripka R, Senin (25/11/24). Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan GRO tewas terkena tembakan dari Bripka R yang hendak membubarkan tawuran. Dalam insiden ini, GRO tewas dan dua rekannya luka. Ia mengungkap, saat itu sekitar […]

  • Pembangunan Riau Melejit di Tengah Pandemi Covid Menjangkit

    Pembangunan Riau Melejit di Tengah Pandemi Covid Menjangkit

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Pekanbaru, detak24. com – Gubri Syamsuar menyampaikan bahwa pentingnya kerjasama dan kerja keras semua pihak untuk memacu pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau. Gubri Syamsuar mencontohkan, dengan adanya pandemi COVID-19, APBD Provinsi Riau mengalami penurunan. Sementara pembangunan terus dilanjutkan. Namun dengan kerja ama banyak pihak pembangunan di Provinsi Riau dapat terus dijalankan. Ia menerangkan, meski saat […]

expand_less